Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Aku akan menolongmu


__ADS_3

Setelah suami Jesika dan Marisa tiba dirumah mewah .


suami Jesika langsung menahan dan menekan dagu Marisa dengan sekuat-kuatnya.


"Ingat ya, jangan coba-coba bercerita apapun pada istriku ."


ancam nya


"i. .iya pak saya tidak akan menceritakan apapun " jawab Marisa ketakutan


"Bagus kalau kamu mengerti " ujar pria itu


dia menyuruh Icha turun duluan dari mobil


setelah Icha masuk ke dalam rumah, sudah ada Jesika yang menyambut nya .


"Ya ampun kenapa kalian lama sekali "


"Maaf Bu, tadi jalanan sangat macet " jawab Marisa


Kemudian Jesika pun menyuruh asisten rumah tangganya untuk mengantar Icha ke kamar dan ganti baju .


karena sebentar lagi kolega nya dari perusahaan yang lain akan segera datang .


"Bu , ibu mandi dulu ya


saya sudah siapkan pakaian untuk ibu, dan ibu juga bisa istrihat disini nanti .


kalau butuh apa-apa ibu tinggal panggil saya saja " kata asisten rumah tangga itu


"Iya mbak, terimakasih ya !!!" jawab Icha


setelah assisten rumah tangga itu pergi, Marisa masih katakutan .


dia tidak bisa tenang berada di rumah mewah nan megah itu, ia takut kalau sewaktu-waktu suami Jesika datang ke kamar itu .


dia kembali membuka pintu kamar dan memanggil assisted pribadi yang bekerja di rumah itu .


"Mbak tunggu " kata Icha


"Iya Bu, ada apa ???


ada yang bisa saya bantu ?????"


"Mbak tidur dimana ????" tanya Icha


"Saya tidur di kamar belakang Bu, memang nya kenapa Bu ???"


"Mbak tidur disini saja dengan saya ya, soalnya saya tidak berani tidur sendirian karena tidak terbiasa "


"Maaf Bu tapi ini khusus kamar tamu ,dan ibu adalah tamu .


sedangkan saya hanya pembantu ,tidak pantas rasanya pembantu tidur di kamar ini .


dan saya juga takut ibu Jesika marah " kata Assisten rumah tangga itu lagi


"Ya ampun mbak , yaudah deh kalau memang mbak nya gak mau tidur disini , bagaimana kalau saya yang tidur di belakang saja dengan mbak .


mbak tidak usah khawatir nanti biar saya yang kasih tahu pada ibu Jesika " jelas Icha


"Terserah ibu saja " jawab pembantu itu


dia bingung, sekian banyak nya orang yang datang bertamu kerumah majikan nya baru kali ini dia menemukan orang seperti Marisa .

__ADS_1


"Aneh sekali wanita ini, ada apa dengan dirinya !!! bisa-bisa nya dia mau tidur dengan pembantu"Umpatnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya


Setelah Marisa selesai mandi dan perpakaian rapih dia langsung turun ke lantai 1 untuk bertemu Jesika dan mengikuti acara yang di adakan rumah itu.


karena para kolega Jesika sudah berdatangan, dan yang paling mengejutkan lagi, ternyata salah satu di antara kolega yang datang pada malam itu adalah rangga .


Acara terus berlanjut hingga jam 10 malam .


setelah jam 10 .15 menit barulah acara selesai.


Jesika ,suaminya ,dan Marisa pun mengantar para tamu sampai depan pintu .


Marisa tahu kalau mantan suaminya itu juga ikut di acara getring yang di adakan besok di puncak .


makanya dia merasa aman .


"Kamu mau pulang juga kan Cha ??


ayo aku antar " kata Rangga


"tidak mas, aku tidur disini ."jawab Icha


"Hah !!!


apa ???


kamu yakin mau menginap disini ?? tapi kan kamu tau sendiri suami ibu Jesika itu sangat licik, dia juga hampir menodai mu waktu itu .


kalau nanti tejadi sesuatu lagi dengan mu gimana ???


tidak . .tidak !!!


aku tidak mengijinkan mu untuk menginap disini, aku akan bicara pada ibu jesika " bisik Rangga


"Jangan mas, tolong jangan lakukan itu .


ibu merisa itu sangat baik padaku,dan dia juga tidak tahu apa-apa .


jangan memperburuk keadaan mas .


