Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Meninggalkan rumah


__ADS_3

Setelah mereka berdua tiba d rumah nya Alex , Alex pun langsung menjelaskan kepada istrinya bahwa ia hanya sekedar membantu Icha karena ia tidak tega membiarkan Marisa malam itu di luar sendirian tanpa arah dah tujuan yang jelas.


Untungnya, Istrinya Alex tidak marah, justru ia sangat senang karena suaminya punya hati yang sangat baik.


Setelah Marisa masuk ke dalam kamar ,Alex pun menelpon Karina .


Karina adalah sahabat Icha waktu kuliah dulu .


Tutttt. .Tutttt . .Tuttt .


bunyi nada nya tersambung, dari ujung sana Karin pun menjawab telpon dari Alex .


"Halo ,selamat malam "Ucap Karin


"Iya malam Rin, ini aku Alex .


Ooo. .iya aku menganggu waktu mu gak ?


maksud ku apakah kamu sedang sibuk ??"Tanya Alex


"Iya aku tau ini Alex ,kan aku menyimpan nomor mu


tumben nelpon Lex ada apa ????" tanya Karin kembali


karena setelah sekian lama ,Alex memang tidak pernah menelpon dirinya, terakhir kali Alex menelpon waktu ia masih berpacaran dengan Icha , kalau tidak salah kira-kira sekitar 5 tahun yang lalu


"Rin ,ada hal yang ingin aku bicarakan padamu "kata Alex dengan nada suara yang pelan


karena ia tidak ingin Marisa mendengar percakapan nya dengan Karin


"Sayang, kamu nelpon nya diluar aja gih !


takut Marisa nya dengar " bisik istrinya


Alex pun membuka pintu ,dan dia keluar dari rumah .


"jadi begini Rin, aku mau bilang kalau sekarang ini Marisa sedang ada dirumah ku" kata alex


"Apa ??


Icha dirumah mu ?


ngapain dia disana ???"tanya Karin


"Ceritanya panjang Rin. intinya dia di usir dan di ceraikan suaminya lalu ia pun keluar dari rumah.


aku melihat dia di pinggir jalan sendirian dan kedinginan makanya aku aku bawa kerumah ku ." Jelas Alex


"Astaghfirullahaladjim kok bisa sih ,kasihan sekali nasib Icha.


yaudah Lex ,aku minta tolong untuk malam ini saja tolong jaga icha ya, biarkan dia tidur dirumah mu.


besok pagi aku akan kesana untuk menjemputnya ".Ujar Karina


mengingat malam sudah sangat larut jadi tidak mungkin Karin menjemput sahabatnya itu tengah malam itu juga .


"Oke Rin terimakasih.


kalau begitu aku tutup telpon nya dulu ya " kata Alex

__ADS_1


setelah selesai menutup telpon nya, tiba-tiba istrinya Alex menepuk pundak nya .


"Astaga sayang, aku kaget !


kenapa kamu ada disini?


bukannya dari tadi kamu di dalam menemani Icha " tanya Alex


"dia sudah tidur mas.


Ooo...iya kalian ngomongin apa aja barusan ????" tanya nya penasaran


" Karin bilang dia akan menjemput Icha besok pagi ke sini " jelasnya


"Kenapa di jemput - jemput segala sih mas !


Icha disini aja dulu mas ,setelah hatinya kembali tenang dia pasti pergi tanpa dijemput oleh siapapun " kata istrinya Alex


"Sayang , tapi lusa kan kita sudah harus kembali ke kota ."jawab Alex


setelah mereka kembali ke kota tidak mungkin Icha tinggal dirumah itu sendirian, apalagi kalau sampe adik nya Alex tau kalau ada Icha disana pasti dia akan marah besar .


karena adiknya Alex sangat membenci icha Karena Icha dulu sudah mempermainkan kakak laki-lakinya itu, bahkan Icha juga tega membawa semua uang tabungan kakaknya .


"Ooo. .iya mas benar juga ya ,Astaga kenapa aku bisa jadi sepikun ini ya " timpal wanita beranak 1 itu .


Setelah selesai mengobrol ,mereka pun masuk kedalam dan tidur .


