
Sudah 2 hari Fahira dirumah Kakaknya .
dia fokus mengurus kedua keponakannya sampai-sampai dia lupa kalau hari ini adalah hari terakhir ia diberi ijin untuk libur .
Saat Fahira sedang sibuk menyetrika baju kemeja kerja kakaknya tiba-tiba ponselnya berdering .
"Halo . .selamat siang Bu " ucap Fahira
"iya siang juga Fahira , besok kamu harus masuk ya Fahira karena saya ingin membagi tugas yang baru "
"ta . .tapi Bu kakak saya ipar saya belum kembali .boleh kah saya meminta ijin satu hari lagi Bu,soalnya kasihan keponakan saya lagi sakit "jawab Fahira dengan sedikit memelas dan berharap atasan nya itu mengerti dengan keadaan yang sekarang ini
"Fahira kamu itu anak baru , dan saya sudah berbaik hati sudah memberikan kamu ijin 2 hari berturut-turut. tapi kamu malah minta nambah libur lagi .
asal kamu tahu ya Fahira bukan kamu saja yang butuh pekerjaan.
masih banyak orang yang mau kerja di perusahaan saya .
kalau besok kamu tidak bisa masuk kerja maka saya akan memberikan surat pemberhentian. dengan begitu kamu bisa fokus mengurus keponakan mu "ketus atasan nya
atasan nya itu langsung mematikan telpon nya .
mau tidak mau terpaksa malam ini Fahira harus kembali ke tempat kerja nya . karena dia tidak mau kehilangan pekerjaannya.
Selesai menyetrika baju ,Fahira pun mengetuk pintu kamar Rangga
Tok . .Tok . .Tok . .
Rangga langsung membuka pintu kamarnya
"iya Fahira ada apa ???" tanya nya
"Kak, maafkan aku sepertinya aku tidak bisa berlama-lama disini lagi karena atasanku sudah menyuruh ku masuk kalau tidak maka aku akan diberhentikan dari pekerjaannya" Kita Fahira
Rangga kembali pusing. tapi dia juga tidak berani memaksa Fahira untuk bertahan di rumah itu .
setelah Fahira pergi ,Rangga kembali masuk ke kamarnya .
Ditempat yang berbeda
Marisa dan ketiga sahabatnya sedang makan siang sambil mengerjakan tugas proposal di kafe dekat kampus mereka .
setelah selasai makan tiba-tiba saja Marisa pusing dan mual.
HOekkk. .Hoekk . .Hoek
Icha pun berlari ke toilet , setelah beberapa menit ia kembali dari toilet dan duduk bersama ketiga sahabatnya.
"Icha kamu kenapa,sakit ????" tanya Shinta
"tidak Shin . aku tidak apa-apa
tapi 2 hari terakhir ini aku memang sering mual dan pusing" jelas Icha
"kalau boleh tau terakhir kamu datang bulan kapan Cha ???" sambung Helen
"kapan ya??
kalau gak salah 1 bulan yang lalu dan sekarang aku sudah telat 1 Minggu " jawab Marisa
__ADS_1
" jangan-jangan kamu hamil lagi Cha " kata Helen lagi
karena Helen adalah seorang istri dan juga seorang ibu yang sudah pengalaman jadi sedikit banyak nya ia tahu ciri-ciri orang hamil .dan semua ciri-ciri itu ada pada Marisa sekarang ini .
"hamil ??
gak mungkin Len!
kamu pasti salah ,aku gak mau hamil " Marisa menekan-nekan perutnya karena ia tidak mau hamil
"jangan cha , apa yang sudah kamu lakukan ??? apa kamu sudah kehilangan akal sehat mu " Helen menghentikan Marisa yang berusaha menyakiti dirinya sendiri .
Tiba-tiba Marisa memeluk Helen dan menangis di pelukan Helen .
tentu saja mereka bertiga merasa aneh dengan sikap Icha yang terlihat lebih lembut dan sensitif tidak seperti hari-hari biasanya .
