Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Acara ulang tahun


__ADS_3

Hari Selasa tepat tanggal 9 Juli Marisa ulang tahun .


Diam-Diam Alex mempersiapkan kejutan untuk wanita yang sangat ia cintai itu .


Semua gajinya selama satu bulan telah ia habiskan untuk membuat acara itu ,


dia sengaja membooking sebuah kafe sederhana untuk mereka berdua ,dia juga sengaja mengundang Shinta ,Karin dan Helen untuk datang meramaikan acara nanti malam .


"Mbak saya mau dekorasi nya di ganti dengan teman warna pink semua ya.


soalnya pacar saya sangat suka warna pink .


Dan saat saya dan pacar saya nanti tiba di kafe ini tolong di matikan lampunya " Jelas nya


"Iya baik mas" jawab pelayan kafe


setelah selesai menyusun rencana Alex pun pulang .


Tidak terasa waktu terus berputar dan malam hari pun tiba .


jam 7 malam sebelum Alex dan Marisa tiba di kafe , ketiga sahabatnya ternyata sudah tiba lebih dulu desana dengan pasangan mereka masing-masing.


Sedangkan Alex sedang di jalan ingin menjemput kekasihnya itu .


Kringgg . .Kringg . .Kringgg


Marisa yang sedang siap-siap berdandan pun mengangkat Telpon dari Alex .


"Halo Lex ada apa ????" tanya nya


"Halo juga sayang ku, Ooh. .iya aku udah di depan rumah tetanggamu nih mau menjemput kamu, kita keluar yuk "


Marisa kaget,tapi karena dia sudah terlanjur janjian dengan Rangga ,dia pun menolak ajakan Alex lagi


"Ta. .tapi Lex aku sedang di luar bersama dengan teman-teman ku


maaf ya kita keluarnya lain kali saya, soalnya kamu juga ngajak nya dadakan sih " kata Marisa


jelas saja Alex memberitahu nya dadakan karena ini memang kejutan .


dan bukan sekali ini Alex seperti itu .


sudah 2 kali mereka merayakan ulang tahun tahun Marisa bersama-sama tapi Marisa malah tidak mengerti .


"Yaudah deh sayang ,kalau kamu udah janjian dengan teman-teman mu gak apa-apa deh aku pulang saja " ujar nya


padahal Alex tidak pulang , setelah dari rumah Marisa dia langsung pergi menuju kafe yang sudah di booking .


Alex mengira kalau Marisa sudah tau rencananya dan sudah pergi duluan ke kafe itu dengan teman-temannya seperti apa yang di katakan marisa tadi lewat telpon .


beberapa menit kemudian Alex pun tiba di kafe yang sudah dia booking.


"Alex kenapa datang sendirian Marisa nya mana ????" tanya Shinta

__ADS_1


"Loh, katanya tadi sama kalian " jawab Alex lebih bingung lagi


"tidak Lex dia belum datang kesini ,dari tadi hanya kami yang ada disini " sambung Karin


Tanpa banyak bertanya Helen langsung menelpon Icha


Kringgg . .Kringg . .Kringg


"Halo Len ada apa?????" tanya marisa


Marisa dan Rangga sedang dalam perjalanan menuju puncak


"Kamu dimana cha???"


"aku sekarang sedang pergi jalan-jalan menuju puncak dengan Rangga .


memang nya kenapa ????" Tanya marisa


karena kesal Helen pun langsung mematikan telponnya .


setelah selesai telponan Wajah Helen langsung berubah jadi lemas .


" apa kata Marisa lenn??? dan dimana sebenarnya Marisa ???" tanya Alex


"katanya dia sedang jalan menuju puncak dengan seseorang " Jelas Helen


meskipun dia tidak memberitahu siapa seseorang itu tapi Shinta dan Karin sudah tahu kalau seseorang yang di maksud Helen adalah Rangga ,pria tua yang sudah punya istri dan juga anak itu .


"Marisa ada apa sebenarnya yang terjadi ,kenapa kamu sekarang selalu berbohong padaku .


