
Beberapa Minggu setelah Fahira pergi , Marisa benar-benar kerepotan .
dia mulai merasakan yang namanya jadi istri sekaligus ini beranak dua .
Setiap pagi ia harus bangun jam 5 memasak, mencuci ,membersihkan rumah dan mempersiapkan bekal untuk dirinya ,suaminya dan juga kedua anak sambung nya .
Pagi ini tiba-tiba Rangga mendapat telpon dari seseorang .
Kringgg . .Kringgg . .Kringgg
"Halo Assalamualaikum selamat pagi " ucap Rangga
"walaikumsalam, selamat pagi juga pak Rangga
pak Rangga kami ingin mengadakan acara di salah satu kampus di Kalimantan , dan Kami mengundang bapak untuk menjadi narasumber di acara kami nanti, kira-kira pak Rangga bersedia tidak kalau kami undang????" tanya rektor kampus itu
"mmmm .maaf pak bukannya saya menolak rejeki tetapi.. " belum selesai Rangga berbicara
tapi rektor itu langsung memotong nya
"Pak Rangga tidak usah khawatir kalau soal uang nya ,kami bisa bayar pak Rangga 5 kali lipat dari bayaran yang biasa bapak terima , akomodasi,hotel semuanya juga kami yang tanggung .
gimana pak ,apakah bapak bersedia ?????" tanya rektor itu lagi .
siapa yah tidak tergiur dengan uang ??
apalagi Rangga sekarang membiayai tiga orang manusia sekaligus .
istri nya dan juga kedua anaknya .
apalagi rangga tau kalau biaya hidup istrinya itu sangat mewah jadi dia harus siap-siap bekerja lebih keras lagi .
"Iya pak saya bersedia " jawab Rangga
tidak lama setelah telponnya mati ,Marisa pun masuk kedalam kamar .
tugas nya sebagai istri memasak di dapur sudah selesai. sekarang saatnya ia mandi dan mengurus dirinya .
"mama sayang, tolong siapin baju papa ya, soalnya hari ini papa mau berangkat ke luar kota , ada acara seminar yang harus papa hadiri . " Ucap Rangga
"Hari ini ??? kok mendadak gitu sih pa????" cercah Marisa
"iya sayang, soalnya dari sana juga mendadak ngasih taunya .
tapi mama sayang tidak usah khawatir setelah pulang dari sana papa akan bawa uang yang banyak " Ucap Rangga lagi
"Terus kalau papa pergi ,anak- anak gimana ???
kan papa sendiri tau kalau mama juga kuliah "
"Titip aja dirumah orangtuanya mama " kata Rangga
__ADS_1
Karena waktu sudah mepet ,marisa langsung memasukkan baju-baju suaminya untuk di bawa ke luar kota hari ini
setelah selesai mengurus suaminya dia pun langsung mandi dan rapih-rapih
Rangga mengantar fajar kesekolah , lalu setelah dari sekolah fajar rangga mengantar Shakila ke sekolahnya setelah itu rangga pun harus mengantar istrinya ke kampus lagi .
"papa Sayang apa tidak capek seperti ini terus setiap hari ?
mendingan papa cari supir dan beliin mama mobil satu lagi deh , biar tidak repot .
kalau setiap pagi begini terus mama capek pa.
belum di rumah pekerjaan menumpuk tiap hari .
katanya mau cari baby sitter dan Assisten rumah tangga ,tapi sampai sekarang mana assiten rumah tangga nya ????
papa bisa nya cuma janji-janji terus.
lama-lama mama yang setress kalau begini terus setiap hari " Icha terus saja mengoceh tanpa henti
"iya sayang sabar ya ,tunggu papa pulang dari luar kota . " jawab Rangga
tidak lama kemudian mereka pun sudah tiba di kampus .
Icha turun dari mobil dan menyalam suaminya.
setelah mengantar Icha ,rangga pun putar arah dan langsung jalan ke bandara .
