Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Istri pertama Meninggal


__ADS_3

Jam 6 pagi


Akilah sudah bangun dari tidurnya , dia bangun karena dia merasa berat dan dadanya sangat sesak karena tangan mamanya di atas dadanya .


"ma , bangun ma udah pagi . ." Ucap kila


tapi Mamanya tidak mau bangun


"ma . .mama ayo bangun " ucap nya yang kedua kalinya


tapi tetap saja marisa tidak mau bangun


wajahnya sudah berubah menjadi pucat kekuningan


"mama bangun !!!" ketiga kalinya ia pun berteriak dengan kencang karena sudah berkali-kali dan berusaha membangunkan mamanya dengan berbagai cara tapi mamanya tetap tidak juga bangun


Rangga yang baru saja selesai mandi langsung keluar dari kamar mandi, bahkan handuknya masih melilit di pinggangnya.


dia berlari menuju kamar akilah .


"Sayang ada apa kenapa kamu menangis ????" tanya nya


"mama , pa .


dark tadi mama tidak mau bangun " kata kila


Rangga memegang urat tangan Rika tapi Nadinya sudah tidak berdenyut lagi ,Rika juga tidak mengeluarkan nafas dari hidung .


ternyata Rika istrinya itu sudah meninggal sejak tadi


"Innalillahiwainnailaihirojiun selamat jalan istriku " Rangga menangis sekuat-kuatnya dia memeluk akila


"Akila , mama mu sudah meninggal nak huhu. .huhu . .huhu"


tidak lama kemudian berita kematian pun sudah terdengar sampai ke ujung komplek .


warga yang tau berita kematian itu pun langsung berdatangan memasang tenda .


Saudara-saudara dekat dan jauh semuanya sudah mulai berdatangan .


Fajar yang selama ini sekolah di pondok pesantren pun sudah pulang .


ia memeluk mamanya yang sudah terbaring dan tak bernyawa itu .


hatinya sangat hancur , karena dia tidak sempat merawat mamanya untuk yang terakhir kalinya .


"mama . .kenapa mama harus pergi secepat ini ,jangan tinggalkan kami ma .


bangun ma Huhu . .Huhu " Anak yang beranjak remaja itu terus menangis di pelukan mamanya

__ADS_1


"Sayang ,sabar ya !


ikhlaskan mama mu pergi, sekarang dia sudah tidak merasakan sakit lagi .Allah lebih sayang padanya dan jangan lupa untuk selalu mendoakan mama mu ya sayang " Ucap nenek nya yang datang dari kampung


Semua keluarga dari Rangga dan dari Rika yang di kampung memang sudah datang dan berkumpul dirumah itu untuk mengantar Rika ke tempat peristirahatan terakhirnya .


"setelah lama menahan sakit sekarang Allah sudah mengangkat sakitnya ,semoga Bu Rika Husnul khatimah " Kata salah satu warga yang baru saja keluar dari rumah yang sedang berduka itu


"iya ya jeng !!


satu persatu kita kehilangan sosok yang baik seperti Bu Rika "


"bukan hanya baik jeng, Bu Rika adalah wanita sangat sabar yang pernah aku temui .


dia sangat sabar menghadapi suami seperti pak Rangga ,dan dengar -dengar sebelum Bu Rika meninggal dia juga melihat suaminya selingkuh dengan wanita lain di rumahnya loh "


"Sudah Bu - ibu tidak baik kalau kita membicarakan aib orang yang sudah meninggal"


warga itu malah asik membicarakan perselingkuhan


walaupun sedang dalam keadaan berduka Rangga masih sempat-sempatnya mengirim pesan ke rekan-rekan kerjanya dan juga teman-temannya ,dia mengirim pesan kepada semua nomor yang ada di kontak handphone nya ,termasuk pada Marisa juga


"innalillahiwainnailaihirojiun telah berpulang ke Rahmatullah istri saya yang bernama Rika Damayanti sekitar jam 5 pagi tadi . jika ada kesalahan yang tidak sengaja ataupun sengaja yang pernah istri saya lakukan mohon di bukakan pintu maaf untuknya ." isi pesan dari Rangga


saat pesan tersampaikan ke pada Marisa dia langsung membaca pesan dari Rangga .


membaca pesan itu , Marisa sangat terkejut dan kaget seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja di bacanya .


