
Tidak lama kemudian Icha dan keluarga besarnya telah tiba dirumah .
untuk merayakan keberhasilan Icha yang sudah menyelesaikan kuliahnya sampai ditahap akhir lalu mereka pun langsung makan bersama .
beberapa hidangan berbagai macam menu makanan sudah tersaji di depan mereka ,yang sudah di pesan oleh Rangga dari restoran ternama .
"Ayo Bu, dan mama mertua . . mari kita makan dan menikmati hidangan yang ada di depan kita ini bersama- sama " Ucap Rangga
dan sebelum makan Rangga juga tidak lupa memimpin doa .
beberapa menit kemudian setelah mereka selesai makan . seperti hari-hari biasa
yang mengurus rumah mewah itu adalah Icha. tapi kali ini ,karena ia baru saja selesai merayakan acara hari wisudanya jadi Rangga suaminya itu pun sengaja memanjakan istri tercintanya itu dengan caranya sendiri .
saat mertua ,orangtua dan kedua anak nya duduk di ruang tamu, dan icha juga sedang pergi ke kamar nya ,Rangga pun langsung bergegas mengambil sapu .
dia langsung menyapu dapur , dan menyusun semua piring kotor yang mereka pakai tadi ke tempat nya.
saat Rangga sedang sibuk di dapur , ibu nya yang dari tadi bersantai ria dengan cucu nya di depan tiba-tiba pergi ke belakang dan dia melihat Rangga sibuk sendirian di dapur .
"loh , Rangga . .
kenapa kamu yang membersihkan semuanya sendirian nak ?
memangnya dimana istrimu ?
kenapa dia tidak membantumu ??? " tanya ibu nya
"Icha sedang di kamar bu" jawab Rangga dengan datar
"Apa ????
Icha di kamar , sedangkan kamu disini sibuk menyapu dan membersihkan semua nya ??" tanya ibunya kesal ,dia pun meninggikan suaranya
"iya Bu memang nya kenapa sih Bu kalau Rangga yang mengerjakan nya ???
lagian menantu ibu yang cantik itu kan baru selesai merayakan hari spesial nya .
Rangga tidak ingin melihat dia capek ,jadi biarkan dia istirahat di kamar sejenak bu" kata Rangga
"Astaga nak . . ibu benar-benar sangat kasihan padamu . kamu mendapat istri yang sangat buruk seperti Icha itu.
dulu saat Rika masih hidup ,dia tidak pernah menyuruh kamu menyapu rumah atau mencuci piring sendirian .
meskipun waktu itu dia juga sedang repot mengurus dua anak kecil sekaligus tapi dia tidak pernah membiarkan mu mengerjakan pekerjaan rumah . tidak ada gunanya cantik kalau dia hanya menjadi beban untukmu .
dan ibu juga bisa melihat dari tingkah nya , kalau dia juga tidak senang dengan kedatangan ayah dan ibu kesini " ujar ibu nya Rangga
__ADS_1
ternyata mama nya Rangga mengira kalau Rangga sering mengerjakan pekerjaan rumah , makanya dia kesal .
"Bu, jangan mengatakan Icha Istri yang buruk , dia itu istri yang sangat baik padaku dan sayang pada anak-anak juga .
meskipun aku tau kalau rika memang jauh lebih bijak dari Icha "
tidak lama kemudian mamanya Marisa juga datang , dia mendengar semuanya dan dia tidak terima kalau kedua orang itu mengata-ngatai putrinya .
"Memang nya kalau Rangga yang menyapu kenapa Bu ???
masalah ???
harusnya ibu bersyukur punya mantu cantik dan berpendidikan seperti anak saya ,bukan nya malah mengatai-ngatai kalau dia istri yang buruk .
Ooo...iya satu lagi dan jangan pernah membanding-bandingkan Icha dengan orang yang sudah mati "
mamanya Marisa dan ibu nya Rangga bertengkar saling membela anak mereka masing -masing
mendengar suara keributan di luar sana , Marisa pun langsung keluar dari kamarnya .