Karena jam sudah menunjukkan pukul 9 ,Icha pun berlari dengan cepat menuju ruangan .
benar saja saat Icha tiba di ruangan ,Dosen sedang sibuk menerangkan mata pelajaran
Icha hanya berdiri di depan pintu, dia tidak berani masuk karena dia sudah telat lebih dari satu jam .
dari pada dia memaksa masuk dan ujung-ujungnya di permalukan, akhirnya ia pun mundur perlahan-lahan dan menunggu mata kuliah yang pertama selesai di kantin .
"Tumben sendirian neng , teman-temannya mana ????" tanya ibu-ibu penjaga kantin
"mereka ada diruangan Bu, saya telat makanya saya disini " Jawab Icha
sembari menunggu dosen keluar Icha pun memesan jus terong belanda.
Setelah satu jam kemudian Dosen pengajar dan teman-teman satu ruangannya pun keluar dari ruangan .
"Icha ternyata kamu disini ,kirain tadi kamu gak masuk kuliah " Ujar Helen
"Iya Len ,soalnya tadi aku telat satu jam lebih makanya aku ga berani masuk .
aku benar-benar pusing, setres. aku nyesal menikah sama Rangga .
aku fikir menikah itu enak tenyata aku salah " Ucap Icha
__ADS_1
"Cha mana ada pernikahan yang enak.
menikah itu emang penuh dengan cobaan dan ujian .
memang nya kamu ga lihat selama ini aku gimana repotnya ????"Jawab Helen ibu dari satu anak itu
"iya Len tapi kita beda . kamu menikah dengan suamimu karena sama-sama cinta .
dan kalian punya anak hasil dari buah cinta kalian sendiri
sedangkan aku ???
aku mengurus dua orang anak sekaligus ,dan bukan anak kandung ku yang ku urus tapi anak orang lain " umpat Icha lagi
"Astaghfirullahaladjim Icha, istighfar!!!!
yang kamu urus itu bukanlah anak orang lain , tapi mereka adalah anak piatu . pahala mu sangat besar jika kamu tulus dan ikhlas menyayangi anak-anak yang tidak berdosa itu " Ungkap Karin
"iya tapi aku capek jadi babu !!" keluh nya
Karena sebelum menikah dengan Rangga ,Marisa memang sangat di manjakan oleh mama nya .
dia tidak pernah memasak ,menyapu atau mencuci sekalipun .
tapi sekarang semuanya dia lakukan sendirian tanpa ada yang membantunya .
rasanya ia ingin menyerah , tapi kalau ia menyerah sekarang maka ia akan menjadi janda dan tidak mendapatkan apa-apa .
sia-sia ia menikah dengan rangga duda yang memiliki anak dua itu , kalau akhirnya hanya akan jadi janda yang miskin.
Saat mereka sedang asik mengobrol di kantin ,tiba-tiba Marisa sadar kalau sekarang waktunya jam pulang sekolah anak SD .
Dia pun langsung menelpon mamanya
Kringgg ...Kringg. .Kringg
"Halo Cha ada apa????" tanya mamanya dari ujung sana
"halo ma, Marisa boleh minta tolong gak ???
tolong jemput Shakila ke sekolahnya dong ma , soalnya dia sudah pulang . Icha tidak bisa menjemput nya karena Icha masih di kampus dan masih ada 2 mata kuliah lagi .
mungkin Icha pulang sore . " kata Icha
"gak bisa mama banyak urusan !!!" jawab mama nya ketus
"ya ampun ma . plisss tolongin Icha kali ini aja .
mana Rangga juga sedang pergi ke luar kota . Kalau kila nanti hilang gimana ma ?
mama mau kita yang disalahin ." kata Icha lagi
__ADS_1
"iya . .iya mama jemput " dengan terpaksa akhirnya mamanya Marisa pun menjemput Shakila ke sekolahnya .
"Icha memang tidak bisa di andalkan, aku fikir aku akan ikut kecipratan dengan kekayaan yang dimiliki Rangga ehh ternyata aku malah dijadikan alat untuk menjemput - jemput anaknya siall!!!! " umpat mamanya Marisa