"aku tidak mau hamil Len huhuhu . .huhu " lagi-lagi dia menangis dan terus meneteskan air mata
"kenapa Cha??
bukankah setiap wanita yang sudah bersuami sangat mendamba-dambakan kehamilan "
'' iya kamu benar Len, tapi itu tidak berlaku untuk ku dan mas Rangga .
karena mas Rangga sudah mengusirku dari rumah nya dan menyuruhku kembali kerumah orang tua ku " jelas Icha
Sontak ketiga teman nya itu pun terdiam . mereka benar&benar kaget dan tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar itu .
baru beberapa bulan yang lalu sahabat mereka itu menikah dengan pria duda beranak dua yang bernama Rangga , sekarang malah di suruh pulang kerumah ibunya begitu saja .
sebenernya mereka memang merasa ada yang berbeda dengan diri Marisa ,selain karena hamil mereka juga melihat Icha lebih sering diam dan menyendiri seperti sedang memendam sesuatu .
"Sabar ya Cha ,kami benar-benar tidak tahu kalau kamu dan Rangga sedang bertengkar ." ucap Helen
Marisa pun menyeka air matanya
"iya Len tidak apa-apa kok " jawabnya
"kasihan sekali Icha ya Rin, sudah menikah dengan duda ,jelek , ternyata kasar pula .
mungkin dia kualat kali karena sudah menyakiti Alex dan almarhumah istri nya Rangga " bisik Shinta pada Karin
"Sin ,kamu bisa diam gak sih !!" celetuk Karina
untung saja Icha tidak mendengar apa yang dikatakan Shinta .
Setelah selesai kerja kelompok dan makan lalu mereka pun pulang .
"Cha ,kamu pulang bareng aku aja ya.
kebetulan cowok ku datang menjemputku . nanti kami langsung mengantarmu pulang sampai depan rumah " kata Karin
bukan maksud nya ingin pamer tapi karena dia kasihan pada Icha yang sedang hamil muda itu .
"makasih Rin tidak usah, soalnya aku bawa motor "
Setelah Karin dan Icha pulang .
Helen pun ikut dengan Sinta ke kosan nya .
__ADS_1
Helen menunggu suaminya di kosan Sinta .
20 menit kemudian akhirnya Marisa pun tiba dirumah.
baru saja ia tiba dirumah tiba-tiba ia mendengar bunyi klakson mobil di depan rumahnya .
"mobil siapa itu ??
mas Rangga ???
tidak mungkin mas Rangga datang kesini , karena dia sendiri yang mengusirku " batin nya
dia mengabaikan bunyi klakson mobil itu dan kembali isitirahat
Tok . .tok . .tok
"Assalamualaikum" ucap Rangga
mama nya Marisa langsung membuka pintu
"walaikumsalam" jawab nya
setelah pintu terbuka dia langsung melihat Rangga dan shakila berdiri di depannya .
"hai mama apa kabar ?? Marisa nya ada ???" tanya pria itu
"ada didalam " jawab mama Marisa dengan ketus
Rangga dan kila pun masuk dan duduk di sofa .
"mau apa lagi kamu kesini ??" tanya mamanya Marisa
"sa. .saya mau menjemput Marisa pulang ma." jawab Rangga dengan memasang wajah tak berdosa
"setelah apa yang kamu lakukan pada putriku ,sekarang kamu datang dengan seenaknya untuk menjemputnya .
tidak akan ku ijinkan kamu membawa putriku lagi dan aku akan segera mengurus perceraian kalian .
sekarang silahkan kamu angkat kaki dari rumah saya dan jangan pernah kembali lagi .
dasar lelaki tidak tahu malu " Ucap mama Marisa
"saya benar - benar minta maaf ma. saya khilaf
tolong ijinkan saya membawa Marisa pulang " bujuk Rangga
"Keluar dari sini sekarang juga "Bentak mamanya Marisa karena dia tidak mau mendengar alasan apapun lagi dari mulut kotor Rangga.
Rangga dan shakila pun berdiri melangkah ke arah pintu
lalu tiba-tiba Marisa keluar dari kamarnya
"papa ,kila tunggu !
mama ikut " ucap nya
"Icha apa-apa an kamu ini ????"kata mamanya
dia sangat kesal pada Icha .
__ADS_1
tapi dia tidak bisa menahan Icha, karena Icha tetap bersikeras akan pulang bersama suami dan anak sambungnya.