Andai kamu tahu sayang, aku sengaja menyiapkan ini semua untuk mu ,aku ingin kamu bahagia di hari spesial mu ini " Ungkap nya


matanya terlihat merah sepertinya Alex sedang menahan tangis.


Suami Helen pun mendekati Alex dan menepuk-nepuk pundak Alex dengan pelan .


"Bro sabar ya, aku tahu kamu pasti sangat sedih.


tapi kau adalah pria bro jadi kau harus kuat ya, dan perjuangan mu ini belum ada apa-apa nya di banding perjuangan ku untuk mendapatkan Helen dulu sebelum menikah " kata suami Helen


memang benar apa yang di katakan suami Helen


hubungan mereka dulu juga tidak direstui oleh orangtua Helen, bahkan orangtua Helen sempat ingin memenjarakan dirinya karena memacari Helen saat di usia Helen 16 tahun .


tapi perjuangan mereka akhirnya berujung manis dan sekarang orangtua Helen sangat menyayangi dirinya .


"Iya bro kamu benar , perjuangan ku ini memang belum seberapa ." sepertinya ia kembali bersemangat dan bangkit dari kesedihan


Mereka tahu kalau Marisa tidak akan datang di acara itu, akhirnya mereka pun makan dan memotong kue sambil menyalakan petasan .


mereka juga berusaha menghibur Alex .


Setelah jam 11 malam ,Shinta dan gebetannya pulang, helan dan suaminya juga pulang .

__ADS_1


Lalu Alex pun pulang .


Setibanya dirumah


Alex kembali menghubungi Marisa , tapi sayang Marisa tidak mau mengangkat telpon dari Alex .


dia tidak sadar saat menunggu kabar dari Icha ia pun ketiduran.


sedangkan Marisa sedang asik berduaan dengan Rangga , Di malam yang dingin itu Rangga mengecup bibir Marisa .


"Marisa maukah kau menjadi pacarku ???" tanya nya


"sebenarnya saya mau pak, tapi kan bapak punya istri .


kalau istri bapak tau gimana ????


nanti saya yang di salahkan " jawab Marisa


"Istri saya sudah lama sakit-sakitan dan sudah lama pula saya tidak pernah mendapat kebahagiaan. rasanya rumah tangga saya hambar tanpa adanya rasa cinta .


saya juga capek mengurusi istri yang sakit-sakitan sudah berulang kali saya membawa dia berobat tapi sakitnya bukannya sembuh malah tambah parah " Kata Rangga


dia terus menceritakan hal - hal buruk tentang ibu dari anak-anaknya itu .


sehingga membuat Marisa jadi prihatin dan kasihan pada Rangga


"Ya ampun pak jadi selama ini bapak tidak bahagia dengan ibu Rika ya ??


kasihan sekali bapak dan juga anak-anak." jawab Marisa


Marisa memang kenal dengan Rika .


karena dulu setiap hari ia membeli jajanan yang dijual Marisa di kantin sekolahan .


karena mereka sudah puas menatap ke indahan malam hari dari puncak , Marisa pun mengajak Rangga untuk pulang .


Tapi ternyata saat Icha dan Rangga hendak turun dari puncak ,tiba-tiba penjaga puncak menutup pintu ke luar .


mereka terjebak dipundak ,yang awalnya mereka hanya ingin jalan-jalan tapi karena terjebak akhirnya Rangga pun memesan satu villa untuk mereka .


"Cha kita nginep aja ya , udah jam 1 malam .kalau kita tidur di dalam mobil sampai pagi takutnya ada orang yang iseng pada kita .soalnya dengar-dengar puncak ini rawan kejahatan.


Minggu kemaren saja polisi menemukan mayat disini katanya sih di bunuh " Rangga menakut-nakuti Icha


karena tidak ingin mati sia-sia akhirnya Marisa pun menerima tawaran Rangga .


"iya pak pesan villa saja .


aku tidak mau mati di usia muda "


Akhirnya mereka pun memesan sebuah kamar .


"

__ADS_1


__ADS_2