
Setelah Ketiga sahabatnya pulang Icha kembali masuk ke dalam kamar .
dia masih kefikiran dengan apa yang di katakan sahabatnya Shinta tadi .
"apa benar Rangga memang sengaja ingin melenyapkan bayiku???
tapi tidak mungkin ,dia kan sangat mencintaiku pasti Shinta sudah salah .
dia hanya menebak-nebak saja " batin nya
Tok ...Tok ...Tok ...
"Assalamualaikum "
Icha yang baru saja merebahkan tubuhnya di kasur langsung berdiri lagi dan membuka pintu .
karena suaminya sudah pulang kerja .
"Walaikumsalam " jawab nya
dia mencium punggung tangan suaminya itu .
"papa sayang ,tumben pulang lebih cepat ???" tanya nya
"Iya mama sayang. kebetulan hari ini di kantor tidak banyak pekerjaan lagi pula kamu kan sedang sakit mana mungkin aku tega membiarkanmu sendirian dirumah hatiku pasti tidak tenang " jawab Rangga
Di belakang Rangga ada kila dan juga fajar yang baru saja dijemput nya dari sekolahan .
dan di dekat kila ada seorang wanita.
Icha terus memandangi wanita itu, dari wajah wanita itu kelihatan kalau dia sudah berumur dan jauh lebih tua di banding dengan umur Marisa .
pakaian juga sangat kucel begitu juga dengan wajahnya mungkin Rangga memungut nya di pinggir jalan
"mama sayang , kamu pasti bertanya -tanya kan ini siapa ???
kenalkan namanya adalah Mpok nur . dan Mpok nur yang akan mengurus rumah dan juga anak-anak dia juga akan tinggal dirumah ini dan bekerja untuk kita.
apakah sekarang mama senang ?????" tanya Rangga
Untuk menutupi kesalahannya tadi malam terpaksa dia harus mencari akal supaya istrinya itu memaafkan kesalahan nya.
dan dia tau kalau Icha sangat menginginkan seorang pembantu agar dia tidak kerepotan mengurus rumah dan juga anak-anaknya .
"iya papa sayang .
mama sangat senang makasih ya pa, akhirnya papa mengabulkan permintaan mama" jawab Icha
mereka pun masuk
dan kebetulan dirumah mewah itu masih ada beberapa terdapat kamar kosong jadi pembantu yang bernama Mpok nur itu bebas memilih kamar mana yang ingin di tempati nya .
"Tuan mau saya buatkan air hangat untuk mandi ????" tanya pembantu itu
__ADS_1
baru hari pertama dia masuk kerja tapi dia sudah berhasil mencari perhatian Rangga .
"Tidak usah Mpok, suami saya tidak terbiasa mandi air hangat .
lebih baik Mpok ke kamar kila dan fajar aja dan mengajari mereka belajar " sambung Icha
biasanya memang dia yang mengajari kedua anak sambungnya itu ,selain karena dia adalah ibu sambung untuk kila dan fajar tapi dia juga kuliah di bidang study pendidikan dan keguruan.
tapi karena dia masih sakit makanya dia memberikan tugas itu pada Mpok nur
"Tapi Bu ,saya tidak bisa membaca dan menulis " jawab Mpok nur
"Yaudah kalau begitu Mpok masuk ke dalam kamar aja istrihat. besok baru mulai bekerja " lanjut Icha .
Setelah beberapa hari kemudian.
Icha sudah benar-benar sembuh dan dia sudah bisa melakukan aktifitas nya sehari - hari .
Hari ini dia akan berangkat kuliah di antar oleh suaminya, kebetulan suaminya memang sedang libur jadi hari ini full waktunya ia berikan hanya untuk istrinya saja .
Jam 8 pagi mereka sudah tiba di Kampus .
"papa ,mama masuk dulu ya . . kalau papa mau pulang dulu .
pulang aja gak apa-apa kok soalnya mama pulang siang " ucap Icha
dia takut suaminya menunggu terlalu lama di depan kampus
"gak apa-apa sayang papa tunggu mama disini aja .
jangan kan 5 jam 15 jam gak makan ga minum demi menunggu mama ,papa sanggup kok !!!" gombal Rangga
"Hmmmm papa mah bisa aja , yaudah mama pergi ya sayang bye "
Setelah Marisa turun dari mobil dan berjalan ke dalam kampus , suaminya pun masih setia menunggu .
tapi saat Rangga sedang menunggu istrinya tiba-tiba ada panggilan masuk di ponselnya .
