Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Kedua kalinya


__ADS_3

Tidak berapa lama kemudian, Rangga pun tiba di rumah mertuanya .


dia langsung turun dari mobil , emosinya sudah meledak-ledak.


dia tidak akan mengampuni mertuanya yang selalu memandangnya rendah dan sudah berani menjual rumah nya tanpa sepengetahuan nya .


Setelah turun dari mobil, pria beranak dua itu langsung mengetuk pintu dengan sangat kencang di iringi suara teriakan juga .


Tok. .Tok . .Tok


" Eni ,Susilo buka pintunya " teriak nya dari luar


bahkan kali ini dia memanggil mertuanya dengan hanya sebutan nama saja .


karena dia benar-benar sangat geram .


"Eni, Susilo buka pintunya sekarang juga " teriak nya kembali


tapi tidak ada suara orang yang menyahut dari dalam .


"Dasar manusia-manusia laknat . mereka pasti tidak akan membuka pintu nya ,Karena mereka pasti takut " batin nya


dia mendobrak pintu berkali-kali , tapi usahanya tidak berhasil


justru Badan dan kakinya yang sakit setelah selesai mendobrak pintu .


"Pak Rangga mau cari Bu Eni dan pak Susilo ya ????" tanya salah satu wanita muda


wanita itu seumuran dengan Marisa , dan wanita itu adalah sahabat kecil nya Marisa yang bertetanggaan selama berpuluh-puluh tahun


"Iya benar . apakah mbak melihat mereka ????" tanya rangga


"Iya ...kalau tidak salah sih katanya mereka sedang pergi liburan dengan waktu yang lumayan cukup lama .


mereka juga membawa barang-barang banyak. jadi percuma pak rangga berteriak-teriak.


karena memang mereka sedang tidak ada dirumah .


Ooo...iya memang nya Bu Eni dan pak Susilo tidak memberi tahu bapak kalau mereka pergi ????" tanya sahabat kecilnya Marisa itu


Karena menurut dia, sebagai Keluarga terdekat pastilah Bu Eni atau mamanya Marisa memberi tahu mereka .


tapi nyatanya tidak . jangan kan untuk memberitahu ,bahkan mereka memang sengaja menyembunyikan kepergian mereka dari keluarga Rangga dan pergi secara diam-diam .


"tidak mereka tidak memberitahu kami, kalau boleh tau mereka pergi kemana ya ???" tanya Rangga lagi


"tida tau pak, soalnya mereka juga tidak memberi tahu kemana mereka pergi . kelihatannya mereka juga seperti buru-buru begitu " jelas wanita itu lagi


setelah selesai berbicara dengan Rangga ,kemudian wanita itu pun kembali masuk ke dalam rumah nya .


"Mereka memang sudah gila, kemana lagi aku harus mencari mereka Hah!!! " Rangga memukul dinding dengan sangat kuat, hingga tangan nya berdarah- darah .


"Awww sakit " ucap nya


setelah tangan nya terluka, ternyata ia merasakan kesakitan juga

__ADS_1


setelah capek berdiri di depan pintu rumah mertuanya ,ia kembali masuk ke dalam mobil


dan pulang kerumah .


Setibanya dirumah lagi-lagi Rangga berteriak histeris seperti orang yang sedang kerasukan .


"Nak tenangkan dirimu" ucap ibu nya


"gimana caranya aku bisa tenang Bu????


yang ada sekarang rasanya aku hampir gila .


rumah yang Susah payah kubangun dengan jerih payah ku sendiri sudah di jual dengan sangat mudah nya oleh manusia-manusia brengsek itu . lebih baik aku mati saja Bu .


sekarang aku sudah tidak punya apa-apa lagi " Rangga terus menangis


"nak jangan bicara seperti itu . ibu mengerti dengan apa yang kamu rasakan sekarang ini , tapi percayalah nak ,dimana pun mertua mu itu berada ,mereka tidak akan bisa tenang dan dihantui rasa penyesalan" kata ibunya Rangga


"tolong jangan katakan mereka mertua ku lagi Bu, mereka bukan mertua ku .


aku tidak punya mertua seperti mereka .


Ooo...iya dimana Icha . .Marisa . .Marisa keluar kamu '' teriak Rangga lagi


sekarang rumah mewah itu benar-benar seperti neraka ,tiap detik ,menit yang terdengar hanya suara tangisan dan teriakan


mendengar Rangga berteriak ,Marisa pun langsung keluar dari kamarnya


"Iya papa ada apa ???


kasihan mental anak-anak, dari tadi mereka berdua sudah ketakutan " kata Marisa


"Diam!!!


tidak perlu kamu mengajariku soal mental anak-anak ku .


semuanya ini terjadi karena ulah kedua orangtuamu .


