
Di kampus Negeri itu, terlihat ke empat mahasiswi sedang makan soto mie di kantin kampus.
"tumben kalian gak bareng tadi pagi ???'' tanya Shinta pada temannya
"Iya biasalah , soalnya tadi aku di jemput si Doi kerumah " kata Karin
" Pasti naik mobil kan ????" sambung Helen sambil mengunyah soto mie yang ada didalam mulutnya
"iya lah ,masa naik motor sih, gak level say .
mending menjomblo aja deh dari pada naik motor " kata Karin lagi dengan sombong
Shinta dan Helen pun tiba-tiba keselek secara bersamaan .
secara suami Helen cuma punya motor , dan gebetan baru Sinta juga cuma motor .
bukannya tersinggung malah mereka menatap satu sama lain dan tertawa bersama melihat tingkah teman mereka yang terkenal dengan matrealistis itu .
sebagi wanita paling canting di geng nya , tentu saja Icha tidak mau kalah dengan Karin .
"emangnya Karin doang yang di Anter pake mobil
Karin mah naik mobil tapi yang bawa mobil pasti jelek " Celetuk Icha
"Biarin !!!! " sambung Karin
karena memang dia tidak pernah serius dengan pria yang mendekatinya
sekalipun di katakan jelek dan gemuk dia tidak akan perduli .
karena yang ada di fikirannya adalah uang . .dan uang .
"Ohhh. . iya kalian mau dengar cerita baru ter hot dan Ter up to date dari aku gak ????" Sambung Marisa lagi
"Cerita apa Cha ??
buruan ceritain dong jadi penasaran nih !! " Kata Sinta dengan sedikit memaksa
tanpa rasa malu ,Icha pun memberitahu kepada ketiga teman-temannya itu bahwa saat ini dirinya sedang dekat dengan seorang pria . Dan pria itu adalah Rangga sang narasumber yang mengisi acara seminar kemaren di kampus mereka .
bahkan dia juga bilang pada teman-temannya kalau 2 hari terakhir ini dia & Rangga selalu pergi dan pulang bareng .
sontak Karin pun langsung kaget , karena sebandel - bandel nya dirinya tapi dia tidak pernah merebut milik dan hak orang lain .
"Apa ???
kamu yakin sedang dekat dengan pak Rangga Cha, kamu tidak salah ???
dia kan sudah punya istri dan juga anak, gak baik loh anak gadis berteman dengan suami orang, walaupun katamu kalian hanya berteman . tapi kalau kalian sering ketemuan tidak menutup kemungkinan kalau pak Rangga menaruh hati padamu .
lagian kalau Alex tau gimana ??? bisa berabe kan urusan nya !!! " timpal Karina
__ADS_1
"memangnya kalau dia punya istri kenapa ?
tidak mungkin juga aku melarang nya untuk menyukai ku , secara aku kan cantik .
Alex juga tidak akan tau kok , kecuali ada yang sengaja memberitahunya " sindir Icha terhadap Karin
mereka berdua terus berdebat .
sedangkan Shinta dan Helen hanya diam saja, selain mereka tahu kalau sahabat mereka itu keras kepala dan tidak bisa diberitahu .
mereka juga tidak banyak tahu tentang pria yang bernama Rangga itu .
Karena malas berdebat dengan Karin ,akhirnya Icha pun cepat - cepat menghabiskan makanan nya dan beranjak dari tempat duduk nya .
"mau kemana cha ?" tanya Shinta
"Mau pergi sin, aku malas sama Karin yang merasa paling baik dan sok suci .
dia aja sering gonta-ganti pacar kok , tapi aku tidak pernah melarang nya , tapi giliran aku dapat gebetan baru ,dia malah sok menasehati ku. mungkin dia takut tersaingi kali " Ungkapnya
"sebaik-baik nya sahabat adalah sahabat yang berani menasehati sahabatnya sendiri . Karin menasehati mu berarti dia sayang padamu " sambung Helen
Helen memang paling dewasa di antara mereka bertiga ,mungkin karena dirinya sudah menikah dan lebih banyak pengalaman hidup .
