
Keesokan harinya
Saat Marisa sedang sibuk membuatkan sarapan pagi di dapur untuk mereka semua, tiba-tiba saja Rangga keluar dari kamar dengan pakaian kemeja yang sudah terlihat rapih .
"Mama sayang, papa berangkat dulu ya .
karena hari ini ada meeting pagi . " Rangga mencium kening istrinya dan berjalan ke depan dengan tergesa-gesa
"sarapan dulu pa" teriak Icha
"tidak usah mama sayang , Udah gak sempat lagi karena papa udah terlambat. nanti sarapan di kantor aja ,I love you my wife " ucap Rangga
katika keluar dari rumah, sudah ada mobil berwarna hitam yang menunggu Rangga di depan gerbang rumah mereka
setalah rangga masuk ke dalam mobil, mereka pun langsung berangkat .
"Hmmmm udah capek-capek di buatin sarapan "keluh wanita yang memiliki hidung mancung dan rambut panjang itu
Saat Icha sedang berdiri di depan pintu sambil memandangi suami nya yang sudah pergi jauh .
tiba-tiba akila pun datang menghampiri mama sambung nya itu .
"Aduh sayang anak mama yang cantik, kok rambut nya kusut sekali sih" ujar Icha
Dia pun mengambil sisir , pelan -pelan dia menyisir rambut akila yang panjang itu lalu dikuncir nya erat supaya kelihatan rapih .
Akila yang sudah lama tidak pernah di perlakukan seperti itu langsung memeluk Marisa .dia merasa mama kandung nya telah kembali datang .
"mama. .jangan pergi lagi ya , jangan tinggalin kila dan kak fajar " ucap gadis kecil nan cantik itu
"Iya sayang, mama tidak akan pergi " jawab Marisa
saat memeluk putri sambung nya itu, Marisa merasakan kenyamanan.
padahal dulu ia tidak senang dengan anak-anak dan dia juga tidak terlalu suka dengan kedua anak Rangga karena menurutnya kedua anak-anak itu hanyalah benalu yang selalu menempel kemana pun Rangga dan dirinya pergi .
"Astaga Tuhan, maafkan aku yang selama ini sudah membenci anak-anak yang tidak berdosa ini .
aku tau aku salah karena aku lah penyebab mama nya meninggal dengan cepat .
aku juga tau dia dan kakaknya pasti butuh kasih sayang dari mamanya , aku janji mulai detik ini aku akan menyayangi mereka dengan ikhlas ." batin nya
dia membalas pelukan kila
"mama . .
papa dimana ????? "
tiba-tiba fajar datang dan memanggil Marisa
"papa udah berangkat ke kantor jar , dan hari ini mama yang akan mengantar kalian ke sekolah "jawab Marisa
sebelum berangkat kesekolah ,Marisa pun menyuruh mereka untuk sarapan dulu , setelah selesai sarapan barulah mereka langsung berangkat naik mobil .
__ADS_1
20 menit kemudian mereka pun suda tiba di sekolah akila .
"ma , akila masuk dulu ya.
makasih karena mama Sudan mengantar akila " ucap anak pintar itu
dia mencium punggung tangan mama pengganti nya itu .
"Iya sayang, belajar yang rajin ya " jawab Icha
"Ada apa dengan mama ?" batin fajar yang masih duduk di kursi belakang
dia merasa ada yang aneh dengan perlakuan mama nya itu
setelah mengantar akila ,Marisa pun melanjutkan perjalanan untuk mengantar fajar kesekolahnya .
"Ma. .nanti fajar tidak usah di jemput ya, fajar pulang naik angkot Aja" kata fajar dia tidak ingin merepotkan ibu sambung nya
"Tidak ada acara naik angkot , dan ingat !!! jangan pulang sebelum mama datang menjemput mu oke anak bujang yang paling ganteng "Puji Marisa
"Mama benar-benar aneh !!!" batin fajar lagi
karena dia tidak pernah sedekat ini dengan ibu sambung nya apalagi di puji seperti tadi .
