
Sudah 2 hari berturut-turut tapi Fahira tak kunjung pulang kerumah orangtuanya, dan kabar dari nya juga tidak ada .
ibu dan ayah nya benar-benar sangat sedih, mereka masih terus berharap kalau putri mereka itu akan pulang ke rumah .
Tok . .Tok . .Tok . .
Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu dari luar .
" Alhamdulillah akhirnya Fahira pulang juga , aku yakin yang datang pasti fahira .
terimakasih tuhan karena engkau telah mendengar doa hambamu yang malang ini " batin ibu tua malang itu
Dia buru-buru membuka pintu, tapi yang datang bukan Fahira tapi melainkan putranya yang baru saja pulang dari tugas dinasnya .
"Assalamualaikum bu" kata Rangga
dia langsung mencium punggung tangan ibunya yang hitam dan mengkerut itu .
ibunya bukan nya senang, ia malah menangis dan memeluk Rangga .
"Huhu. .Huhu. .Huhu "
"Ibu kenapa Bu , ada apa??
ayo masuk dulu Bu dan tenangkan dirimu, sebenarnya apa yang sudah terjadi Bu ?
kenapa ibu menangis ?" tanya pria yang baru saja pulang dari luar pulau itu
"Fahira ...Fahira " Kata ibunya
" Ada apa dengan Fahira Bu??" cercah Rangga
"sudah 2 hari Fahira kabur dari rumah, dia membawa semua baju-baju nya.
ibu takut terjadi sesuatu pada dia" Jelas ibunya
"ibu tolong berhentilah menangisi Fahira .
dia sudah dewasa, dia juga pasti tahu bahaya .
kalau memang Fahira tidak pulang juga hari ini biar Rangga yang akan mencarinya sampai ketemu "
ketika Rangga dan ibunya sedang membicarakan Fahira.
setelah beberapa menit kemudian
Icha bersama dengan kedua anak sambung nya yang sengaja ia jemput kesekolahan pun tiba dirumah .
karena mereka sudah melihat mobil terparkir di depan rumah jadi mereka sudah tahu bahwa Rangga sudah pulang .
" Assalamualaikum" ucap mereka bertiga secara bersamaan dan mereka pun langsung masuk kedalam rumah
Icha ,fajar dan akila pun menyalam Rangga yang baru datang itu .
dari raut wajah keduanya , Icha sudah bisa menebak kalau mertua dan suaminya pasti sedang membahas masalah yang sedang terjadi di rumah itu .
dan dia pun tidak mau menganggunya.
__ADS_1
dia pun menyuruh anak-anak sambungnya masuk ke dalam kamar .
Begitu juga dengan Icha, ia juga membawa koper suaminya kedalam kamar dan berdiam diri di sana .
Setelah ibunya mulai tenang ,Rangga pun masuk ke dalam kamar .
Rangga langsung melemparkan jaketnya ke kasur .
" Fahira memang anak yang tidak tahu diri, apa dia tidak kasihan melihat ayah dan ibu bersedih karena tingkah nya .
lihat saja ,setelah menemukannya aku pasti akan menghajarnya " Kesal nya
" Papa sayang sabar dulu.
jangan emosi , papa kan baru pulang pasti papa sayang masih capek .
lebih baik papa istrihat dulu sekarang ya " bujuk Icha
" Istriku , bagaimana aku bisa tenang .
aku tidak tega melihat ibu dan ayah ku bersedih, aku tidak mau mereka sakit hanya karena anak mereka yang tidak tahu diri itu " Cercah Rangga
Tapi Icha terus berusaha menenangkan suaminya itu .
Sudah jam 5 sore , tapi Fahira tidak juga pulang .
"Istriku, sepertinya aku memang harus mencari adikku .
bagaimanapun caranya aku harus membawa dia kembali ke rumah ini malam ini " ucap Rangga dengan nada yang pelan .
"Suamiku aku ikut dengan mu ,kita akan mencari Fahira bersama-sama " jawab Icha
Setelah berpamitan pada ibu dan juga ayah mertuanya , Icha dan suami nya pun langsung berangkat untuk mencari fahira .
