Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Sahabat lama


__ADS_3

Pagi ini , cuaca di luar terlihat sangat cerah . dan Marisa juga sudah merasa lebih baik dari hari-hari kamaren .


sesuai dengan janjinya pada ibu-ibu yang menabrak nya beberapa hari yang lalu, hari ini ia pun langsung berangkat menuju kantor ibu - ibu yang menabraknya itu .


Kedatangannya kesana ingin bertemu secara langsung dan membicarakan yang pernah mereka bahas tempo hari .


setelah 30 menit kemudian , tibalah Marisa di perusahaan itu sesuai dengan arahan maps yang ia ikuti sejak tadi .


Kringgg ...Kringgg ... Kringg


"halo Bu, ini saya Marisa yang tidak sengaja ibu tabrak beberapa hari yang lalu .


sekarang saya sudah tiba di depan perusahaan ibu, bolehkah saya masuk sekarang Bu ?????"tanya Marisa


"Ohhh..iya tentu saja sangat boleh .


tapi lebih baik kamu tunggu di bawah aja ya ,sebentar lagi anak buah saya akan turun kebawah untuk menjemput kamu " jawab nya


karena ia tidak ingin Marisa bingung mencari ruangannya , makanya ibu menager itu mengutus Anak buahnya untuk menjemput Marisa ke luar .


"Iya Bu baik !!" jawab Marisa dari luar sana


tidak berapa lama kemudian , datang lah seorang pria dia berdiri persis di depan wanita yang baru saja di ceraikan itu ,dan pria itu langsung menyapa Icha dengan sangat sopan .


"Hallo mbak . .apa benar mbak yang bernama Marisa ???" tanya pria itu


"iya pak benar.


saya adalah Marisa "


"kalau begitu ayo masuk mbak , saya akan mengantar mbak ke ruangan ibu manager" kata pria tersebut


Marisa mengikuti langkah kaki pria itu dari belakang.


dan beberapa detik kemudian ,setelah menaiki lift akhirnya mereka pun tiba di ruangan manager perusahaan.


"Mbak ini adalah ruangan ibu Jesika ,mbak masuk aja langsung ya " ucap pria itu, kemudian dia kembali turun menggunakan lift .


"Permisi "ucap Marisa dari luar


"iya silahkan masuk " jawab manager perusahaan itu .


"ayo Marisa, silahkan duduk .


Ooo. .iya terimakasih ya akhirnya kamu datang juga ke kantor ini, kalau kamu tidak datang saya pasti akan merasa sangat kecewa .


kalau begitu langsung saja ya, sekarang saya akan jelaskan tugas-tugas mu " Ucap manager perusahaan yang bernama Jesika itu


dia pun langsung menjelaskan tugas-tugas yang harus di kerjakan Marisa .


Jesika sudah lama menjambat jadi menager di perusahaan itu.


Umur wanita yang bernama Jesika itu sekarang memasuki 41 tahun


tapi wajahnya , tetap terlihat cantik dan awet muda .


dan suaminya bekerja sebagai staff di perusahaan itu juga.

__ADS_1


awalnya suaminya yang menjabat sebagai manager di kantor itu , tapi saat dulu suaminya jadi menager dia sempat bertingkah dan selingkuh dengan wanita lain.


karena Jesika dan keluarganya mengetahui perselingkuhan yang terjadi ,jadi orangtua Jesika pun langsung menurunkan jabatan suaminya menjadi staff dan di pindahkan ke cabang .


Dan sekarang Jesika lah yang menjabat Mengantikan posisi suaminya .


perusahaan itu adalah milik keluarga Jesika, dan dia adalah satu-satunya Anak Orangtuanya yang akan mewarisi perusahaan itu


semenjak itu pula Jesika atau ibu manager itu sering bertengkar dengan suaminya.


sebenarnya mereka juga sempat ingin bercerai tapi Jesika masih tetap mempertahankan rumah tangga nya walaupun tanpa cinta karena ia tidak ingin anaknya menderita karena korban perceraian.


"Marisa ...kebetulan minggu-minggu ini jadwal meeting saya sangat padat .


jadi saya benar-benar sangat butuh assisten pribadi .


apakah kamu bersedia masuk kerja secepat nya ????" tanya jesika


"iya saya siap Bu.


seandainya ibu membutuhkan saya mulai hari ini bekerja di sini ,saya sangat siap " jawab Marisa dengan percaya diri .


