Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Sangat terpukul


__ADS_3

Setelah puas jalan-jalan dan menghabiskan waktu dengan fajar dan akila di kampung , sekarang sudah saatnya Rangga harus kembali ke kota dan memulai aktivitas nya .


Senen pagi


Rangga pun berangkat ke kantor .


pagi ini cuaca di luar terlihat begitu sangat cerah tapi di jalanan begitu sangat macet ,untuk menghilangkan rasa penatnya melihat jalanan yang macet parah itu , kemudian Rangga pun memutar musik yang ada di mobilnya , tapi pagi itu benar-benar tidak ada siaran musik yang menurutnya asik.


yang ada hanya berita dan gosip artis dan juga berita yang sedang viral yang menurutnya tidak menarik sama sekali.


tapi saat ia ingin mematikannya kembali , ia mendengar berita yang membahas tentang penipuan rumah mewah dan juga uang milyaran rupiah .


yang membuat ia merasa tertarik ingin terus mendengar berita itu sampai selesai karena ia merasa nasibnya tidak jauh berbeda dengan judul berita yang sedang ia dengar itu .


akhirnya ia pun menyimak berita yang di sajikan reporter di pagi hari itu .


Berita itu menyampaikan bahwa polisi berhasil membekuk sekumpulan penjahat dan penipu kelas kakap .


Karena banyaknya laporan yang masuk , atas terjadinya penipuan jual beli ilegal sertifikat tanah, rumah ,emas , mobil dan barang - barang yang kisaran harganya memang sangat tinggi dan fantastis .


dan ada pula yang sengaja menipu para Travelling lokal yang hendak pergi ke luar negeri .


korban penipuan juga banyak yang frustasi, gila dan bahkan sampai ada yang bunuh diri .


berita pagi itu memang benar-benar membuat Rangga merinding.


"Bukan hanya orang luar saja yang ditipu .


aku sendiri juga sudah pernah di tipu oleh mertua ku sendiri, memang di dunia ini terlalu banyak orang jahat .


harusnya penjahat dan penipu seperti itu memang baiknya di bakar saja " Kesalnya


setelah beberapa menit kemudian, jalanan sudah kembali lancar dan normal setelah polisi datang, dan ternyata yang mengakibatkan macetnya jalanan karena ada truk yang rusak tepat di perempat jalan ke arah kantor nya .


Setelah 15 menit kemudian rangga pun tiba di kantornya .


Sedangkan di tempat yang berbeda , marisa terlihat kewalahan mengurus mamanya yang semakin hari semakin parah .


Wanita cantik itu hanya bisa menangis dan berharap ada keajaiban yang mengangkat penyakit yang di derita mamanya .


pernah sekali ia ingin membawa mamanya kerumah sakit untuk berobat, tapi papanya malah melarang .


karena papanya takut kalau mereka berdua akan masuk penjara setelah selesai berobat.


Jam 2 siang, setelah Icha selesai menyuapi mamanya makan, sakin capeknya ia ketiduran di samping mamanya .


tapi jam 4 Sore setelah ia terbangun dari tidurnya ia melihat keluar cairan putih berbusa dari mulut mamanya .


tentu saja ia sangat ketakutan .

__ADS_1


"Mama. .mama kenapa ma .


ayo bangun ma " ia menangis sejadi-jadinya


meskipun ia berteriak histeris tapi mamanya tidak kunjung bangun


dan ternyata mamanya sudah meninggal akibat meminum obat nyamuk yang sering mereka gunakan untuk menyemprot nyamuk .


"Papa. .dimana ?


papa ...


mama ,pa " teriak Icha memanggil -manggil papanya dan menyuruh papanya agar segera melihat mamanya


tapi sayang meskipun Icha berteriak memanggil papanya ,papanya sudah tidak bisa menyahut panggilan dari putri tercinta nya


"Papa dimana sih ,kenapa diam aja ! "


Marisa berjalan ke dapur sambil memanggil papanya


tapi saat ia ingin minta tolong pada papanya, yang ada ia malah tambah histeris


karena ternyata papanya juga sudah tidur di lantai dan mengeluarkan cairan putih berbusa dari mulut nya juga .


