
Setelah puas mendapat hiburan diluar rumah Rangga pun pulang.
tidak berapa lama kemudian diapun tiba dirumahnya , saat tiba dirumah ia sedikit kaget melihat ada pak RT dan Bu Nuri disana .
didepan pak RT sudah terkumpul uang sumbangan dari warga sekitar 30 juta rupiah .
" Eh ada pak RT dan Bu Nuri " ucap nya
setelah menggantungkan kunci mobil dan meletakkan tas kerjanya pada tempatnya lalu ia pun duduk di dekat istrinya .
sedangkan istrinya terus saja menundukkan kepalanya , ia takut setelah ini pasti suami nya akan memarahinya .
"jadi begini pak Rangga
saya ,Bu Nuri dan warga yang lain berniat ingin membantu biaya berobat istri bapak, dan Alhamdulillah uang bantuan dari warga sudah terkumpul senilai 30 juta rupiah .
Tolong di terima bantuan dari kami ini ya pak " kata pak RT
Dengan wajah nya yang marah dan kesal , Rangga manatap wajah istrinya , ingin rasanya ia mengamuk saat itu juga , tapi tidak mungkin ia mengamuk di depan pak RT dan Bu Nuri akhirnya dia menahan amarahnya sampai pak RT dan Bu Nuri pergi .
"Ya ampun pak RT tidak seharusnya kalian melakukan ini untuk istri saya , tanpa bantuan dari kalian saya masih mampu loh pak untuk membawa istri saya berobat .
tapi saya merasa tidak ada gunanya saya membawa dia berobat Karena penyakitnya tidak akan pernah sembuh lagi .
bapak tau sendiri kan kalau istri saya sudah lama sakit !!
jadi untuk apa saya membuang-buang uang saya kalau memang tidak membuah kan hasil , percuma pak !!!! " tukasnya
"jadi tolong kalian bawa saja uang ini pulang dan berikan kepada orang - orang susah dan yang pasti orang itu bukan istri saya ya pak " ucap nya lagi
"Tapi pak Rangga, kami ikhlas memberikannya tolong diterima ya pak " bujuk pak RT
Pak rt dan Bu Nuri pun pulang mereka tidak mau membawa uang itu kembali . apapun yang dikatakan Rangga tadi , tidak akan mengubah niat mereka untuk membantu istrinya yang sedang sakit-sakitan itu .
Setelah pak RT dan Bu Nuri pulang ,Rangga pun menyuruh kedua anak-anaknya masuk ke kamar .
dia tidak ingin kedua anak nya melihat pertengkaran .
setelah anak-anaknya sudah masuk kedalam kamar dia pun memarahi istrinya .
"kamu benar-benar keterlaluan ya ma !
bisa-bisa nya kamu minta bantuan pada orang lain, jadi kamu anggap apa aku ini ???
kamu benar-benar udah bikin aku malu tau gak !!!
__ADS_1
mau taro di mana mukaku kalau sampai orang-orang luar yang menghormati ku tau bahwa istriku minta penggalangan dana pada orang lain untuk biaya berobat nya , apa yang akan mereka katakan ?
pasti mereka akan bilang kalau aku tidak perduli dengan istriku " dia terus mengomel tanpa henti
setelah Rangga puas memarahi istrinya diapun masuk kedalam kamar .
untuk meredem emosinya yang terus memuncak Akhirnya dia pun tidur .
Keesokan harinya , setelah suami nya pergi bekerja
Rika pun pergi ke rumah Pak RT .
Tok . .Tok . .Tok . .
"Assalamualaikum " ucapnya
"Walaikumsalam " pak RT pun membuka pintu dan menyuruh Rika masuk ke dalam rumah
"Pak RT saya sangat berterimakasih atas niat baik pak RT ,ibu-ibu dan bapak-bapak yang berniat membantu saya
tapi mohon maaf saya tidak bisa menggunakan uang ini .
jadi seperti yang dikatakan suami saya lebih baik bapak berikan saja pada orang susah atau anak yatim yang lebih membutuhkan " ungkapnya
"Bu Rika tolong jangan menolak nya , yang ini adalah rejeki ibu . kami benar-benar ikhlas ingin menolong ibu .
