
Setelah libur kerja 3 hari berturut - turut
keesokan harinya , Marisa kembali masuk kerja .
saat tiba di kantor ia langsung masuk ke ruangan ibu managernya
Tok . .Tok. .Tok . .
"Permisi Bu " ucap nya dari luar
"Masuk !!!!" perintah Jesika.
ia mengenal suara yang sudah tidak asing lagi di telinganya dan dia tahu kalau suara itu adalah suara Marisa
"Akhirnya Icha datang juga " batin nya sambil menarik nafas
setelah dipersilahkan masuk, Marisa pun masuk keruangan dan minta maaf pada Jesika
"Bu maafkan saya.
kemaren saya tidak masuk karena ada urusan penting .
saya tahu kalau saya sudah bersalah . libur seenak nya tanpa minta ijin pada ibu , tapi semuanya karena keadaan yang benar-benar sangat mendesak bu, sampai-sampai untuk memegang handphone pun sudah tidak sempat Bu.
tolong maafkan saya Bu, saya tidak akan mengulanginya saya janji !!! " ucap Marisa
sambil menundukkan kepalanya
ia tidak berani melihat wajah Jesika
"Oke tidak masalah .
kali ini saya maafkan !!!
tapi jangan coba-coba mengulangi kesalahan yang sama.
apa kamu sudah lupa dengan janjimu yang tidak akan pernah membuat saya kecewa???
dan kenyataan nya kemaren kamu sudah membuat saya kecewa Marisa " kata jesika
"Iya Bu . .saya masih ingat .
maafkan saya Bu " ujar Icha kembali
"iya . .iya baiklah saya maafkan .
sekarang kembalilah keruanganmu , karena ada banyak pekerjaan yang harus kamu kerjakan sebelum besok lusa kita berangkat ke puncak untuk getring family" Perintah Jesika
Jantung Marisa yang tadinya hampir copot karena takut di pecat ,sekarang sudah merasa lebih lega .
dia pun pergi ke ruangan nya dengan hati yang tenang.
"Syukurlah ,ibu Jesika masih mau memaafkan kesalahan ku .
tapi kalau aku ikut getring family besok lusa, siapa yang akan mengurus papa dan mama ????"tanya nya dalam hati
ia pun masuk ke ruangan dan fokus mengerjakan tugas-tugas yang di berikan atasan nya .
tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, dan jam di dinding pun sudah menunjukkan pukul 5 sore .
Seperti biasa , semua karyawan dan staff kantor sudah berpulangan.
hanya tinggal Marisa , cleaning service dan satpam di kantor itu .
saat ia sedang fokus mengerjakan pekerjaannya, cleaning service tiba-tiba datang dan mengetuk pintu ruangannya.
Tok . .Tok . Tok . .
"Permisi " ucap wanita itu dari luar
__ADS_1
"Iya masuk " sahut Marisa dari dalam .
kedua wanita yang bekerja sebagai cleaning service itu pun masuk .
"Maaf Bu, saya mau membersihkan ruangan ibu tidak apa-apa kan Bu ???"tanya petugas cleaning service
Sebenernya dia merasa tidak enak karena sudah lancang menganggu Marisa .
tapi karena semua ruangan sudah selesai ia kerjakan kecuali ruangan marisa, dan ia juga harus buru-buru pulang .
"Ooo..iya silahkan mbak !!!
gak apa-apa mbak , santai aja " jawab Icha sembari mengutak-atik laptop yang ada di depan nya .
"Tumben belum pulang Bu???
yang lain kan sudah pada pulang " ujar wanita itu
"Biasa mbak lembur !!!!" jawab Icha singkat
ia tidak merasa terbebani dengan semua tugas-tugas yang di limpahkan kepadanya
seandainya saja ia tidak libur kemaren, pasti dia juga akan pulang tepat jam pulang nya karyawan yang lain .
Setelah beberapa menit kemudian cleaning service itu pun sudah selesai mengerjakan pekerjaan dan ruangan itu juga sudah kembali terlihat bersih .
waktu terus berlalu dan sekarang jam di dinding sudah menunjukkan pukul 6 petang .
"akhirnya pekerjaan ku selesai juga "batin nya
ia mengemasi barang-barangnya dan tiba - tiba saja ponselnya berdering panggilan masuk dari Jesika .
"Tumben jam segini ibu Jes nelpon ,ada apa ya ???" batin nya
dia langsung mengangkat telpon dari atasan nya tersebut .
