Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Keguguran


__ADS_3

Setelah marisa pergi mama nya pun menangis


dia merasa sudah gagal menjadi ibu yang baik untuk putri semata wayang nya itu ,andai saja dulu ia bisa menerima Alex menjadi menantunya pasti putri nya itu tidak akan tertekan batin seperti sekarang .


tapi demi harta ,dan jabatan yang tinggi ia pun menyingkirkan Alex ,bukannya mendapat yang lebih baik tapi justru ia mendapatkan menantu yang sangat jauh lebih buruk .


ia benar-benar menyesali perbuatannya yang terlalu matrealistis jadi ibu .


"Sudah ma ,biarkan saja Icha pergi dengan rangga ,lagi pula kan mereka juga masih status suami istri ma . pasti Icha punya alasan tersendiri .sekarang mama jangan menangis lagi ya " Ucap papa nya Marisa .


1 jam kemudian


Rangga ,Marisa dan shakila pun sudah tiba dirumah mereka .


sedangkan Fahira adik nya Rangga ,sudah berangkat lagi ke tempat kerjanya dia tidak sempat bertemu dengan Marisa lagi .


"mama sayang tolong maafkan papa ya .


papa tau kalau papa sudah bersalah dan membuat mama sedih dan sakit hati dengan ucapan papa kamaren " Rangga terus meminta maaf dan mencium punggung tangan istrinya itu .


"Iya pa .


mama sudah memaafkan papa kok " jawab Marisa


Marisa terpaksa harus memaafkan suaminya itu karena kondisi nya sedang berbadan dua .


lalu dia pun mengeluarkan sebuah alat kecil ,mungil dua garis merah dari dalam tas nya .


dengan perasaan gembira dia pun menunjukan alat pendeteksi kehamilan itu pada suaminya.


" mama ha. .hamil ????" tanya Rangga


Marisa pun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya .


"iya pa mama hamil " jawab nya


"Astaga Tuhan , bagaimana ini ?


aku kan belum siap untuk menambah anak lagi .


sekarang saja aku sedang pusing " batin nya


"Wah ...asik sebentar lagi kila bakalan punya Dede baru . semoga dedenya cewek ya ma biar bisa main masak-masak an bareng kila " ucap gadis kecil itu dengan polosnya


"Iya sayang amin " jawab Marisa


Marisa pun mengantar kila masuk ke kamarnya untuk istrihat karena besok kila harus bangun pagi - pagi dan berangkat kesekolah.


Sedangkan Rangga masih duduk di sofa , dia galau dan dilema karena setelah anak mereka lahir tanggungan nya juga pasti akan bertambah lagi.

__ADS_1


Setelah akila tidur ,Marisa kembali mendekati suaminya


"ternyata papa sayang masih disini toh !!


kirain tadi sudah tidur " ujar nya


"belum sayang, belum ngantuk .


sepertinya kepala papa pusing ni" keluh Rangga


Marisa pun duduk di dekat suaminya , pelan - pelan dia pun mulai memijat-mijat kepala suaminya dan ujung-ujungnya suaminya itu meminta jatah


"mama . papa pengen " ucap Rangga


dia memeluk dan menggendong Marisa di atas pangkuannya, saat Marisa duduk di atas pangkuan suaminya dia mulai merasa ada yang menonjol ,karena tidak ingin bablas melakukan nya di tempat terbuka itu akhirnya Marisa pun mengajak Rangga untuk masuk kedalam kamar


karena sudah tidak tahan lagi tanpa basa-basi dan pemanasan mereka langsung melakukan nya .


1 jam melakukan pertempuran di atas kasur akhirnya mereka lelah juga .


setelah selesai melakukan hubungan suami istri Icha pun masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya .


dan hampir saja ia terpeleset di lantai kamar mandi yang memang terasa licin karena susah beberapa hari tidak pernah di bersihkan.


"Awwwww. ." teriak Icha dari dalam


tapi untung saja dia berhasil memegang gagang pintu kamar mandi dan menahan kakinya . kalau tidak pasti dia sudah langsung keguguran.