Jam 7 pagi


Alex dan keluarga kecilnya sedang asik sarapan, tiba-tiba Icha keluar dari kamar ,dengan wajah yang kusut .


ayo sarapan barang " kata istrinya Rangga


"terimakasih, tapi aku belum lapar .


kalian sarapan saja duluan " jawab Marisa


dia tidak ikut sarapan ,justru dia kembali masuk ke dalam kamar lagi


"Saat aku terpuruk dan jatuh seperti ini kenapa justru Alex yang datang menjadi malaikat penolong ku .


aku benci keadaan ini, mas Rangga aku kangen " Dia terus saja meneteskan air mata


Tok ...tok ...tok ...


"Permisi " Ucap seorang wanita dari luar


"Itu pasti Karina " Kata Alex pada istrinya


dia langsung beranjak dari kursi makan dan membuka pintu .


"Hai Rin, ayo masuk " perintah Alex


Karina pun masuk ke dalam .


"Marisa dimana Lex ????" tanya Karin


"Ada di dalam kamar , tunggu sebentar ya biar di panggil sama istriku .

__ADS_1


Ooo...iya silahkan duduk dulu Rin " ujar Alex


Setelah Karina duduk, tidak lama kemudian Icha pun keluar dari kamar


"Marisa " teriak karin


dia langsung berdiri dan memeluk sahabat nya itu .


"Karin , kok kamu ada disini ????" tanya Icha


dia juga memeluk erat Karin


"Aku mau jemput kamu Cha, ada apa sebenernya " Tanya Karin


Marisa pun menangis ,dia tidak sanggup lagi membendung air matanya .


"Karin, sekarang aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi .


hidup ku sudah hancur huhu. .huhu . ."


"Icha jangan ngomong seperti itu lagi dong , kamu masih punya banyak teman .


kamu juga punya orang tua yang sangat baik padamu .


Rangga itu memang biadab, dia tidak pernah berubah dari dulu .


bisanya hanya nyakitin kamu terus , tidak perlu kamu tangisi pria seperti dia Cha " cercah Karin


Karin yang belum tahu cerita yang sebenarnya nya terus saja menyalahkan Rangga .


Di tempat yang berbeda


Hari ini Rangga ,ibu ,ayah dan kedua anak-anaknya sedang bersiap-siap .


hari ini mereka akan meninggalkan rumah mewah itu . karena kalau tidak , maka mereka akan di usir secara paksa dari rumah mereka sendiri .


"Bu rasanya aku tidak sanggup meninggalkan rumah ini . ini adalah rumah ku Bu.


aku dan Rika yang membangun rumah ini Bu " kata Rangga


"Iya nak ,ibu paham apa yang kamu rasakan, tapi kalau kamu tetap bertahan tinggal disini kamu akan si usir secara paksa .


ikhlaskan saya ya nak" jawab ibunya


Ya , setelah meninggalkan rumah mewah itu , Rangga dan kedua anak nya akan ikut orangtuanya ke kampung .


mereka akan tinggal di kampung dan memulai hidup baru dari nol lagi .


kehilangan rumah sekaligus kehilangan istri yang sangat Rangga cintai membuat ia benar-benar sangat terpukul ,dia tidak bisa menerima kenyataan yang sangat pahit ini.


belum lagi dengan omongan tetangga yang terus memojokkan dirinya dan mengatakan kalau ini adalah karma yang pantas untuknya karena dulu pernah menyakiti hati wanita yang berhati mulia .


begitu juga dengan fajar dan akila , mereka juga akan pindah sekolah, dari internasional school ke sekolah perkampungan,mungkin semuanya akan terasa berat tapi ini lah hidup yang akan mereka jalani ke depan nya .


Setelah selesai mengemasi barang-barang ,lalu mereka pun langsung berangkat manaiki mobil pribadi Rangga, hanya mobil itulah satu-satunya yang Rangga miliki .


Tidak terasa sore pun tiba.


Rangga dan rombongan keluarganya sudah tiba di desa .

__ADS_1


Di desa orang - orang menyambut mereka dengan sangat baik dan ramah .


__ADS_2