
"Suamiku ... Terimakasih sudah membawa kami ketempat ini.
sekarang aku merasa lebih tenang setelah berkunjung ke tempat mbak Rika .
" kata Icha sambil menggandeng tangan suaminya berjalan ke arah tempat parkir mobil
" Iya sayang, sama-sama.
aku juga berterimakasih pada mu karena masih mengingat Rika , kalau bukan karenamu mungkin aku dan juga anak-anak tidak akan mendatangi tempat ini "jawab Rangga
ia mencium kening istrinya .
ketika mencium kening Marisa, sekilas Rangga melihat Rika lewat sambil tersenyum padanya
" Rika ..." ucap nya
"Rika ??????" Kata Icha mengulang kalimat yang baru saja di ucapkan oleh suaminya itu
"Iya sayang. .tadi aku melihat Rika lewat di belakangmu . dia memandangku dan tersenyum padaku " Kata Rangga
"papa, mbak Rika kan sudah lama meninggal.
bagaimana caranya mba Rika lewat dari belakang ku, papa sayang ada-ada aja deh !!" jawab Marisa
"iya sayang kamu memang benar Rika sudah lama meninggal .
tapi tadi . . ahhhh sudahlah pasti ini hanya halusinasi ku saja.
mungkin karena aku terlalu merindukan nya " timpalnya
Saat Rangga mengatakan kalau ia merindukan almarhum istrinya, dada Marisa terasa sesak dan sakit terbakar api cemburu.
"Ya Allah saat suamiku mengatakan bahwa ia sedang merindukan istrinya kenapa aku jadi cemburu seperti ini ya !
padahal kan yang sedang ia rindukan juga sudah tiada , tapi kenapa rasanya hatiku tidak bisa menerima dia merindukan orang lain selain selain diriku ini .
maafkan aku ya Allah " bathin nya
sekarang ia sadar apa yang di rasakan Rika dulu , belum sebanding dengan apa yang ia rasakan saat ini .
setelah berjalan beberapa meter mereka meninggalkan pemakan Rika, tiba-tiba cuaca yang tadinya sangat panas dan membuat mereka merasa sangat gerah berubah menjadi sejuk.
terik matahari tiba-tiba di tutupi Awan, angin yang sepoi-sepoi juga membuat suasana jadi sejuk dan adem .
"Aneh sekali Ya Bu, padahal tadi cuacanya sangat panas, tapi sekarang tiba - tiba mendung dan sejuk ." kata Fahira
"iya Tante, baju kila saja sampai basah karena keringatan .
tapi sekarang jadi sejuk .
cuaca di tempat ini benar-benar aneh ya Tante " balas gadis polos itu
" Itu berarti pertanda baik .
bisa jadi Rika senang dengan kedatangan kita, makanya cuacanya langsung berubah " jawab ibunya Fahira .
__ADS_1
" masa sih Bu ???
kok ibu tau ???
dari mana ibu tau ????" cercah Fahira
Ibu tua itu tidak menjawab pertanyaan dari putrinya lagi, tapi dia terus menatap ke arah jalan .
beberapa orang yang datang dari arah jalan terus berjalan mendekati pemakaman yang baru saja mereka kunjungi itu .
dan ternyata orang - orang itu adalah keluarga dari Rika.
"Rangga . . ternyata kalian juga ada disini ???.
setelah sekian lama kita tidak pernah bertemu tapi akhirnya kita bertemu di tempat ini !
bagaimana kabar kalian ???? " tanya ibu mertuanya Rangga dari almarhum istrinya
"Alhamdulillah kabar kami baik Bu .
Saya malu bertemu dengan ibu dan bapak di tempat ini" kata Rangga dengan sedikit memelas.
" kenapa malu Rangga , memang nya kenapa ???
apa kamu malu bertemu dengan kami yang miskin ini " timpal ibu mertuanya itu
"Bukan Bu ,bukan itu .
tapi saya malu semenjak Rika meninggal ,saya dan anak-anak tidak pernah berkunjung kerumah ibu dan bapak .
