Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
anak-anak berbakat


__ADS_3

Karena Fajar adalah salah satu anak paling pintar di sekolah dan dia juga selalu dapat peringkat pertama pertama di kelasnya .


hari ini wali kelas nya pun meminta fajar untuk membawakan sebuah puisi yang bertema tentang mencintai kedua orangtua sebagai perwakilan dari teman-teman nya yang lain.


Setelah berdiri di panggung fajar pun mulai membacakan puisi yang akan ia bawakan hari ini .


Mencintai kedua orangtua


" Ayah Terimakasih sudah membesarkan dan merawatku sejak kecil hingga besar seperti saat ini dengan cinta kasihmu .


Ayah engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa


bahkan jasamu tidak akan sanggup ku balas dengan cara apapun


Tapi ayah, percayalah


di setiap sholat dan sujudku ,aku selalu berdoa


semoga Allah selalu melindungimu di setiap waktu mu .


Ayah , semoga Allah memberikan mu kesehatan dan kebahagian seperti engkau yang selalu berusaha untuk membahagiakan ku.


Ayah, Aku mencintaimu lebih dari apapun ".


isi puisi yang di baca fajar .


Setelah fajar selesai membacakan puisi yang ia karang sendiri .


semua murid , orangtua murid, dan bahkan guru-guru dan kepala sekolah jadi menangis mendengar puisi yang fajar baca saat tampil .


"Pak ,kamu sangat beruntung memiliki anak seperti fajar.


kamu berhasil mendidiknya , andai anak ku seperti fajar .


yang pendiam, cerdas ,sopan dan hormat pada semua orang pasti aku akan merasa sangat bahagia " ucap salah satu orangtua murid yang duduknya persis di depan kursi yang Rangga duduki .


"Hehehe... terimakasih banyak atas pujian nya pak !


tapi semua anak sama saja kok pak , pasti semua anak ingin membuat orangtuanya bangga meskipun itu dengan cara yang berbeda " jawab Rangga


dia tidak menyombongkan anaknya pada orang lain . padahal aslinya , ia sendiri juga kagum dan bangga memiliki anak seperti Fajar .


Setelah turun dari panggung Rangga kembali duduk di dekat teman-teman nya .


tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, karena fajar sudah selesai menerima raport nya dan juga mempersembahkan penampilan terbaiknya lalu mereka pun pergi ke sekolah akila .


meskipun sebenernya di sekolah nya fajar masih banyak acara, tapi tidak mungkin Rangga menunggu acara di sekolah anaknya sampai itu selesai .


sedangkan ia masih belum menyelesaikan tugasnya yang satu lagi


tidak lama kemudian , mereka pun tiba di sekolah Negeri Dasar tempat akila menuntut ilmu .

__ADS_1


untungnya di sekolah akila tidak begitu banyak acara ,tidak seperti saat di sekolah fajar tadi .


"orangtuanya akila ya???" tanya ibu wali kelas


"Benar Bu, saya papanya .


Acaranya belum mulai ya Bu ????" tanya Rangga


karena memang di ruangan itu hanya ada beberapa orangtua siswa yang tinggal


"Acara nya sudah mulai sejak tadi pak, bahkan sebagian orangtua dan anak-anak yang sudah menerima raport juga sudah pulang "


"Ohhh . . jadi begitu ya Bu !!!


saya fikir baru di mulai . .maaf ya Bu kalau kami datangnya telat .


soalnya tadi kami harus kesekolah SMP yang di sebelah dulu .


kebetulan kakaknya akila juga menerima raport hari ini , karena acaranya berbarengan jadi mau tidak mau dua-duanya harus saya hadiri " Jelas Rangga


"Ohhh. .iya pak tidak apa-apa kok " jawab wali kelas nya akila


Kemudian wali kelas akila itu pun memberikan raport Akila.


tanpa di minta wali kelasnya , Rangga tidak sabar dan langsung membuka raport putri kesayangannya itu di depan wali kelasnya .


