Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Aku tidak bersalah


__ADS_3

Saat papanya Icha dan Karin sedang mengobrol, tiba-tiba mamanya Icha keluar dari kamar dan mengamuk .


Dia mengamuk karena ternyata Karina masih ada di sana ,dan dia malah asik mengobrol dengan suaminya .


"Papa suruh wanita ini pergi dari sini, apa papa mau Rangga dan keluarganya datang kesini dan memasukkan kita ke dalam penjara ??? " bentaknya dengan nada suara yang tinggi


"Mama . .sabar dulu ya !


jangan marah -marah terus ,Karina datang justru untuk membantu kita .


dia juga akan merahasiakan keberadaan kita dari Marisa dan rangga " ujar papanya Icha


"tidak !!!


mama tidak akan percaya pada siapapun lagi termasuk dia .


" kata mamanya Marisa sambil menunjuk ke arah Karina


mamanya Marisa sudah trauma dengan kejadian waktu itu .


dan dia tidak mau percaya dengan siapapun termasuk pada karin juga


mamanya Marisa benar-benar seperti orang stress dan membuat Karina merasa ketakutan


karena tidak ingin berlama - lama berada di rumah itu, Karina pun langsung pamit pulang .


"Om . .maaf sepertinya saya harus pulang sekarang .


kalau om dan Tante butuh bantuan kabari saja saya ,kapan pun saya pasti akan membantu om dan Tante "Ujar nya


dia langsung meraih tas nya dan pergi meninggalkan rumah itu .


Setelah Karina pergi, papanya marisa langsung mengunci pintu .


"Mulai sekarang, mama tidak boleh berjemur di luar lagi.


seandainya mama tidak berjemur di luar pasti Karina juga tidak akan tahu kalau kita sudah kembali dari luar negeri " kata sang suami


"Iya betul pa, mulai sekarang papa juga harus mengunci rumah dan jangan pernah menerima tamu tidak perduli siapapun tamunya.


jangan sampai gara-gara menerima tamu yang salah ,kita akan tinggal di penjara seumur hidup , dan mama tidak mau mati di penjara pa Huhu . .huhuh . ." mamanya marisa menangis


Setelah 1 jam kemudian


Karina pun tiba dirumah nya .


"Untung saja aku cepat-cepat pulang dan berhasil menghindar dari amukan mamanya marisa.


tapi ngomong-ngomong Icha dimana ?" batin nya


Karena dia tidak melihat motor nya yang sering di pakai Icha di garasi rumah .


lalu dia pun bertanya pada mamanya


"Ma, Icha dimana ?


kok motor nya gak ada di depan .


biasanya jam segini kan dia udah pulang " tanya nya

__ADS_1


"Mama gak tau !


soalnya mama juga baru sampai rumah, mungkin dia masih di kantor kali atau lembur .


Coba tanya langsung Icha nya saja , memang nya ada apa, tumben nyariin Icha ???", tanya mamanya balik


"Hmmmm. .mama ingin tahu aja !!!


kalau gitu Karin masuk ke kamar dulu ya ma, mau nelpon Icha dulu " ujar nya


lalu ia pun masuk ke kamarnya dan langsung menelpon Marisa .


Tutttt . .Tutttt . . Tutttt


berkali - kali ia menghubungi Marisa tapi marisa tidak mengangkat telpon dari nya .


"Ayo dong Cha ,angkat !!" batin nya


dan dia pun menghubungi Marisa kembali tapi tetap saja tidak ada jawaban .


saat Karin sudah merasa lelah menghubungi Marisa ,tiba-tiba ada pesan masuk dari sahabatnya itu .


"Maaf rin, aku tidak bisa bicara dengan mu sekarang .


karena aku lagi Nemanin Shakila yang sedang sakit .


Ooo...iya aku juga mau ngasih tahu , kalau sekarang aku sedang di kampung orangtua nya mas Rangga .


dan kemungkinan aku baru bisa pulang besok .


kita ngobrol setelah aku pulang saja ya Rin "isi pesan masuk dari Marisa


jadi kamu lebih mementingkan syakila dari pada orangtuamu sendiri ????


