
Sebelum melamar Marisa , Rangga pun menelpon orangtuanya yang tinggal di kampung.
Kringgg . .Kringg . .Kringgg
ibu dan ayahnya yang sudah tua pun langsung mengangkat telpon dari Rangga .
"Halo assalamualaikum.
Ada apa Rangga ????" tanya ibunya
"Bu,Rangga mau ngasih tau kabar baik .
Kalau minggu depan Rangga akan melamar seorang wanita, Rangga ingin ayah dan ibu datang dan memberi kan restu pas kami" Ucap Rangga lewat telpon itu .
"menikah ???
apa tidak terlalu cepat nak, makam Marisa saja belum kering masa kamu sudah mau menikah lagi.
bukannya ibu ingin melarang mu nak , Tapi dijaman sekarang ini sangat sulit mencari wanita seperti Rika dari pada kamu menyesal menikahi wanita yang salah lebih baik kamu fokus mengurus fajar dan shakila saja dulu " kata ibunya yang berada di kampung
"Bu , Rangga tidak akan salah pilih .
Wanita itu mencintaiku dan juga anak-anak .
pokonya ibu dan ayah harus datang ya, Rangga akan segera mengirim kan ongkos ayah dan ibu datang kesini ." Ucap Rangga lagi
...****************...
Setelah beberapa hari kemudian Keluarga Rangga yang dari kampung pun sudah datang .
Hari Minggu Jam 10 pagi menjalang siang Rangga kembali datang ke rumah Marisa , tapi kali ini dia tidak datang sendirian .
dia datang dengan membawa beberapa rombongan keluarganya sekalian membawa seserahan yang akan diberikan kepada Marisa .
3 mobil berwarna hitam sekarang sudah terparkir dirumah Marisa .
setelah mobil berhenti ,Rangga pun keluar dari mobil diikuti oleh ayah ,ibu dan saudaranya Rangga juga .
Sedangkan Marisa dan orangtuanya sudah menunggu di depan pintu menyambut kedatangan tamu spesial yang datang .
"Assalamualaikum" ucap Rombongan mereka menyalam orangtua Marisa
"Walaikumsalam" Jawab keluarga Marisa
Setelah rombongan keluarga dan tuan rumah sudah duduk . lalu mereka pun membahas tanggal pernikahan antara Rangga dan juga Marisa .
Karena Marisa adalah terakhir dan paling cantik tentu saja mamanya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini .
__ADS_1
dia meminta mahar ratusan juta rupiah dan juga pesta mewah .
Tapi karena Rangga merasa beruntung mendapatkan wanita muda dan cantik seperti Icha ,Rangga pun tidak menolak permintaan mama nya Icha .
bahkan ia rela menjual sawah dan juga aset orangtuanya yang ada di kampung untuk tambahan modal pernikahan mereka.
Setelah beberapa jam membicarakan masalah pernikahan akhirnya keluarga Rangga pamit untuk pulang .
Saat di perjalanan ibu nya Rangga bicara pada anak pertamanya itu .
"Rangga , kalau menurut ayah dan ibu sebaiknya bicarakan lagi soal mahar calon istrimu .
masak kita harus menjual tanah ,sawah dan ladang .
berarti itu artinya dia tidak mengerti kondisi kita " Ucap ibu nya Rangga
jelas saja Marisa dan keluarga nya tidak mengerti karena yang mereka cari adalah harta lagi pula Rangga juga tidak pernah jujur pada mereka soal hartanya, rumah mewah nya yang belum lunas pun tidak ia ceritakan pada Marisa .
"Bu, Rangga kan anak laki-laki satu-satunya apa salah nya kita menjual aset-aset kita .
lagian dulu waktu Rangga menikah dengan Rika kan tidak ada acara pernikahan mewah sekarang Rangga juga ingin merasakan pernikahan mewah " Ungkap Rangga
Ibu dan ayah nya hanya bisa terdiam .
tidak berapa lama kemudian mereka pun tiba dirumah .
Hari demi hari terus berjalan ,tidak terasa hari Minggu hari yang di nanti-nanti pun telah tiba.
mereka juga datang dengan pasangan masing-masing .
tapi sayang ,kalau di hari pernikahan biasanya semua anggota keluarga ikut, tapi hari pernikahan kali ini beda
Rangga sengaja tidak menghadirkan kedua anak-anaknya .