Saat membuka raport Akila, Rangga hanya bisa menarik nafas dan menggelengkan kepala .


tapi meskipun begitu , bapak jangan berkecil hati .


sebab di balik lambat nya ia menangkap mata pelajaran , tapi dia adalah anak yang sangat berbakat di bidang seni . seperti menari , bernyanyi dan melukis .


sekolah kami juga pernah menerima penghargaan juara 1 lomba menari dan itu juga berkat akila pak.


Dia berhasil merebut hati para juri , kami bangga punya murid seperti akila " Kata wali kelasnya


"Oo...ya ??


ibu serius ???


saya sangat senang mendengar nya .


ibu tidak usah khawatir saya juga akan mengajari akila untuk lebih giat belajar lagi Bu ,semoga tahun depan ia bisa mendapatkan nilai yang lebih bagus dari sekarang ini .


mohon maaf ya Bu. . ibu pasti sudah kewalahan mengajari anak saya " ujar Rangga


"Iya pak tidak apa-apa .


karena memang sudah kewajiban saya untuk mengajari akila yang tidak tahu menjadi tahu ." Jawab ibu wali kelas itu .


Setelah selesai menerima raport .

__ADS_1


Rangga , fajar dan akila pun pulang. sedangkan ibu dan ayahnya rangga sudah pulang sejak tadi setelah dari sekolah nya fajar .


"Anak-anak nanti sore papa mau mengajak kalian makan enak di luar .


kalian Maukan?????" tanya Rangga


"Iya pa mau, kila mau bangat !!!


sudah lama akila dan kak fajar tidak pernah jalan-jalan naik mobil lagi .


kemana-mana selalu saja jalan kaki" keluh gadis manja itu


"Sayang semuanya kan hanya untuk sementara waktu saja.


sekarang papa juga sedang cari-cari rumah baru untuk kita , jadi akila dan kak fajar yang sabar ya.


Lebih baik sekarang akila istirahat dulu, nanti setelah bangun baru kita pergi jalan-jalan Okeeee !!!!" Seru Rangga


"Okedeh papa sayang " Jawab akila


kemudian Gadis kecil itu itu masuk ke kamarnya , selang beberapa menit kemudian fajar juga masuk ke kamarnya .


Tiba-tiba ibunya Rangga mendekati Rangga yang sedang duduk sambil merebahkan badannya di sofa yang sederhana itu .


"Rangga kamu serius dengan apa yang kamu katakan pada akila tadi ?


bahwa sekarang kamu sedang mencari rumah baru " Tanya ibu tua yang tidak pernah mau ketinggalan barita terbaru tentang anaknya .


"Iya benar Bu "


"memangnya uang mu sudah cukup untuk membeli rumah lagi ???


ibu tidak ingin kamu berhutang kesana -kemari demi sebuah gengsi nak .


jangan terlalu memaksakan keadaan .


dan jangan membohongi anak kecil seperti akila , ingatannya sangat tajam ,pasti dia akan terus menagih janjimu " Ujar ibunya


"Iya Bu Rangga serius!" jawab Rangga


Kamudian dia pun menceritakan pada ibunya apa yang sudah terjadi beberapa Minggu terakhir ini .


dan dia juga menceritakan kalau Marisa juga sudah mengganti setengah kerugian yang ia alami akibat perbuatan mantan Mertuanya itu .


makanya dia berencana menggunakan uang yang di berikan Icha untuk membeli rumah meskipun nanti yang ia beli hanya rumah sederhana .


hati ibunya merasa tersentuh setelah mendengar cerita Rangga.


" Marisa sayang kamu memang wanita yang sangat baik, meskipun orangtuamu sudah menghancurkan semuanya tapi kamu selalu berusaha untuk memperbaikinya.


Padahal uang sebanyak itu bisa kamu gunakan untuk dirimu dan kesenangan mu . tapi kamu malah lebih mementingkan Rangga dengan berusaha membayar hutang-hutang kedua orangtua mu itu artinya kamu memang anak yang sangat berbakti .

__ADS_1


Marisa aku berjanji aku akan mempersatukan mu kembali dengan Rangga karena dulu memang aku yang sudah memisahkan kalian karena fikiran buruk yang selalu menghantuiku ." batin ibu tua itu


__ADS_2