"iya pak saya tau niat baik kalian, tapi apakah bapak mau kalau saya dan suami saya ribut karena uang ini ???
percuma saya sehat kalau suami saya tidak ikhlas kalau saya memakai uang ini buat biaya operasi saya pak " Ucapnya dengan nada lirih
tidak terasa air matanya jatuh bercucuran di depan pak RT
akhirnya dengan terpaksa pak RT pun menerima kembali uang sumbangan itu dia tidak mau melihat suami istri itu bertengkar karena mereka
"Baiklah Bu Rika .
kalau begitu saya akan terima kembali uang ini .
semoga Allah mengangkat penyakitnya Bu Rika ya "
"aminnn" Jawa nya
karena tidak mau berlama-lama di rumah pak RT , setelah menyerahkan uang itu Rika pun langsung pulang .
Flashback On !!!!
__ADS_1
Sebelum Rangga dan keluarga nya pindah ke rumah mewah mereka saat ini , dan punya mobil . beberapa tahun yang lalu mereka pernah tinggal di sebuah kontrakan sempit .
7 tahun yang lalu ekonomi mereka bisa dikatakan pas-pas an atau sering kekurangan .
Suaminya hanya seorang tenag guru honorer di salah satu SMP swasta ,waktu itu gajinya sekitar 4 ratus ribu perbulannya . Untuk membantu perekonomian keluarganya ,membeli susu dan popok anaknya yang masih kecil jadi terpaksa Rika harus berjualan es dan jajanan anak-anak di kantin sekolah SMP tempat suaminya itu mengajar .
Ia berjualan sambil memomong kedua anak-anaknya .
waktu itu anak pertama nya masih berumur 5 tahun dan anak keduanya berumur 1,5 tahun .
meskipun Rangga seorang guru, tapi dia selalu dikucilkan dan di jauhi oleh guru-guru yang lain .
bukan karena mereka miskin , tapi karena Rangga adalah orang yang sombong dan bicaranya selalu meninggi tidak sesuai dengan kenyataan.
Rangga juga pernah kecelakaan parah sehingga membuat ia geger otak, bahkan dia juga lupa ingatan sampai berbulan - bulan .
karena ia tidak di anggap waras dan tidak mampu mengajar anak-anak maka pihak sekolah pun memberhentikan Rangga secara sepihak .
saat Rangga jatuh sakit dan terpuruk ,Rika lah yang berjuang sendirian untuk menghidupi suami dan kedua anak-anaknya .
ia berjuang mati-matian berjualan gorengan keliling kampung dari pagi sampai sore .
satu orang pun tidak ada yang menolong nya
karena Rika dan Rangga merantau berdua dan jauh dari keluarga besar .
kedua keluarga mereka tinggal di kampung .
Tapi dengan seiring berjalan nya waktu Keajaiban pun datang .
Allah mengangkat derajat keluarga yang menyedihkan itu.
Ingatan Rangga kembali pulih , dia juga di nyatakan menang menjadi pegawai negeri sipil .
setelah itu kehidupan mereka pun mulai berubah.
Rangga menyuruh istrinya berhenti berkerja ,pelan-pelan mereka pun mulai membeli lahan kosong dan membangun rumah .
tapi saat Rangga sudah kembali sehat dan mereka memiliki segalanya .
Allah kembali memberikan ujian pada Rika
Awalnya dia merasa kalau sakit yang di deritanya hanyalah sakit biasa , dia tidak pergi berobat dan terlalu menyepelekan sakit ny dan menyembunyikan penyakitnya itu dari suaminya juga .
tanpa dia tahu perlahan-lahan penyakitnya itu pun mulai menggerogoti tubuhnya sampai kurus kering seperti sekarang .
__ADS_1
Tapi anehnya ,sudah melihat istrinya sakit-sakitan Rangga juga bukan membawa istrinya berobat malah membiarkan nya begitu saja .