Aku tidak ingin melihat mu di hadapan ku lagi, mulai sekarang aku akan menceraikan mu.


pergi dari rumah ini sekarang juga " Ucap Rangga


saat itu , hati dan juga fikiran nya benar-benar kalut , ditambah lagi dengan dorongan ibunya yang mengatakan kalau dibalik semua ini pasti ada campur tangan Icha , tanpa berfikir panjang lagi ,detik itu juga Rangga langsung mengusir dan menceraikan istrinya .


Dia tidak perduli lagi dengan kondisi Icha yang baru saja keluar dari rumah sakit itu, dan ini adalah yang kesekian kalinya dia mengucapkan kata-kata cerai pada Icha .


"tidak pa, mama tidak akan pergi .


mama akan selalu mendampingi papa, tolong jangan berkata seperti itu " kata Icha


"Apa kamu tidak dengar apa yang di katakan anak saya barusan, pergi dari sini .dan mulai sekarang status kalian bukan suami istri lagi,Anak penipu dan penjahat seperti kamu tidak pantas untuk Rangga .


pergi dari sini " ibu nya Rangga yang sudah tua itu mendorong Marisa


"Baiklah ,kalau kalian memang mengusir ku dan tidak mau menganggap aku keluarga lagi .aku akan pergi " kata Icha

__ADS_1


ia langsung keluar dari ruang itu , tanpa membawa sehelai kain pun .


dia terus berjalan di kesunyian malam sambil menangis meretapi nasibnya .


"mama . .papa kenapa sih kalian tega melakukan semua ini pada Rangga dan juga keluarga nya .


apakah hati kalian memang benar - benar sudah tertutup di butakan oleh harta sampai kalian tega menghancurkan masa depan putri kalian ini juga huhu . .huhu. .huhu " Ia terus menangis sambil berjalan tertatih tanpa arah dan tujuan .


Marisa juga sudah berniat kalau dia tidak akan pergi ke rumah orangtuanya.


setelah berjalan berjam-jam ,Marisa pun mulai kelelahan dan dia duduk di tempat penjual mie ayam di pinggir jalan, kebetulan penjual mie ayam itu sudah tutup .


Di waktu yang bersamaan Alex mantannya Marisa lewat dari jalan itu, dan dia tidak sengaja melihat marisa duduk kedinginan sendirian di pinggir jalan .


"Loh, itukan Marisa .


ngapain dia disana sendirian malam-malam begini ???" batin nya


dia merasa ada yang tidak beres dengan mantan kekasihnya itu , walaupun Marisa sudah pernah menyakitinya tanpa sebagai bentuk rasa keprikemanusiaannya dia pun mengehentikan mobilnya tepat di depan penjual mie ayam yang sudah tutup dan hanya tinggal satu bangku itu


kemudian Alex turun dari mobil dan mendekati Icha .


"Marisa kamu ngapain sendirian malam-malam begini disini ????"tanya nya


"aku di usir dan di talak Lex " jawab nya sedih


"Hah ???


di usir dan di talak ?


kamu serius Cha ???


aku sedang gak salah dengar kan, kok bisa sih ????" tanya alex


"Ceritanya panjang Lex "


"Yaudah sekarang kamu mau pergi kemana ? biar aku antar ?" tanya Alex


"Aku tidak tahu mau pergi kemana Lex " jawab Marisa


dia kembali menangis


"Yaudah kalau begitu kamu nginap di rumah ku aja malam ini" kata Alex


karena tidak mungkin dia membiarkan Marisa sendirian di luaran sana


"Tidak Lex ,aku tidak mau .aku tidak ingin kamu bertengkar dengan istrimu hanya karena gara-gara ku .


lebih baik kamu pergi ,biarkan aku sendirian disini " kata Icha


"Cha jangan keras kepala seperti itu, nanti aku bisa jelaskan pada istriku ,dia adalah wanita yang sangat baik .


pasti dia ngerti kok


Aku juga tidak akan pergi sebelum kamu kamu ikut pulang dengan ku "kata Alex

__ADS_1


mau tidak mau, akhirnya Icha pun menerima tawaran dari Alex .


__ADS_2