
setelah Alex keluar dari kamar mandi dan Kembali duduk si samping Fahira , kemudian pria yang masih berstatus suami orang itu pun dengan beraninya mengutarakan maksud hati nya kepada kedua orang tua Fahira .karena ia ingin membuktikan pada Fahira kalau dia benar-benar serius dengan hubungan yang sedang mereka jalani saat ini .
"Pak ,Bu sebenernya saya datang kesini ingin membahas soal hubungan saya dengan putri kesayangan bapak dan ibu .
saya sangat menyayangi dan mencintai Fahira . saya juga ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi jika bapak dan ibu mengijinkannya" kata Alex tanpa ragu
"Terimakasih banyak ya nak Alex karena kamu sudah menyayangi fahira dan menjaga dia dengan sangat baik saat ia jauh dari ibu dan bapak.
tapi kalau saran ibu, nak Alex tidak usah terlalu buru-buru seperti ini . lebih baik kalian jalani saja dulu toh jodoh memang tidak ada yang tahu kan !
sebelum kejenjang yang lebih serius seperti yang nak Alex katakan tadi , coba di pertimbangkan lagi . Fahira ini bukan terlahir dari anak orang kaya, kan nak Alex sudah lihat sendiri, takutnya nanti terjadi penyesalan di depan.
apalagi nak Alex kan baru pertama kalinya datang berkunjung kerumah kami yang sangat sederhana ini ,lagi pula kami juga belum kenal dengan orangtua nak Alex " jawab ibunya Fahira
"Iya . . apa yang di katakan ibunya Ira memang benar , dipertimbangkan dulu matang-matang, jangan terlalu terburu-buru.
lagi pula kami juga harus mengurus pernikahan kakak tertuanya Fahira dulu .
setelah urusan kakak nya selesai baru kami bisa mengambil sikap .
lagian tidak baik juga kalau dalam satu rumah menikah dalam waktu berdekatan . kalau kata orangtua terdahulu itu namanya pamali
" Sambung ayah nya Ira
"Baiklah pak ,Bu saya mengerti maksud bapak dan ibu .
mungkin hari ini memang bukan hari yang tepat dan mungkin menurut ibu dan bapak semua ini terlalu cepat bukan ?????
Tapi di lain waktu saya akan Kembali lagi dengan orangtua saya untuk membahas masalah ini, harapan saya sih, semoga kedatangan saya yang berikutnya mendapat restu " Ujar nya
Alex sama sekali tidak berkecil hati dengan jawaban orangtua Fahira hari ini .
justru dia sangat senang dengan penolakan dari kedua orangtua Ira, dengan begitu ia bisa pacaran berlama - lama dengan Ira , tanpa ada tuntutan dan paksaan dari Ira untuk melamarnya.
karena hari ini dia sudah mencoba menuruti permintaan kekasihnya itu dan membuktikannya di depan orangtua secara langsung .
"Untung saja orangtua nya menolak ku .
seandainya mereka menerima lamaran ku, yang ada semuanya jadi tambah repot, dan semuanya jadi ketahuan " batin Alex
__ADS_1
Secara tidak langsung , kisah fahira dan Alex persis seperti kisah Marisa dan Rangga di masa lalu .
mungkin ini adalah karma untuk Rangga yang di kirimkan lewat adik perempuannya karena dulu dia sudah tega menyakiti hati istrinya .
2 Hari telah berlalu setelah kedatangan alex kerumah yang sederhana itu .
dan selama 2 hari itu pula Fahira libur bekerja .
"Ra , memang nya kamu dapat cuti berapa hari ????" tanya ibu nya
"sebenernya Fahira tidak sedang cuti Bu, tapi Fahira sudah berhenti dari tempat kerja ." jawab Ira dengan santainya .
Fahira juga bercerita pada ibu nya , bahwa si Alex lah yang sudah menyuruh nya agar berhenti bekerja .
