Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Merasa di sisihkan


__ADS_3

Sejak saat Itu , Assisten rumah tangga yang bekerja di rumah mereka itu pun mulai menjaga jarak dengan kila.


setiap akila curhat tentang mama nya dia selalu pergi,karena dia tidak mau Icha menuduh nya sebagai penghasut .


Apalagi dia sangat membutuhkan pekerjaan ini untuk menghidupi kebutuhan dan biaya hidup anak-anak nya yang ada di kampung jadia dia tidak mau kehilangan pekerjaannya.


"Mpok aku mau cerita " Kata kila


tiba-tiba dia datang ke dapur menemui Mpok nur


"maaf kila , tapi Mpok lagi sibuk .


lebih baik akila bercerita pada mama icha aja ya "bujuk asisten rumah tangga itu


"Yah ,Mpok nur ga asik lagi "Kesal kila


dia pun pergi dari dapur dengan wajah cemberut .


saat ia sedang berjalan ke ruang tv saat itu pula Icha mau nonton tv .


dia melihat wajah kila cemberut


"Sayang, anak mama kenapa ???"tanya Icha


"Akila Kesal ma, Mpok nur udah gak mau dengerin curhat an akila lagi "kata gadis kecil itu


"Lagian curhat kok sama pembantu sih sayang, curhat itu sama mama dong sayang .


mama pasti dengan senang hati mendengar curhatan akila . memang nya akila pengen curhat apa ???


sekolah ,pelajaran ,atau teman-teman ????" ujar Icha


akila pun diam , sebenarnya dia ingin curhat pada Mpok nur kalau dia sedang merindukan mamanya ,tapi tidak mungkin gadis kecil itu mengatakan pada mama sambung nya . tentu saja akila merasa tidak nyaman bercerita tentang ibu kandung nya pada ibu sambungnya .


Karena akila tidak mau bercerita ,akhirnya Icha pun menyuruh putri sambung nya belajar .


Keesokan harinya ,seperti hari-hari biasa


masih pagi -pagi sekali Rangga dan keluarga kecilnya itu sudah siap-siap untuk berangkat


Rangga berangkat ke tempat kerja ,Icha ke kampus dan anak-anak nya ke sekolah .


sambil sarapan pagi Rangga pun berbicara pada Icha .


"mama sayang, sepertinya papa tidak bisa mengantar mama ke kampus .


mama tidak apa-apa kan kalau naik motor sendiri???" kata Rangga


Karena kebetulan jadwal pekerjaan Rangga hari ini sangat padat .


"oke pa tidak masalah .


terus bagaimana dengan anak-anak????" jawab Marisa


"iya maksud papa sekalian mama antar anak-anak ke sekolahan

__ADS_1


gak apa-apa kan sayang ???" kata Rangga lagi


karena memang dirumah itu hanya ada 1 mobil dan 1 motor .


Setelah Rangga selesai sarapan dia pun langsung berangkat ketempat kerja .


"Mpok tolong antar anak-anak naik ojek online ya " kata Icha dia mengeluarkan beberapa lembar uang dari tas nya lalu dia berikan pada assisten rumah tangga mereka itu .


"Tapi Bu, bapak kan menyuruh ibu bukan saya " jawab mpok nur


"Astaga Mpok , bapak atau saya itu sama saja .


saya tidak mau tau pokoknya tolong antar anak-anak , lagian saya juga sudah telat " cercah Marisa


dia langsung pergi melajukan sepeda motornya sambil ngedumel


Setelah marisa pergi ke kampus


Mpok nur pun mengantar fajar dan juga kila ke sekolahan naik ojek online .


Tidak berapa lama Marisa pun tiba di kampus nya .


saat ia tiba diwaktu yang bersamaan Karina juga tiba di antar oleh kekasihnya .


Tinnnnnn!!!!


kekasihnya Karina pun sengaja membunyikan klakson mobilnya supaya Icha menoleh .


"Hai Cha " Sapa Karin dia membuka kaca jendela mobil dan langsung turun


"Hai juga " jawab Icha dengan raut wajah datar dan biasa saja .