Kringgg . .Kringg . .Kringgg . .
"Halo selamat pagi " jawab Rangga
"Iya selamat pagi pak Rangga, Ooo. .iya pak Rangga kalau bapak tidak keberatan boleh kah saya meminta salinan materi seminar kameren ???" tanya pria yang menelpon Rangga .
"Oo. .iya pak boleh .
tunggu sebentar ya pak " jawab Rangga
setelah telpon nya mati ,Rangga pun membuka laptop nya
tapi karena koneksi jaringan hilang - hilang timbul jadi Rangga pun turun dari mobil .
dia pergi ke sebuah kafe persis di sebelah kampus istrinya .
__ADS_1
sambil memesan segelas kopi hangat dia pun membuka laptop nya dan mengirim salinan materi seminar itu kepada orang yang menelpon dirinya tadi .
tidak terasa waktu terus berjalan dan sekarang sudah menunjukkan pukul 12 siang .
Rangga kembali menoleh jam yang melingkar ditangannya " Icha sudah pulang belum ya ????" batin nya
dia pun mengirimkan pesan pada istrinya itu supaya menemuinya di kafe sebelah kampus .
Dan tidak berapa lama Icha dan ketiga sahabat-sahabat sudah keluar dari ruangan .
"Guys kita ngopi dulu yuk " Ucap Icha
"Boleh, lagian kan sudah lama kita tidak ngopi dan ngumpul-ngumpul cantik, rasanya jiwa ku ini juga sudah meronta - ronta ingin menggosip " jawab Shinta
lalu mereka pun tertawa mendengar Shinta berbicara seperti itu .
"Tapi guys ada Rangga juga . dia sudah tiba duluan disana .
gak apa-apa kan kalau dia ikut ngumpul bareng kita ????" tanya Icha lagi
"Hmmmm ...kirain cuma kita-kita doang .
tapi gak apa-apa sih Cha . kebetulan pacar baru ku juga mau datang, sekalian aja dia juga ikut .nanti dia kenalan dengan Rangga kan mereka belum pernah bertemu " kata Shinta lagi .
Icha, Helen ,Shinta dan Karin pun berjalan kaki ke kafe itu .
jarak antara kampus mereka ke kafe itu tidak sampai 5 menit .
Setelah mereka tiba di kafe , mereka berempat pun langsung memesan makanan dan juga minuman .
Baru beberapa menit mereka duduk di kafe itu suaminya Helen pun datang dan ikut bergabung dengan mereka .
setelah suami Helen tiba ,tidak lama kemudian Pacarnya Karin dan pacar baru nya Shinta yang dikenalin Karin juga datang bersamaan .
"Jarang-jarang ya guys kita bisa ngumpul seperti ini "kata Helen
sebenarnya mereka sering berkumpul tapi memang tidak se rame ini, setiap mereka merencanakan bertemu selalu saja ada yang berhalangan salah satu di antara mereka.
apalagi kamaren - kamaren juga Shinta masih jomblo jadi masih ada yang kurang .
Tapi di antara mereka semua cuma Rangga yang kelihatan sangat tua dan Rangga pula yang bicaranya meninggi dan menyombongkan hartanya .
"Kerja di mana bos ???" tanya rangga pada pacar baru Shinta
"biasalah bang masih ngurus bisnis orangtua, kalau Abang ????'' tanya pacar Rika kembali
"Ohhh . .kalau saya PNS bos, saya juga motivator dan pengusaha" Jawab Rangga
"Hebat bang !!" puji pacar nya Shinta
"Iya laki-laki memang harus hebat, pekerja keras .seperti saya .
saat usia saya masih seperti kamu ,saya sudah bekerja sendiri tanpa bantuan orang tua " Jawab Rangga lagi
__ADS_1
dia tidak sadar kalau mereka semua sudah tau aslinya Rangga dan mereka memaklumi Sikap Rangga yang sombong itu . kecuali pacar baru Shinta . karena memang baru pertama bertemu .