"Terusss saja kalian bela dia " Karena kesal akhirnya Helen pun langsung pergi
Dia berjalan ke arah gerbang kampus ,dan ternyata Rangga sudah menunggu nya sejak tadi disana .
ternyata Alex pulang diam-diam dari luar kota tanpa memberitahu nya lebih dulu .
jelas saja Icha sangat bingung .
kalau dia naik kedalam mobil pribadinya Rangga maka Alex akan tau segalanya dan memutuskan hubungan di antara mereka .
tapi kalau dia naik ke atas motor Alex maka Rangga pasti menjauhinya dan rencananya ingin mendapatkan Rangga pun pasti akan gagal total .
Ia merasa terjebak di posisi ini, akhirnya ia pun kembali masuk kedalam kampus dan menemui ketiga sahabatnya.
"loh kok balik lagi Cha ??
memang nya gak jadi pulang ???" tanya Shinta
"Guys ,pliss tolong kalian bantu aku dong
aku bener- benar bingung
di depan ada Rangga dan ada Alex juga .
mereka pasti mau menjemputku .
aku tidak mau mereka bertengkar karena memperebutkan aku " ujarnya
__ADS_1
"Lagian sok-sok an sih .
kalau mau main 2 belajar dulu sama pawang nya "pekik Karin dalam hatinya
Akhirnya mereka bertiga pun membantu Marisa untuk keluar dari permasalahan ini .
Shinta berjalan kedepan menemui alex kemudian dia pun berdiri di pinggir jalan raya itu seolah-olah dirinya sedang menunggu jemputan dan berharap kalau Alex menyapanya.
"Eh ada Shinta . kebetulan sin aku lagi nunggu Marisa .
Dia sudah pulang belum sin???
soalnya dari tadi aku menghubunginya tapi dia tidak mau mengangkat telpon dari ku .
padahal aku cepat-cepat pulang dari luar kota karena sangat merindukannya" Ucap Alex yang penuh dengan harapan bisa bertemu kekasihnya di kampus ternama itu
Shinta tidak tega melihat wajah polos Alex tapi ia harus terpaksa berbohong demi membantu sahabatnya.
"ya ampun Lex ,memang nya kamu tidak tau kalau hari ini Marisa tidak masuk kuliah karena ada urusan keluarga .
jadi lebih baik kamu pulang saja Lex " pinta nya
"Ohhh gitu Ya !!!!
terimakasih ya sin, untung kita ketemu kalau tidak pasti aku akan menunggu Icha lebih lama lagi .
kalau begitu aku pulang dulu .
salam sama Helen dan Karin ya "
Alex pun langsung pergi melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi .
setelah Alex pulang ,Shinta pun kembali ke kantin menemui teman-temannya dan memberi tahu bahwa Alex sudah pergi
"Makasih ya Shinta . kamu memang sahabat ku yang paling baik sejagat raya " Setelah memuji sahabatnya itu
marisa pun melangkah pergi .
"Mau kemana cha??
kan di depan masih ada Pak Rangga " kata Shinta
"iya aku tau , aku memang mau menemui nya , kan Alex sudah pergi jadi sudah aman " ia terus melangkah pergi meninggalkan teman-temannya
Marisa sudah ingkar dengan janji awalnya .
dia sendiri yang sudah bilang pada mereka kalau dia tidak mau bertemu dengan Alex ataupun dengan rangga tapi setelah Shinta membantunya malah ia pergi untuk menemui Rangga
mereka merasa sudah di bohongi oleh sahabat mereka sendiri .
"Aku nyesal bantuin Icha ,tau gitu pasti aku tidak akan menyuruh Alex pulang biar dia tau rasa" kesal Shinta
__ADS_1
"Sabar sin, kaya kamu baru kenal Marisa aja " kata Helen