Sambil menelusuri jalanan mereka juga sering berhenti dan bertanya pada orang-orang apakah ada yang melihat Fahira .
tapi tidak ada satu pun di antara orang-orang itu yang melihat fahira .
"suamiku sayang, sebenarnya ada yang ingin kukatakan padamu.
tapi sebelum aku mengatakannya tolong tahan emosimu dan jangan marah padaku"
" Iya sayang , suamimu ini tidak akan marah"jawab Rangga
"Janji ??????"
"Iya janji " jawab Rangga lagi
Marisa pun menceritakan pada suaminya ,penyebab Fahira kabur dari rumah sebenarnya karena dirinya .
dia melarang Fahira berpacaran dengan suami orang, tapi Fahira bukan nya percaya dia malah marah - marah .
masalah Fahira dengan mertuanya yang sempat cekcok di kamar Fahira juga ia ceritakan pada suaminya.
" sayang plis tolong jangan marah padaku, aku menceritakan ini padamu bukan bermaksud untuk mengadu domba .
aku hanya tidak ingin Fahira terjebak di cinta yang salah "
__ADS_1
"Sayang terimakasih ya karena kamu sudah peduli pada adik ku .
aku benar - benar bingung kenapa sekarang Fahira keras kepala dan tidak bisa di beritahu, pasti dia sudah di hasut sama pria sialan itu ." Cercah nya
Mereka terus menelusuri perjalanan sampai ke semua tempat .
bahkan mereka hampir menyerah karena mereka sudah mencari ke semua tempat tapi tidak juga menemukan Fahira .
hingga tibalah mereka di pencarian terakhir dan mereka bertanya pada satpam penjaga penginapan yang sedang mereka datangi saat itu .
tapi satpam itu mengatakan bahwa di penginapan itu tidak ada tamu atau pengunjung yang bernama Fahira .
"Sepertinya Fahira sudah pergi jauh " bathin Rangga
ia hampir putus asa melakukan pencarian.
tapi ketika mereka hendak masuk ke dalam mobil di waktu yang bersamaan fahira juga turun dari sebuah mobil mewah berwarna hitam dengan seorang pria yang memakai kacamata .
Rangga tidak jadi masuk ke dalam mobil, dia langsung menutup kembali pintu mobil dan berjalan ke arah Fahira dan Alex
" Dasar pria bajingan "
Brukkkkkkk !!!
Rangga memukul Alex dengan sekuat tenaga nya
"Kakak , apa yang kamu lakukan pada Alex .
hentikan kak!!
tolong hentikan" cercah Fahira
" Diam kamu , dasar wanita murahan tidak punya harga diri, bisa-bisanya kamu berhubungan dengan pria yang sudah beristri " bentak rangga pada adiknya .
Rangga benar-benar terbawa emosi bahkan dia tidak sadar sudah mempermalukan adiknya di depan semua orang .
Saat Rangga hendak memukul Alex untuk yang kesekian kalinya ,tiba -tiba beberapa satpam penjaga penginapan itu datang dan mengamankan mereka berdua .
" Sudah pak ,tolong jangan bertengkar disini
semuanya bisa di selesaikan dengan cara baik-baik " kata satpam itu
Rangga makin tambah emosi melihat satpam yang datang melerai nya .
"Dasar satpam kurang ajar , dari tadi saya tanya baik-baik tantang wanita ini ,tapi kalian bilang dia tidak ada disini.
kalian sudah mencoba berbohong, lihat saja aku akan melaporkan kalian ke atasan kalian supaya kalian di pecat " cercah Rangga
" Pak , tolong jangan laporakan kami.
kami masih butuh pekerjaan untuk membiayai anak dan istri .
kami juga terpaksa melakukan nya pak karena kami sudah di bayar untuk merahasiakan keberadaan Bu Fahira dan juga pak Alex " kata kedua penjaga itu
mereka terus memohon agar Rangga tidak melaporkan mereka .
Rangga pun melepaskan mereka karena ia paham kedua penjaga itu bekerja untuk keluarga mereka .
__ADS_1
sekarang ia kembali fokus pada pria yang sudah membawa adiknya kabur