Marisa sadarlah, Rangga itu sudah menelantarkan mu dan syakila juga bukan anak kandung mu .


justru sekarang ini yang lebih membutuhkan mu adalah orangtuamu " ucap nya dalam hati


Karina bener-benar pusing, dia sudah terlanjur jauh banyak tau tentang permasalahan yang terjadi di dalam keluarga marisa, bukan nya dia tidak sayang pada Sahabatnya itu, tapi dia takut kalau suatu hari banyak orang yang manyalahkan dia karena sudah ikut menutup-nutupi keberadaan orang tua Icha.


Dia benar-benar bingung tapi untuk bercerita juga dia pun takut .


"Ahhh . .sudahlah !!


kenapa aku jadi kefikiran dengan semua masalah Marisa , sedangkan dia saja tidak perduli pada orangtuanya, semoga saja dia berubah fikiran untuk menjenguk orangtuanya " batin nya


lalu dia pun tidur .


Di tempat yang berbeda


Setelah 2 hari berlalu marisa menemani akila, dia pun harus mengatakan yang sejujurnya kalau dia tidak bisa lagi menemani akila dengan waktu yang lebih lama .


"Sayang , apakah masih ada yang terasa sakit ????" tanya Icha sambil menyuapi makan gadis kecil itu


"tidak ada ma , semenjak ada mama semua rasa sakit yang kila rasakan sudah hilang .


mama jangan pergi jauh dari akila lagi ya" ujar nya


"Maaf sayang ,tapi mama tidak bisa menemani akila seperti dulu dulu lagi .

__ADS_1


dan mama juga harus kerja.


kan Akila bisa telpon mama kalau akila sedang merindukan mama"


"Kenapa ma ???


kenapa tidak bisa ??" Tanya nya


"Sayang, sudah ya !!!!


jangan cengeng , akila kan sudah besar .


akila harus bisa hidup tanpa mama Icha, karena sekarang mama Icha bukan lah mama akila dan kak fajar lagi .


bahkan papa juga sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi dengan mama icha ." jelas Rangga


"Rangga apa yang kamu katakan , kamu mau melihat akila sakit lagi ya ?" bisik mama nya Rangga


"Bu, sampai kapan kita menutupi semuanya dari akila dan fajar ???


aku harus mengatakan ini agar akila dan fajar juga tahu bahwa aku dan Marisa sudah bercerai, dan mereka harus bisa melupakan Marisa dari hidup mereka selama-lamanya "ucap Rangga


"Papa jahat !!!


dulu fajar dan akila kehilangan mama , sekarang kami juga harus kehilangan mama Icha yang sudah kami anggap seperti mama kandung kami sendiri .


kami juga butuh sosok ibu yang selalu ada di samping kami dan selalu menyayangi kami pa huhu . .huhu . ." fajar menangis


"Fajar . .tidak usah sok mengajari papa .


papa tahu yang terbaik untuk kalian, dan mama Icha bukan mama yang baik .


jadi mulai sekarang kamu dan juga akila harus melupakan mama Icha dari hidup kalian untuk selama-lamanya" bentak Rangga


"Iya . .tapi kenapa pa ?


kenapa ?????" cercah fajar


"Karena mama Icha dan orangtuanya lah yang sudah mencuri surat-surat rumah mewah kita ,lalu mereka menjualnya.


dan gara-gara mereka juga sekarang kita kehilangan rumah mewah kita.


apa kamu masih mau punya ibu seorang penipu ????" timpal Rangga


karena tidak mau di tuduh seorang penipu ,icha pun berusaha membela diri .


"Cukup mas !!


kalau memang kamu tidak mencintaiku lagi aku ikhlas !


kamu menceraikanku aku ikhlas


kamu menjauhkan ku dari anak-anakmu juga aku ikhlas.


tapi aku tidak ikhlas kalau kamu menuduh ku mencuri surat-surat rumahmu .


aku benar-benar tidak tahu soal itu mas, aku bersumpah " tangis Icha pun pecah dan tak terbendung lagi


dia juga bersumpah kalau dia tidak terlibat masalah rumah yang sudah di jual oleh mamanya .

__ADS_1


__ADS_2