Aku baik-baik saja kok aku bisa jaga diri, jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkan aku " jawab Icha pelan


"Kamu yakin ????? " tanya Rangga kembali


"i...iya mas " jawab Icha dengan nada suara yang lirih


Rangga bisa melihat dari raut wajah Icha , kalau sekarang Icha sedang ketakutan.


Rangga juga sedikit curiga saat melihat wajah Icha sedikit merah kebiruan


"Kenapa dengan wajahmu????? "Rangga menyentuh pipi kanan Bekas tamparan saat di gedung tadi


"Awwwww sakit mas ,.tolong jangan sentuh !!" rintih Icha


"Sakit ???


kenapa bisa sakit ??" tanya Rangga penasaran


" Pak rangga semua orang sudah pulang, kenapa pak rangga masih disini ,apa masih ada yang perlu di tanyakan tentang masalah besok ???" tanya suami Jesika


"Ooohhh. .iya pak saya juga mau pulang kok, dan semuanya sudah jelas pak tidak ada yang perlu saya tanyakan lagi " kata Rangga


Suami Jesika mantap Icha dengan tatapan yang sangat tajam .

__ADS_1


"Mas ,aku takut " bisik Icha pada Rangga


Rangga merasa seperti ada yang tidak beres .


demi menyelamatkan nyawa Marisa wanita yang masih ia cintai itu.


"Bu Jesika , sebelumnya saya mau minta maaf


saya mau ngajak Icha keluar sebentar boleh Bu ???


ada masalah keluarga yang harus segera kami selesaikan, tidak lama kok Bu, hanya 15 menit saja.


setelah itu pasti saya akan mengantar Icha kembali ke sini "ucap Rangga


"Tidak !!!


Marisa tidak boleh kemana - mana .


dia harus istrihat karena besok pagi-pagi sekali kami semua sudah harus berangkat ,memangnya pak Rangga tidak punya waktu lain lagi untuk membicarakan hal-hal seperti ini ya ?????" kata suaminya Jesika


"Papa kenapa sih???


kan cuma 15 menit doang , gak apa-apa dong pa .


apalagi kita kan tahu marisa dan pak rangga memang pernah menjalani hidup bersama di masalalu, mungkin mereka masih ada masalah yang belum terselesaikan" kata jesika


Dia mengijinkan Rangga untuk membawa Marisa .


Setelah mendapat ijin dari Jesika, Rangga dan marisa pun langsung pergi


"kita mau kemana mas ????" tanya Icha


"nanti juga kamu tahu sendiri kita mau kemana" jawab Rangga


dia langsung membawa Marisa ke kantor polisi terdekat .


" Astaga, kenapa mas Rangga membawa ku kekantor polisi ??


apa dia sudah tahu kalau mama dan papa sudah kembali, apa jangan - jangan dia akan melaporkan ku dan keluargaku " batin nya


Untungnya kantor polisi di sekitar memang melayani pengunjung selama 24 jam .


kebetulan Rangga juga punya salah satu sahabat terdekat yang bertugas di sana .


Tanpa basa-basi Rangga langsung meminta pada tim kepolisian untuk segera memeriksa Marisa pada malam itu juga .


" Rangga sebenarnya apa yang sudah terjadi ???


apakah kau datang untuk melanjutkan laporan kasus penipuan yang terjadi di rumah mu ???"tanya sahabatnya yang bernama irfan


"Bukan fan , bukan itu .


aku mau melaporkan kasus pelecahan." jawab Rangga


"pelecehan ???


siapa yang di lecehkan ???" tanya Irfan


dan Rangga pun menceritakan kejadian pertama kalinya di gedung, dia juga mencurigai kalau kejadian itu terulang kembali hari ini.


meskipun ia sendiri belum yakin dan cukup bukti .


tapi ia merasa kalau wajah marisa seperti memberikan petunjuk untuk nya agar segera melaporkan kasus pelecahan .

__ADS_1


Setelah selesai bercerita kemudian Rangga keluar dan Marisa pun masuk keruangan pemeriksaan .


__ADS_2