2 hari yang lalu sebelum Alex pulang , dia sengaja menitipkan uang yang sangat banyak untuk Fahira .
yang akan Fahira gunakan untuk modal membuka usaha toko pakaian di kampung .
bukan nya senang ,ibunya malah marah-marah pada Fahira.
"Astaga Fahira . .bisa-bisa nya kamu menerima uang dari orang lain ." ucap ibu tua itu
tapi dia adalah calon suami Ira , calon menantu ibu !" cercah Fahira
"Ira. .Ira kenapa kamu jadi banyak berubah seperti ini sih nak ???? "timpal ibunya
menurut ibunya , Fahira yang dulu bukan lah Fahira yang sekarang .
dulu ia adalah wanita yang terhormat dan tidak mudah jatuh cinta dan percaya pada laki-laki .
sejak kecil hingga dewasa Fahira adalah wanita mandiri yang dan di besarkan di keluarga yang susah .
dia tidak pernah bertingkah aneh .
tapi sekarang Fahira memang sudah jauh berubah semenjak ia mengenal Alex , mungkin karena Alex terlalu memanjakan nya dengan harta yang ia punya .
saat Ira dan ibunya memperdebatkan tentang masalah uang yang di berikan Alex tiba-tiba sebuah mobil berwarna abu metalik berhenti di depan rumah
"papa . ." teriak gadis kecil nan mungil itu
__ADS_1
akila yang tadinya sedang asik bermain dengan teman-teman seusianya di depan rumah langsung memeluk papanya yang baru saja turun dari mobil .
ibu dan juga adik perempuan Rangga yang ada di dalam rumah juga mendengar akila berteriak memanggil papa.
Rangga dan akila pun masuk kedalam rumah .
"Loh Rangga " ujar ibunya
ia sedikit terkejut dengan kedatangan Rangga yang secara tiba-tiba
kebetulan hari itu Rangga sengaja ditugaskan oleh managernya untuk mengantar beberapa berkas penting ke anak cabang perusahaan yang baru di buka yang tempat nya tidak begitu jauh dari rumah orangtuanya.
"ibu pasti kaget Rangga datang kan ????
jadi ceritanya begini Bu , kebetulan tadi ada pekerjaan mendadak untuk mengantar berkas ke anak cabang perusahaan,karena kebetulan tempatnya hanya beda 5 kilometer dari sini makanya rangga sekalian pulang untuk menjemput kalian ." jelas Rangga
sebelum Rangga datang menjemput , sebenernya memang hari ini rencana mereka akan berangkat , bahkan barang-barang juga sudah di kemas dengan rapih dari kamaren -kamaren.
tapi karena kebetulan Fahira datang, jadi ibu dan ayahnya pun menunda keberangkatan mereka .
semua orang sedang siap-siap untuk berangkat ke kota ,hanya Fahira yang masih terlihat duduk santai sambil memainkan ponselnya.
"ayo siap-siap ra ,kenapa malah duduk santai disitu "kata ibu nya
"ibu dan yang lain nya saja yang pergi, Fahira tidak mau ikut .
Fahira mau jaga rumah aja " jawab nya
sejak dulu sampai detik ini Fahira memang tidak begitu suka pada Marisa , seandainya kakaknya itu tidak jadi rujuk dengan marisa pun tidak akan jadi masalah baginya .
"Baiklah kalau memang kamu tidak mau ikut.
kami mau berangkat dulu , ingat jangan pergi kemana - mana sebelum kami kembali " ucap ibunya
pukul 4 sore Rangga dan yang lainnya pun berangkat ke kota .
di sepanjang perjalanan akila tidak pernah berhenti berbicara selalu saja ada bahan pertanyaan yang ia tanyakan pada papanya
kebetulan hari itu adalah hari kerja ,jadi jalanan tidak begitu macet .
__ADS_1
tepat jam 8 malam Rangga dan yang lainnya sudah tiba di kota besar tempat kelahiran Kila dan juga fajar .