"Tumben naik motor cha ???" tanya Karin


"memang nya kenapa kalau naik motor ?


dulu juga kan naik motor setiap hari " ketus nya


"Huh Icha ...Icha aku kan nanya baik-baik kenapa kamu jadi sewot " batin Karin


Icha berjalan lebih cepat dari Karin .


tidak berapa lama mereka pun tiba diruangan .


"Guys hari ini dosen kita telat datang, dan Bu dosen sudah menitipkan tugas hari ini pada ku


tolong kerja sama nya guys ,jangan berisik dan kerjakan tugas kalian " ucap asisten dosen itu


Sambil mengerjakan tugas


tiba-tiba Shinta pun membisikkan sesuatu pada Helen .


"Len kalau kita pergi yang jaga anak mu siapa ???" tanya Shinta


"Aku titipan sama mertua ku, udah jangan berisik kerjakan saja tugas mu ' jawab Helen

__ADS_1


Hari ini adalah hari Sabtu dan besok Minggu .


Helen ,Shinta dan juga Karin sudah mempersiapkan barang-barang mereka ,Karena setelah pulang dari kampus mereka akan berangkat liburan ke pantai dengan pasangan masing-masing.


Jam 1 siang setelah mata kuliah sudah selesai Karin ,Helen dan Shinta cepat -cepat keluar dari ruangan .


mereka langsung pergi ke kosan Shinta untuk mengambil barang-barang yang akan mereka bawa hari ini yang sengaja mereka titipkan disana tadi pagi .


"Ada apa dengan mereka bertiga ??


tumben keluar buru-buru .bahkan mereka juga tidak menyapaku" batin nya


"Hai Cha , kok kamu masih disini ??


memang nya kamu tidak ikut liburan dengan teman-teman satu geng mu ???" tanya salah satu teman yang satu ruangan dengan Icha


Marisa yang tidak tau apa-apa pun bingung apa maksud dari ucapan teman nya itu .


"Liburan ...siapa yang liburan ???" tanya nya


"Loh jadi kamu gak tau ?


Shinta ,Helen ,Karin dan juga pasangan mereka kan mau pergi liburan ke pantai hari ini .


kalau kamu tidak percaya lihat aja kedepan"


Karena penasaran Icha pun langsung berjalan ke dekat gerbang kampus ,dan dia melihat dari kejauhan kalau ke enam orang sahabatnya itu sedang sibuk memasukkan tas besar ,tenda penginapan dan persiapan lainnya kedalam mobil .


mereka terlihat sangat heboh .


"Ja . . jadi benar kalau mereka mau pergi liburan ?


tapi kenapa mereka pergi hanya ber enam saja , dan mereka juga tidak memberitahu ku atau mengajak ku . apakah memang ini yang disebut sahabat , sahabat macam apa ini ??


aku saja tidak pernah menutupi apapun dari mereka sekalipun itu aib keluarga ku sendiri


tapi mereka ?


untuk pergi liburan saja mereka harus bersembunyi-sembunyi di belakang ku "Umpatnya


dia merasa sangat sedih karena ke enam orang itu tidak mengajak nya dan juga suaminya .


dia merasa tersisihkan ,hatinya sakit ,sedih ,dan juga bercampur kecewa .


tiba-tiba dari kejauhan Shinta melihat Icha .


"Eh itu Icha kan ???" kata Shinta


"Dimana ??" tanya Helen dan Karin bersamaan


saat mereka semua menoleh ke arah tempat icha tadi, Icha suda pergi ke parkiran untuk mengambil sepeda motornya .


"eh tidak. .mungkin aku hanya salah lihat saja " kata Helen lagi


sebenernya bukan maksud mereka menghianati Icha tapi mereka tidak ingin hari liburan yg harus nya bersenang-senang malah bertengkar .

__ADS_1


kalau hanya sifat egois Icha mungkin mereka masih bisa memakluminya tapi tidak dengan Rangga .mereka tidak senang dengan Rangga .


karena Rangga hanya akan jadi perusak suasana


__ADS_2