Bu Rika meninggal


innalillahiwainnailaihirojiun, dia meninggal secepat ini "Batin nya


dia merasa sangat bersalah dan berdosa bahkan ia merasa kalau penyebab Rika meninggal bukan hanya karena penyakit yang di derita nya selama ini ,tapi salah satunya adalah karena dirinya juga .


Marisa langsung menelpon teman-teman nya.mereka mengobrol sambung 4 .


"Halo guys kalian sedang apa ??? apakah kalian sibuk ?


aku ada berita duka .


kalian tau nggak guys kalau buk Rika istrinya pak Rangga sudah meninggal dan meninggal nya tadi pagi jam 5 an"


Sebenernya Helen ,Shinta dan Karin masih kesel melihat tingkah Icha yang kadang-kadang ke kanak-kanakan dan egois itu .


tapi karena ini berita duka ,mereka mengenyampingkan kekesalan mereka terhadap Icha.


"innalillahiwainnailaihirojiun, Apa Cha kamu serius???


Bu Rika meninggal ?

__ADS_1


kamu gak bohong kan ???" tanya Karin


"akhirnya doa-doamu terkabul Cha ,sekarang istri nya pak Rangga mu itu sudah meninggal .pasti kamu senang kan kan ??? dan pasti kamu juga tidak sabar kan untuk menggantikan posisi nya . dasar wanita tidak punya hati dan perasaan " Batin Shinta


"Yaudah guys.


jadi intinya sekarang begini aja lebih baik kita langsung siap-siap ya ,kita harus melayat kesana" sambung Helen


setelah telponnya mati mereka pun langsung siap-siap


meskipun Helen tidak kenal dengan istri pak rangga tapi karena mereka tahu derita rika yang sudah di selingkuhi dan sakit-sakitan pula rasanya mereka wajib kesana


1 jam kemudian 4 serangkai itupun berkumpul di satu titik .


untungnya teman pria Karin yang punya mobil pun bersedia mengantar mereka melayat


dalam perjalanan menuju rumah Rangga


helen berkata


"Guys aku benar-benar tidak menyangka kalau istri pak Rangga meninggal secepat itu"


"iya tapi aku lebih kasihan pada anak-anak nya ,pasti mereka sangat terpukul kehilangan mama mereka selama-lamanya .


aku tidak bisa membayangkan kalau kejadian itu terjadi padaku, aku yang dewasa saja belum siap kehilangan orang tua ku " jawab Shinta


"Shin apa kamu tidak punya tuhan ???


mati itu udah pasti . mau siap atau tidak siap sekalipun.


kalau sudah ajal nya ya tetap saja mati " ketus Karin


"Sudah lah . .sudah kenapa jadi kalian ribut seperti ini sih ?


meskipun istrinya Rangga sudah meninggal ,kan masih ada aku . setelah menikah dengan pak Rangga nanti aku akan mengurus anak-anaknya dengan baik seperti anak kandung ku sendiri " Sambung Marisa


Mayat Rika saja belum di kubur tapi dia sudah bicara pernikahan , Marisa memang benar-benar wanita yang tidak punya Otak .


mendengar ucapan Icha ,ketiga temannya hanya diam ,mereka tidak mau berdebat dengan Icha karena tujuan mereka hari ini adalah melayat bukan bertengkar .


Setelah 20 menit kemudian


mereka berempat sudah tiba dirumah Rangga .


beberapa warga melihat sinis ke arah Icha karena mereka tahu kalau Icha adalah selingkuhan Rangga .


"Dasar wanita tidak tau diri , masih berani-beraninya wanita itu datang kesini " Ucap warga


"sudah Bu, biarkan saja lebih baik kita urus saja urusan kita

__ADS_1


toh yang menanggung dosanya juga mereka sendiri , suatu saat pasti akan ada karma nya juga untuk dia . kita tinggal menunggu waktu saja "


__ADS_2