Fajar dan Shakila tinggal dirumah di jaga oleh tantenya .
dan itu atas permintaan Icha sendiri ,dia malu kalau orang-orang tau kalau suaminya ternyata adalah duda beranak dua
Marisa dan keluragnya sangat senang dan bahagia karena baru mereka lah pertama kali yang merayakan acara semeriah itu di daerah tempat tinggal mereka .
mamanya ingin menunjukan kepada semua orang meskipun anaknya menikah dengan pria yang usianya jauh lebih tua dari putrinya tapi pria itu punya segalanya dan bisa membuat putrinya bahagia di segi materi .
"Jeng , selamat ya atas pernikahan putri bungsunya ,tapi kok wajah suaminya tua ya jeng ga cocok disandingkan dengan putri jenk yang cantik jelita itu " kata salah satu seorang tamu undangan
"gak papa tua jeng yang penting kaya, berpendidikan dan bisa membuat Marisa bahagia . untuk apa cari yang muda kalau hanya bikin sengsara . betul tidak ?????" jawab mama nya Maria
"Dan yang penting masih perkasa ya jenk Hahahah" jawab tamu yang lain sambil tertawa
__ADS_1
Saat mereka sedang asik membicarakan Rangga , tidak mereka sadari kalau ibunya Rangga ternyata mendengar semuanya
"jadi ini alasan mereka untuk menikah dengan Rangga ,ternyata memang benar perasaan ku selama ini .mereka hanya ingin mengincar harta Rangga . " batin ibu nya Rangga
mulai detik itu perasaan nya yang ingin menyayangi menantunya itu pun langsung hilang seketika .
Setelah pesta selesai.
Sekarang Marisa sudah sah menjadi istrinya Rangga .
Baru beberapa hari tinggal dirumah mewah itu Marisa sudah membuang semua foto-foto Rika.
"foto -foto wanita ini tidak pantas di pajang dirumah ini ,yang pantas di pajang disini hanyalah fotoku dan mas Rangga lagi pula kalau foto nya masih tergantung disini ,wajah nya akan terus menghantuiku " batin nya
saat Marisa sedang berusaha menurunkan foto itu tiba-tiba ibu nya Rangga datang .
"menantu apa yang kamu lakukan ?
kenapa foto almarhum Rika di diturunkan ??" tanya ibu mertuanya
"ibu mertua mbak Rika kan sudah meninggal jadi untuk apa lagi foto nya terus di pajang disini, lebih baik di ungsikan saja ke gudang ." Jawab Icha dengan santainya
"Tidak, saya tidak setuju jika foto Rika di turunkan . dan hanya foto ini satu-satunya cara melepaskan rindu fajar dan Shakila kepada mama mereka " ungkap ibu nya Rangga
dia menarik foto itu dari Icha , tapi Icha juga tidak mau kalah dia juga berusaha menarik nya kembali . mereka terus saling tarik menarik dan akhirnya
Crackkkkk!!!!!
Foto itu pecah berkeping-keping di lantai
mendengar suara kaca pecah seluruh orang yang ada di dalam rumah itu keluar termasuk Rangga ,Fahira dan anak-anak
"Ibu apa yang terjadi ????" tanya Rangga
belum sempat ibunya menceritakan kejadian yang sebenarnya ,Icha langsung memeluk Rangga dan menangis di pelukannya
"papa sayang, aku hanya ingin menyimpan foto mbak Rika dan menggantinya dengan foto kita. tapi malah ibu mertua melarang ku dan membentakku. ibu mertua juga mengatakan kalau foto kita tidak pantas di pajang disini .
kenapa pa ?
apa karena aku hanya istri kedua huhuh. .huhhh . .huhuh " Icha terus saja menangis di pelukan suaminya
"Ibu apa benar apa yang di katakan Icha ???" bentak Rangga pada ibunya yang sudah tua dan tidak berdaya itu .
"Tidak Rangga, bukan seperti itu ceritanya "
"Alah . .sudahlah aku tahu ibu memang tidak senang kan kalau Rangga menikah dengan Icha .
__ADS_1
Kalau seperti ini terus lebih baik ibu dan ayah kembali saja ke kampung " Ucap nya
"Kakak kalau kakak tidak bisa membuat ayah dan ibu bahagia setidaknya jangan membuat mereka sakit hati." Sambung Fahira kesal