"Ya Allah ada apa ini ????


tolong berikan aku kesempatan untuk berbakti pada mereka , aku ingin melihat mereka bahagia di sisa umur mereka yang sudah tua .


Mama. .papa ayo bangun ".Teriak nya


ia terus menangis sekuat-kuatnya.


Tetangga yang selama ini tidak mengetahui keberadaan mereka di rumah itu , satu persatu sudah mulai berdatangan dan mereka berkumpul di depan rumah orangtua Marisa .


"pak, apakah bapak dengar suara teriakan " tanya salah satu warga


"iya pak saya dengar , makanya saya datang kesini " jawab warga yang lain


"Iya sama pak...saya juga dengar suara wanita menangis sambil berteriak dari dalam rumah ini " sambung tetangga yang lain lagi


mereka mencoba mengetuk pintu dan mengucap salam ,tapi tidak ada satupun yang membuka pintu dan menyahut salam mereka .


justru suara tangisan itu terdengar semakin kencang lagi.


"Dobrak aja pintunya pak, pasti sudah terjadi sesuatu di dalam " seru ibu-ibu yang berdatangan


akhirnya mereka pun terpaksa mendobrak pintu yang di kunci rapat itu .


" Marisa

__ADS_1


ada apa ?


apa yang terjadi dengan mama dan papa mu ????" tanya warga


mereka sangat kaget melihat kedua orangtua Marisa sudah meninggal dalam waktu yang bersamaan.


"Jadi selama ini Marisa dan orangtuanya tinggal dirumah ini , tapi kenapa kita semua tidak tahu ya " bisik salah satu ibu-ibu yang berhasil masuk kedalam rumah itu


"Mungkin mereka memang sengaja bersembunyi di dalam Bu, karena mereka kan sedang di cari-cari polisi, rumah ini juga selalu di awasi " jawab ibu-ibu yang lain


"Di cari polisi, kenapa ????


memangnya ada apa ????" sambung ibu yang lain


"Ya ampun ,memang nya ibu tidak tahu?


orangtua Icha kan sudah melakukan penipuan, dia menipu menantunya sendiri dan menjual rumah menantunya kalau tidak salah dengar sih uang hasil yang mereka tipu milyaran "


"Ya ampun ibu - ibu .


insaf dong Bu ,tolong jaga ucapan kalian . bisa-bisanya kalian membahas masalah dan menceritakan keburukan orang yang sudah mati .


apa kalian tidak kasihan melihat kedua almarhum ????


harusnya kita saling mendoakan yang baik-baik untuk mereka " sambung ibu RT yang ada di tempat itu


semua warga pun mulai bergotong royong mengurus jenazah .


atas permintaan dari Icha sendiri yang tidak sanggup melihat jenazah orangtuanya berlama-lama untuk di tangisi.


hari itu juga papa dan mama nya langsung di makamkan oleh warga setempat di tempat pemakaman umum .


Marisa benar-benar sangat terpukul atas musibah yang menimpa dirinya saat itu .


tidak ada saudara ,kerabat atau teman dekatnya yang datang .


dan ia memang sengaja tidak memberi tahu siapapun termasuk Karina .


jangan kan untuk mengabari saudara atau orang lain, untuk berdiri dari tempat duduknya saja dia sudah tidak sanggup .


dia terus menangis sejadi-jadinya melepaskan kepergian papa dan mamanya untuk selama-lamanya .


" pa, ma yang tenang disana ya!!!


Icha pasti akan selalu merindukan kalian, dan kalian selalu ada di hati Icha ma ." tangisnya kembali


yang paling membuat ia merasa terpukul adalah saat melihat kepergian kedua orangtuanya dengan cara yang mengerikan .


Papa dan mamanya bunuh diri diri di waktu yang bersamaan di depan matanya .

__ADS_1


__ADS_2