"Oke baik .


memang harus begitu mer, lebih cepat lebih baik .


kalau begitu hari ini kamu belajar pelan-pelan dulu ya .


Ooo...iya kalau soal gaji kamu tidak usah khawatir mer .


saya akan menggaji kamu 2 kali lipat dari gaji-gaji yang biasa di terima karyawan .


dan satu lagi jangan pernah mengecewakan saya .


apa kamu siap ?????"


"Iya saya siap Bu " jawab Marisa lagi


selesai membicarakan jobdesk pekerjaan dan masalah gaji, Merisa pun mulai sibuk mempelajari tugas-tugas nya di kantor itu sebagai assisten pribadi sekaligus tangan kanan.


Jam 5 sore


kantor pun mulai sepi karyawan - karyawan yang lain juga sudah berpulangan .


sekarang yang tinggal hanya merisa dan juga managernya .


"Marisa . . belajarnya bisa kamu lanjutkan besok lagi . soalnya sudah jam 5 dan sudah waktunya pulang .


Oo...iya kalau bisa , datanglah besok lebih awal karena besok kita ada meeting " ucap Jesika


"Baik Bu Jes" jawab Icha sambil bersiap - siap untuk pulang


Setelah tiba dirumah , Icha pun di sambut oleh sahabatnya .


tapi kali ini bukan hanya Karin yang menyambutnya pulang, tapi ada helen dan Shinta juga


"Happy birthday to you . .

__ADS_1


Happy birthday to you . .


Happy birthday


Happy birthday


Happy birthday to You ..."


Marisa benar-benar sangat terkejut dengan kehadiran Shinta dan Helen .


sahabat nya yang sudah lama tidak bertemu .


Marisa langsung memeluk ke tiga sahabatnya .


dia sangat terharu ,tidak terasa air matanya menetes.


"Terimakasih ya teman-teman " ucap nya


"Iya sama-sama Cha .


ini kan hari ulang tahun mu, kami tidak ingin melihat air mata di hari spesial mu ini .


sekarang hapus air matamu dan mari kita potong kue nya " kata Helen


"Hmmm . . kenapa Karin tidak memberitahu kalau kalian mau datang ke sini ???? " tanya Icha


"Kan surprice Cha


Karin yang memberitahu kami, kalau sekarang kamu tinggal di sini


Oo. .iya yang sabar ya Cha !!


kami berdua benar-benar turut prihatin ya atas apa yang menimpa mu .


kami benar -benar tidak tahu ,kalau bukan karena Karin yang memberitahu kami " kata Helen dan Shinta


Semenjak wisuda Icha memang tidak pernah berkomunikasi lagi dengan ketiga sahabatnya , selain karena ia pernah sakit hati dengan ulah teman - teman nya ia juga sengaja menjaga jarak dari mereka semua karena ia mengira sahabatnya - sahabatnya itu tidak perduli padanya .


"Iya Len ,Shin makasih .


tapi aku sudah berdamai dengan keadaan ku yang sekarang kok .


kalau memang Rangga masih berjodoh dengan ku pasti ia akan datang kembali tapi kalau memang dia bukan jodoh ku ,aku sudah ikhlas .


dan sekarang aku hanya ingin fokus dengan apa yang ada di depan ku dan yang terutama aku ingin melunasi hutang-hutang orangtua ku pada rangga .


pasti kalian juga sudah tahu kan masalah orangtuaku kan dari karina ???" tanya Marisa


"Tidak . kami tidak tahu sama sekali .


Karin hanya memberitahu kamu kalau sekarang kamu sudah berpisah dengan Rangga .


hanya itu saja .


kalau soal penyebabnya kami benar-benar tidak tahu .


karena kami tidak ingin mencampuri masalah mu terlalu jauh Cha " Jawab Shinta dan Helen

__ADS_1


karena ketiga sahabat itu tidak ingin melihat Marisa sedih di hari bahagianya ini, jadi mereka pun tidak memaksa icha untuk bercerita .


Mereka berempat mencoba menghibur Icha dan bernostalgia tentang masalalu


__ADS_2