"mama hampir saja terpeleset pa.


mama sangat takut ,kalau mama terpleset kan bahaya pa " ucap Marisa


untuk menenangkan istrinya yang cantik jelita itu Rangga pun memeluk Marisa dengan erat .


"Sudah ma tidak usah sedih, kan sekarang mama tidak kenapa-kenapa ".ucapnya


tapi saat memeluk Marisa entah kenapa tiba-tiba saja ia Kefikiran dengan janin yang ada di dalam perut Marisa itu .


"Kenapa tidak jatuh sekalian,kalau Icha jatuh kan otomatis janin nya juga akan jatuh " batin nya


akhirnya dia pun merencanakan sesuatu untuk melenyapkan bayi yang ada di dalam perut istrinya .


setelah jam 11 malam


saat Icha sudah tidur dengan terlelap ,Rangga pun memulai aksinya .


dia berpura-pura bermimpi dan berteriak-teriak seperti orang yang sedang kesurupan.


"tidak jangan . .tolong jangan bawa anak saya " teriaknya

__ADS_1


dia pun memukul dan menendang - nendang Icha sekuat -kuat nya tepat di bagian perut nya .


"Awww...sakittt pa ...hentikan " Icha langsung terbangun dari tidurnya dan menangis merintih kesakitan


Huhuhu....huhu . .huhu


Icha terus menangis sampai Rangga pun terbangun dan pura - pura kaget melihat Icha yang sedang menangis itu


"mama sayang .. mama kenapa ????" tanya Rangga


dia menyeka air mata istrinya dan pura -pura panik


"sakit pa. .sakit Huhu. .huhu" Marisa masih saja terus menangis


"dimana yang sakit sayang ???" tanya nya lagi berpura - pura menjadi orang bodoh


''perut mama sakit . tadi papa tendang dan papa pukul " jawab Marisa lagi


"astaga sayang ...


maaf ya ma , papa benar- benar tidak tau ,soalnya tadi papa bermimpi kalau kila di culik penjahat dan papa berusaha menyelamatkan kila dan melawan penjahat itu lalu memukul nya .


papa benar-benar tidak tahu ma ,andai papa sadar tidak mungkin papa tega memukul dan menendang perut mama seperti tadi " jawab Rangga


tapi lama kelamaan Marisa merasa semakin sakit dan perutnya terasa sangat kencang .


"papa...sakit banget !!! mama mama sudah gak tahan lagi " keringat Icha pun mulai bercucuran


"apa janinnya sudah meninggal ???


kalau meninggal tidak apa-apa aku sangat bersyukur tapi kalau terjadi sesuatu pada Marisa gimana ??


atau justru dia yang meninggal " Fikiran nya pun mulai kemana-mana


karena Marisa terus merintih kesakitan Rangga pun langsung melarikan istrinya itu kerumah sakit .


"mama sayang sabar ya kita akan segera ke dokter ".ucap Rangga


dia menggendong Icha masuk ke dalam mobil dan malam itu juga mereka langsung ke rumah sakit .


tapi belum sampai di rumah sakit tiba-tiba darah mengalir di kaki Icha


"sayang tahan ya ... sebentar lagi kita akan sampai" ucap Rangga


Sedangkan di dalam lubuk hati Rangga yang paling dalam dia sangat senang, karena dia tau darah yang mengalir di kaki istrinya itu adalah pertanda bahwa Icha sedang mengalami keguguran .


Tapi karena sudah terlanjur ditengah jalan dia pun melanjutkan perjalanan dan pura-pura tidak tahu kalau istrinya sudah keguguran .


beberapa menit kemudian mereka pun tiba di rumah sakit .

__ADS_1


Mereka turun dari mobil dan Rangga langsung menggendong istrinya ke ruangan pasien.


"dokter tolong istri saya dok ,dia sedang hamil dan tadi dia jatuh dari tangga " Ucap Rangga berbohong


__ADS_2