"Tidak apa-apa nak Rangga .
justru ibu dan bapak lah yang lebih malu.
setelah Rika meninggal kami tidak pernah datang menemui cucu-cucu kami.
bahkan kami juga tidak tahu bagaimana kabar mereka selama ini, apakah mereka sehat atau sedang sakit kami tidak pernah tahu .
tapi semuanya itu bukan karena ketidak pedulian kami pada kalian . tapi karena ke adaanlah yang tidak mengijinkan kami untuk menemui kalian semua " jelas ibu nya Rika
keluarga nya Rika memang keluarga yang sangat susah.
Mereka juga sengaja tidak mau bertemu dengan Rangga .
karena mereka takut setelah rika pergi dari dunia ini , Rangga akan menitipkan anak-anak pada mereka .
apalagi setelah Rangga menikah dengan wanita yang jauh lebih muda .
karena kejadian itu sering terjadi di sekitar mereka .
tapi melihat kedua cucu mereka itu tumbuh dengan sangat baik . mereka pun langsung menangis dan memeluk kedua cucu mereka yang sudah sejak lama mereka rindukan.
"Fajar , akila nenek dan kakek sangat merindukan kalian sayang " ibu dan ayahnya Rika memeluk kedua cucu mereka itu
mereka juga berterimakasih pada Marisa ,karena Marisa sudah menyayangi dan merawat kedua cucu kandung mereka .
__ADS_1
"Nak, terimakasih ya sudah bersedia menjadi ibu pengganti untuk kedua cucu - cucu ku ini .
kami fikir setelah Rika tiada mereka akan terlantar tapi ternyata kamu salah ."
"Iya Bu sama - sama .
saya tulus menyayangi mereka berdua meskipun mereka bukan anak kandung saya " kata Marisa
"Kalau ibu dan bapak ingin bertemu dengan fajar dan akila datang saja kerumah ,tidak usah sungkan -sungkan.
kita bisa merawat cucu kita ini bersama-sama karena bagaimana pun juga kita akan tetap jadi besan selamanya meksipun Rika sudah tiada " kata ibunya Rangga
Setelah selesai mengobrol dengan keluarga almarhum istrinya . kemudian Rangga dan yang lainnya pun pamit untuk pulang duluan.
Setelah Rangga dan keluarganya pulang ,Keluarga dari almarhumah istrinya pun melanjutkan niat mereka untuk berjiarah ke pemakaman Rika .
Sore hari pun tiba
Rangga dan marisa pamit untuk berangkat ke kota .
Mereka hanya pulang berdua saja tanpa fajar dan akila .
Bukan Marisa yang tidak mau membawa kedua anak sambungnya untuk tinggal bersama dengan mereka di kota besar .
tapi ibu nya Rangga lah yang tidak mengijinkan mereka membawa kedua cucunya .
dengan alasan, karena kedua anak-anak itu harus sekolah .
dan alasan utamanya karena ia ingin Rangga dan menantunya itu bisa menghabiskan waktu bersama tanpa ada gangguan .
Setelah Rangga dan Marisa pergi , Syakilah yang mereka tinggal itu terus saja menangis di pelukan tantenya .
"Nenek,kakek dan Tante jahat .
kalian semua jahat !!!
kenapa kalian tidak mengijinkan akila dan kak fajar ikut ke kota bersama mama dan papa .
Akila benci kalian huhu ...huhu "gadis kecil itu tidak mau diam .
"Sayang . .
akila dan kak fajar kan sekolah, kalau akila pindah-pindah sekolah terus yang ada nanti akila tidak naik kelas loh sayang .
lagian kan Tante ada disini yang selalu menemani kalian setiap hari , jemput kalian sekolah dan Tante juga bakalan ngajak kalian jalan - jalan supaya kalian tidak bosan dirumah " kata Fahira sambil memeluk dan membujuk keponakannya itu
"benar ya Tante , tante jangan pergi ya " ujar akila
selain dengan Icha, akila dan fajar memang sangat dekat dengan Tante mereka .
"iya Tante gak akan pergi kemana-mana .
kan rumah Tante disini " jelas Fahira
"takutnya nanti Tante kabur dari rumah lagi " sambung fajar meledak tantenya
__ADS_1
sambil berlari ke luar