"Hallo bu " ucap nya
"Baru saja mau pulang bu, memang nya ada apa ya Bu ?????" tanya Icha kembali
"Malam ini kamu tidak usah pulang ya mer, kamu tidur dirumah saya saja .
karena besok pagi-pagi sekali kita harus sudah berangkat" kata jesika
"ta ..tapi Bu saya kan belum ijin sama orang rumah ,dan saya juga belum ada persiapan." jawab Icha
"tidak ada alasan ,bukan kah dari Minggu lalu saya sudah katakan kalau besok kita akan mengadakan getring.
lagian kamu kan bisa ijin lewat telpon, dan kalau masalah baju dan lainnya kamu tidak usah khawatir , karena saya punya banyak baju yang muat di badanmu
pokoknya saya tidak mau dengar alasan apapun, sekarang kamu turun Karena suami saya sudah di bawah menunggumu.
saya menyuruh nya untuk menjemput mu "
Jesika pun langsung menutup telpon
Baru saja mereka selesai telponan ,suami Jesika sudah berdiri di depan pintu .
jantung Marisa berdetak sangat kencang, tangan nya gemetaran.
dia sangat takut melihat pria yang ada di hadapan nya sekarang, ia masih trauma dengan kejadian yang di depan kamar mandi waktu itu .
apalagi di gedung itu juga sudah tidak ada siapa-siapa lagi .
hanya ada Marisa seorang dan juga Suami atasan nya.
sedangkan satpam penjaga di bawah, seandainya terjadi apapun maka tidak akan ada yang menyelamatkan .
"Halo sayang ku ..yang cantik jelita " ucap pria itu
__ADS_1
sambil berjalan mendekati Icha
"Pak tolong mundur lah , jangan macam-macam sama saya " kata Icha
"Marisa . .Marisa . .
tidak usah jual mahal, kamu itu murah di mataku, wanita seperti kamu ini bisa ku dapatkan 10 dalam satu hari.
Ayolah sayang mendekat lah ,aku tahu kamu juga pasti butuh belaian kasih sayang kan ???" ujar nya
ternyata suami Jesika sudah tahu kalau Rangga adalah mantan suaminya, dan ia tahu kalau sekarang Marisa sudah menjanda .
"Tolongggg . .Tolongggg "
Marisa terus berteriak saat suami Jesika terus mendekati dirinya dan menatap nya dengan penuh hawa nafsu .
"Ayo Marisa terus saja kamu berteriak sekuat-kuatnya .
semakin kamu teriak semakin aku tidak sabar ingin menikmati tubuhmu yang sangat indah ini "
Marisa berusaha berhasil keluar dari pintu ruangan nya dan berhasil menyelamatkan dirinya .
dia terus berlari melewati anak tangga
tapi saat ia tiba di lantai 1 suami Jesika sudah terlebih dulu tiba disana .
"Kemana pun kamu berlari, pasti aku akan menemukan mu .
padahal kamu tidak perlu berlari -lari dan takut melihat ku .
kamu hanya tinggal tidur dan menikmati nya sudah selesai,tidak perlu kucing -kucing an seperti ini Hahahaha . ." suami Jesika terus tertawa
"Dasar Bangsat!!
aku tidak akan sudi memberikan tubuhku untukmu"cercah Icha
"Berani sekali kamu menyebut ku bangsat "
Pakkkkkk
sebuah tamparan melayang di wajah Icha
kali ini pria itu tidak akan membiarkan Icha lolos
tapi entah apa yang terjadi
tiba-tiba satpam itu masuk ke dalam gedung
Dan suami Jesika langsung menghentikan aksinya .
"Pak. .ibu Jesika nelpon " ucap satpam itu sambil memberikan ponselnya
"Dasar satpam sialan, kamu hanya mengganggu acaraku saja" batin pria itu
"Halo pa ,kamu udah ketemu Marisa belum ???" tanya jesika lewat telpon
"i. .iya ma sudah
ini kami sudah mau jalan pulang kerumah kok "
"Oke pa, buruan ya . .
karena sebentar lagi ada beberapa kolega yang mau datang kerumah "
" iya ma . .siap " jawab suaminya Jesika
setelah selesai telponan
mereka bertiga pun keluar dari gedung .
__ADS_1
Suami Jesika dan Marisa masuk ke dalam mobil dan berangkat .
di dalam mobil marisa masih terus menangis dan ketakutan.