
Setelah satu harian liburan di pantai bermain ombak dan bermain pasir serta menyenangkan hati istri ,anak-anak dan juga kedua orangtuanya.
sekarang sudah saat nya Rangga dan keluarga besarnya pulang .
sebenarnya niat mereka masih ingin berlama-lama disana sambil melihat sunset di sore hari, tapi sayang karena cuaca tidak mendukung dan langit juga terlihat sangat mendung dan sepertinya akan akan turun hujan , jadi mereka pun terpaksa memutuskan untuk cepat - cepat pulang dari lantai itu .
sudah 3 jam lebih di perjalanan tapi mereka belum juga sampai kerumah, karena memang jarak antara pantai ke rumah mereka lumayan jauh memakan waktu 4 jam kurang lebih ,belum lagi di tengah jalan mereka terjebak macet ,jadi wajar kalau Rangga merasa sangat lelah .
"Oo...iya gimana kalau kita istrihat sebentar dirumah mertua aja ma sambil nunggu pagi tiba ,soalnya badan papa pada pegal semua . " Ucap Rangga
kebetulan untuk sampai kerumah nya Rangga mereka terlebih dulu melewati rumah orangtuanya Icha .
sebenernya Icha tidak ingin singgah dirumah orangtuanya ,karena ia sadar kalau mama nya tidak suka pada rangga dan keluarganya . dia takut sakit hati kalau saat tiba disana nanti ibunya malah bersikap dingin dan acuh tak acuh dengan kedatangan mereka , tapi ia juga tidak mampu menolak permintaan suaminya ,karena selama 3 jam kurang lebih Rangga hanya menyetir sendirian tentu saja dia juga butuh istrihat walaupun itu hanya sebentar saja .
"Iya udah terserah papa saja, gimana baik nya " sahut Icha dengan pasrah dari belakang, dia duduk persis di belakang kursi suaminya itu .
sedangkan di kursi depan ada ayah nya Rangga yang sudah tua dan lanjut usia.
tidak berapa lama kemudian,lalu mereka pun tiba dirumah orangtua Icha .
Tok . . .Tok . . .Tok . . .
"Assalamualaikum" ucap mereka dari luar
mama dan papanya Icha yang dari tadi sudah tidur dikamar pun terbangun ,mereka melihat jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul 11 malam .
tentu saja mereka penasaran,siapa orang yang mengetuk pintu mereka .
"malam-malam begini siapa yang datang pa ?" tanya mamanya Marisa
"Mana papa tau ma , kan dari tadi kita sama - sama tidur disini ".jawab papa nya Marisa
papa nya Marisa pun langsung beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas ke pintu depan .
sebelum membuka pintu, papanya Icha pun terlebih dulu mengintip dari jendela kaca ,melihat putri dan menantunya yang datang dia pun langsung membuka pintu
"Walaikumsalam" jawab papa nya Marisa sambil membuka pintu .
"Loh. .Rangga ,Icha ternyata kalian toh!
__ADS_1
papa fikir tadi siapa ,ayo masuk " ujar nya
lalu mereka masuk kedalam rumah.
"maaf ya pa, kami sudah mengganggu waktu istirahat papa .
soalnya tadi dijalan kami terjebak macet dan sebenarnya niat kami kesini ingin istrihat sebentar .
bolehkan pa ????" tanya Icha dengan suara pelan
"Ya ampun sayang ,jelas boleh dong !
ini kan rumah kalian juga, malah papa sangat senang kalian mau istrihat dirumah yang sederhana ini .
papa juga ngerti perjalanan kalian juga sangat panjang ,pasti kalian sangat capek " Jawab papanya Marisa
saat mereka sedang mengobrol,tidak berapa lama kemudian mamanya Marisa pun keluar dari kamar dan dia juga sudah mendengar kalau yang datang adalah Icha bersama dengan keluarga besarnya .
kali ini mamanya Marisa sangat berbeda ,dia terlihat lebih ramah dan sangat baik pada kedua orangtua Rangga dan juga pada kedua anak-anak .
"iya sayang, apa yang di katakan papa mu itu memang benar .
dia langsung merangkul tangan Icha , dan membuka pintu kamar yang sudah lama kosong ,kemudian dia menyuruh orangtua Rangga atau besannya itu itu tidur sana .
"Sayang, ibu dan ayah mertua mu bisa tidur di kamar sebelah .
kamu dan Rangga tidur di kamar mu dan anak-anak biar tidur dengan mama dan papa aja "Ujar mama nya
"Mama yakin ???
nanti mama dan papa sempit loh, biar anak-anak tidur dengan Icha aja.
mas Rangga kan bisa tidur di depan tv " Jawab Icha
sebenarnya dia sangat terkejut dengan perubahan sikap mamanya yang terlihat lebih manis dan sangat baik menyambut kedatangan mereka dengan ramah ramah nya itu .
"Tidak apa-apa sayang, bagaimana pun mereka kan cucu mama juga .
ya walaupun itu hanya cucu sambung sih !!
__ADS_1
pasti Rangga juga ingin tidur berduaan dengan mu, mama ingin kalian menginap dirumah ini dengan tenang begitu juga dengan kedua mertua mu " kata mamanya Icha lagi
padahal baru kemaren dia dan besan nya itu bertengkar hanya karena masalah sepele
"baiklah ma, kalau memang mama tidak keberatan . Ooi...iya terimakasih banyak ya ma .
mama memang sangat pengertian.
Marisa sangat sayang sama mama "ucap Marisa sambil memeluk mamanya itu
sudah lama ia tidak merasakan pelukan hangat dari mamanya , tapi malam ini dia benar-benar merasakan kenyamanan .
rasanya mama dan ayah nya sudah kembali seperti dulu ketika ia masih gadis ,walaupun tadi di pantai ia sempat bersedih tapi kesedihan nya sudah terbayarkan ketika berada di pelukan mamanya .
Setelah kedua mertua nya tidur , Icha dan Rangga pun juga tidur di kamar yang bersebelahan dengan mamanya .
"Sayang malam ini kalian tidur dengan nenek dan kakek ya " ucap mamanya Icha
"Tapi kan kamar nya sempit nek, dan gerah juga .
kila ga bisa tidur dengan nyenyak kalau kamarnya gerah " ucap kila dengan polosnya
"Dasar anak sok manja, sebentar lagi kamu akan jadi orang maskin . jadi tidak usah belagu " batin nenek tua yang pura -pura menjelma menjadi malaikat itu .
"dek ,gak boleh gitu , itu namanya gak sopan tau !
nanti papa dan mama marah loh, udah mending kita tidur aja .besok pagi juga kita udah pulang kok " Sambung fajar
dia merasa tidak enak pada nenek sambungnya itu ,fajar juga meminta maaf pada neneknya atas ucapan adiknya .
"Nek maafin kila ya,pasti nenek sakit hati atas ucapan nya ya ???. " Kata fajar
"Iya cucu ku sayang, tidak apa-apa .
namanya juga kila masih kecil, nenek maklum kok .
lagian kamar kila memang jauh lebih mewah dari pada kamar nenek yang sederhana ini .
sekarang lebih baik kita tidur saja , dan jangan lupa baca doa " ucap nenek tua itu
__ADS_1
padahal di dalam hatinya dia sangat risih tidur dengan akila dan fajar, tapi karena memang dia sedang menyusun suatu rencana yang sangat besar ,terpaksa dia berpura-pura baik agar tidak ada yang mencurigainya.