"mungkin mama lupa minum obat, biasanya kan dia galak dan tidak perduli padaku " batin nya kembali sambil berjalan masuk ke gedung sekolah .
Tugas nya untuk mengantar anak-anak sudah selesai, tugas rumah juga sudah selesai.
dia pun melajukan mobilnya .
Tidak lama kemudian dia pun tiba dirumah orang tuanya
Tinnnnn!!!!!
Icha memarkirkan mobil nya di depan rumah
Tok ...Tok ...Tok ...
"Assalamualaikum " ucap nya
"Walaikumsalam" sahut mama nya dari dalam sambil membuka kan pintu .
"Icha ,tumben kamu kesini ???
ayo masuk " pinta mama nya
karena sudah lama putrinya itu tidak datang mengunjungi mereka, terakhir Icha datang saat ia bertengkar dan di usir oleh Rangga .
"Papa dimana ma ???" tanya Marisa
"papa mu lagi kerja ada proyek ,kenapa kamu datang ????"
"ya ampun ma , memang nya Icha ga boleh lagi datang kerumah ini ???
__ADS_1
yaudah deh kalau memang kedatangan Icha tidak di harapkan Icha pulang saja " Kata Icha dia merajuk pada mamanya
"Hmmm . .bukan begitu Icha cantik !
memang nya wajar kalau mama bertanya ???"
mama nya hanya takut kalau Icha datang karena di usir lagi.
"Icha kangen sama mama dan papa .
lagian Icha juga sekalian mampir soalnya tadi Icha ngantar anak-anak ke sekolah " jawab Icha
Saat sedang duduk dengan Icha , mama nya pun meminta bantuan materi pada putri mereka itu
"Cha boleh mama pinjam uang mu , soalnya kemaren-kamaren papamu tidak kerja, baru hari ini dia mulai kerja lagi ,dan mama punya hutang sama tetangga yang harus di bayar hari ini " ucap mama nya Marisa .
"Aduh ma, maaf bangat bukan nya Marisa tidak mau menolong papa dan mama .
tapi baru kamaren marisa dan mas Rangga melunasi cicilan rumah sebanyak 800 juta
lagi pula sekarang kan tanggal tua ma , mas Rangga belum gajian , Marisa cuma pegang uang pas -pas an "
Marisa tidak menyadari ia keceplosan menceritakan masalah yang kemaren pada mama nya .
"Apa ????
jadi rumah Rangga yang mewah dan megah itu masih nyicil ????" tanya mamanya
Marisa pun menganggukkan kepalanya .
"Iya ma "
"Aduh Icha , apa sih yang kamu harapkan dari Rangga mu itu udah jelek ,tua, punya anak banyak , dan ternyata harta nya juga tidak seberapa.
lebih baik kamu cerai saja, mumpung kamu masih muda dan pasti banyak kok pria yang mau sama kamu ." Ucap mamanya
mamanya terus saja menghasut Icha supaya Icha meninggalkan Rangga , dan mencari pria yang jauh lebih kaya dari Rangga .
tapi Marisa tidak mau, karena ia tahu kalau Rangga suaminya itu sangat mencintainya dengan cara Rangga sendiri .
"Tidak ma, Icha tidak mau bercerai dengan mas Rangga .
mas Rangga itu sebenarnya baik ma.
meskipun sekarang Icha sudah tau kalau dia tidak setajir yang Icha dan mama bayangkan tapi Icha akan tetap mempertahankan rumah tangga ini sampai kapan pun "
"Terserah kamu deh Cha, mama hanya ingin kamu mendapatkan yang terbaik.
mama tidak ingin kamu menderita ,kalau kamu tetap ingin dengan Rangga terserah kamu .
pokoknya kalau kamu ada masalah jangan pernah datang dan mengadu pada mama "cercah mama nya
mama nya sangat kesal pada Icha yang tidak mau mendengarkan perkataan nya itu .
__ADS_1