"Hentikan !!!!
apa yang kalian lakukan???
ini adalah hari spesialku ,tapi kenapa kalian malah bertengkar disini ?
"Marisa putriku, ibu mertua mu ini sudah kelewatan batas .
tadi mama dengar sendiri dia mengatakan kalau kamu adalah wanita yang sangat buruk, dia juga membandingkan - bandingkan mu dengan wanita yang sudah mati" Mama nya Icha pun memegang tangan putrinya dan berharap putrinya itu percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya
"Benar begitu Bu ?????" tanya Marisa pada ibu mertuanya
saat ibu mertuanya hendak menjawab pertanyaan Marisa , tapi Rangga langsung memegang tangan ibunya, supaya ibu nya diam .
"Sayang ,sudahlah tidak usah di bahas lagi .
ini semua karena kesalah pahaman saja .
lebih baik kita kedepan dan membicarakan ini dengan pelan-pelan " Kata Rangga
mereka ber empat pun melangkah ke ruang tamu .
"Ada apa sih ma, kok sepertinya dari tadi papa dengar mama teriak - teriak dari belakang???" tanya papa nya Marisa
"Tidak ada apa-apa pa .
lebih baik kita pulang saja sekarang, mama tidak ingin berlama-lama disini " mamanya Marisa langsung menarik tangan papanya
__ADS_1
"ma , udah dong !
kenapa sih setiap kali mama datang kerumah kami ini , selalu saja mama pulang dengan cara yang tidak enak seperti ini !!!
kalau memang icha,Rangga atau ibu mertua Icha ada salah .
Icha minta maaf ma " kata Marisa
tapi mamanya Marisa tetap kekeh ingin minta pulang . saat mama dan papa nya Icha hendak pulang tiba-tiba saja di luar sana hujan turun dengan sangat lebat di sertai dengan angin yang sangat kencang .
"Udah ma ,mama dan papa mertua tidak usah pulang .
dari pada Kalian nanti sakit, lebih baik kalian menginap disini saja .
dan besok kita akan pergi ke mall belanja-belanja " Kata Rangga
Karena memang cuaca di luar sana sangat buruk akhirnya mama dan papa nya Icha pun terpaksa harus menginap di rumah mewah dan megah itu .
setelah jam 11 malam ,semua orang sudah masuk ke kamar masing-masing.
Icha pun membawa mama dan papanya masuk ke kamar ke empat
"mama dan papa tidur disini aja ya.
dan mama jangan buka-buka lemari ,karena lemari ini isinya semua surat-surat pentingnya Rangga " Kata Icha
"Iya Cha " jawab mamanya
jam 1 malam ,setelah papanya Icha tidur dengan terlelap ,diam-diam mamanya marisa pun beranjak dari tempat tidurnya .
dia pergi ke dapur ,setelah di dapur kemudian mamanya Marisa pun membuka kulkas dan minum air dingin .
"Sepertinya semua orang di rumah ini sudah tertidur,aku bisa melanjutkan misiku " batin nya
setelah wanita paruh baya itu selesai minum kemudian ia pun kembali ke kamar .
karena Icha sempat mengatakan kalau di dalam lemari itu ada surat-surat penting ,mamanya pun penasaran .
pelan-pelan mamanya Marisa membuka lemari itu, dan aneh nya meskipun di dalam lemari itu banyak surat-surat penting tapi kuncinya masih tergantung .
Setelah berhasil membuka lemari ,mamanya Marisa pun melihat banyak berkas dan surat - surat pekerjaan milik Rangga , dan salah satu di antara surat-surat itu .
ada surat sertifikat rumah .
"Ini kan sertifikat rumah ini, kalau surat ini jatuh ketangan ku ,maka aku bisa menjualnya dengan harga mahal " batin nya
diam-diam mamanya Marisa pun menyimpan sertifikat rumah itu kedalam tasnya , kemudian dia kembali mengunci lemari dan pura -pura tidur di samping suaminya.
__ADS_1