Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Cerita saat pergi ke luar negeri


__ADS_3

Saat Icha sedang sibuk mengurusi syakila .


Di tempat yang berbeda, Karina pun bertemu dengan orangtua marisa .


Saat Karina tiba di depan rumah orangtua sahabatnya itu , ia sangat terkejut melihat mamanya Marisa sedang berjemur di depan rumah .


mamanya marisa terlihat sangat pucat, badan nya juga terlihat kurus kering tidak seperti biasanya .


"Itu mamanya icha ya ???


apa aku tidak salah lihat,kok kelihatan berbeda ya ! " batin nya


Karina pun mendekat dan ternyata benar , dia memang tidak salah , yang duduk sambil berjemur itu adalah mamanya Marisa .


"Hai Tante apa kabar ????" ucap nya


mamanya Marisa sangat kaget melihat kedatangan Karina .


dia langsung berdiri dan berlari masuk ke dalam rumah sambil memanggil-manggil suaminya .


"Papa. .papa. .papa" teriaknya


saat berlari ia tersandung batu dan akhirnya terjatuh .


"Tente kenapa ???


ini aku Tan Karina !" kata Karin


dia berusaha menolong mamanya Icha ,tapi mamanya Icha menolak dan memukul tangan Icha


"Lepaskan aku lepas !" bentak nya


tidak lama kemudian papanya Marisa pun keluar dari rumah dan membantu istrinya yang terjatuh itu .


"Om ada apa dengan Tante ?


sebenarnya tante sakit apa sih om dan kenapa Tante seperti ketakutan saat melihatku????" tanya Karin


"Papa . . ayo masuk .


dan jangan pernah bicara dengan siapapun . dia ini pasti suruhan Icha " kata mamanya marisa


dia memaksa suaminya untuk segera masuk karena dia takut Karina datang hanya untuk mematai-matai keberadaan mereka .


"tunggu sebentar Tante , aku Karina aku datang hanya untuk melihat keadaan Tante dan om saja .


jadi Tante tidak perlu takut " ujar Karina


meskipun ia berusaha menjelaskan maksud kedatangannya tetap saja mamanya marisa mengusir dirinya .


tapi berbeda dengan papanya Icha, justru ia menyuruh Karina ikut masuk kedalam rumah .


setelah masuk ke dalam rumah dan mamanya berhasil mereka amankan di dalam kamar , barulah papanya Marisa menjelaskan semuanya .

__ADS_1


"Karina . . . jujur saja , sebenernya apa tujuan mu datang kemari ???


dan kenapa kamu bisa tahu kalau saya dan istri saya sudah kembali " tanya papanya Icha


wajahnya seketika berubah seperti orang yang sedang ketakutan .


"Tidak om.


tidak ada yang menyuruh ku untuk datang kemari .


tapi entah kenapa tiba-tiba saja hatiku tergerak untuk datang kemari, dan aku juga tidak tahu kalau om dan Tante ternyata sudah kembali .


aku fikir masih di luar negeri " Jawab karina dengan berbohong


papanya Marisa menundukkan kepalanya


"Maaf om kalau boleh tanya, Sebenarnya apa yang sudah terjadi ?" Tanya Karina lagi


"Karin ,kamu adalah sahabat putriku sejak kuliah, kalian berteman sudah 7 tahun lebih .


kamu juga tau banyak masalah keluar kami .


karena kamu juga sudah terlanjur datang dan sudah melihat kondisi istri saya ,maka saya akan ceritakan semuanya .


tapi berjanjilah ,tolong jangan beritahu Icha dan Rangga kalau kami telah kembali .


kalau sampai Rangga tahu kami sudah kembali pasti dia akan langsung melaporkan kami ke polisi .


mana mungkin saya siap di penjara dalam keadaan seperti ini" kata papanya marisa


Padahal tanpa ia beritahu pun Marisa sendiri sudah mengetahui dari orang lain lain .


"I. .i. .iya om saya janji " jawab Karin


kemudian papanya Marisa pun mulai bercerita


Dia menceritakan awal mula dari semua kejadian yang menimpa mereka di luar negeri.


Awal mulanya kejadian .


Papa dan mamanya Marisa sedang berada di sebuah tempat perbelanjaan sambil di bantu oleh seseorang memesan tiket keluar negeri .


sebelum memesan tiket , mereka juga sudah di bantu orang yang menyamar sebagai pengurus paspor sekaligus yang akan memesan tiket pesawat itu.


dan disanalah awal mulanya terjadinya penipuan .


setelah orang tersebut berhasil mengurus paspor dan memesan tiket keberangkatan .


kemudian barulah orang itu memulai aksinya yang selanjutnya.


Orang yang tidak di kenal itu pun menyuruh agar mama dan papanya Marisa segera menukarkan mata uang mereka ke bank secepatnya sebelum mereka berangkat ke luar negeri .


dan dia tidak lupa menjelaskan bahwa mata uang di Indonesia berbeda dengan mata uang yang ada di luar negeri.

__ADS_1


dan bodohnya lagi mama dan papa nya Icha langsung percaya begitu saja dengan apa yang di katakan oleh pria yang tidak mereka kenal itu .


mereka pun memberikan semua uang yang ada di tabungan mereka agar segera di tukarkan oleh pria itu .


Mereka tidak curiga sedikitpun , karena dari awal pria itu memang terlihat seperti orang baik . dia bersedia mengurus paspor dan sudah memesan tiket keberangkatan mereka tanpa meminta imbalan sepeserpun.


Hingga suatu ketika , berangkat lah kedua orangtua Marisa dan pria itu ke bank untuk menukarkan uang.


setelah tiba di bank, mamanya Marisa langsung memberikan ATM dan semua buku tabungan nya pada pria tersebut .


sambil antri menunggu nomor urut mereka di panggil , pria itu pamit sebentar dengan alasan ingin ke toilet .


lalu pria itu pun pergi ke toilet dengan waktu yang cukup lama .


setelah 1 jam kurang lebih menunggu antrian di bank akhirnya nomor urut mereka pun di panggil oleh petugas bank .


papanya Marisa yang dari tadi sudah merasa curiga pun menyusul dan memanggil pria tersebut ke toilet .


Setelah tiba di toilet papanya Marisa sangat terkejut karena pria itu sudah tidak ada disana, pintu toilet juga terbuka lebar .


Dan ternyata pria itu sudah kabur dan membawa semua uang mereka .


Sebenarnya mama dan papanya marisa ingin melapor , tapi mereka takut kalau mereka melapor justru mereka yang akan di tangkap karena mereka sadar keberadaan mereka sedang di cari-cari waktu itu oleh Rangga .


akhirnya mereka pun pulang dengan tangan kosong, karena tiket dan pasport juga sudah terlanjur sudah dipesan .


akhirnya mereka pun tetap berangkat ke luar negeri tanpa arah dan tujuan yang tidak jelas


padahal niat mereka liburan ke luar negeri untuk bersenang-senang dan menyelamatkan diri dari Rangga .


tapi kenyataan tidak seperti yang mereka harapkan dan mereka sudah rencanakan sebelumnya.


setelah tiba di negeri orang ,mereka kahabisan uang .


untuk makan saja mereka harus menjual barang-barang yang mereka bawa dari Indonesia .


Dan di saat itu pula penyakit mamanya Marisa kambuh disana , tubuh mamanya marisa hingga badannya habis dan kurus kering seperti sekarang ini .


fikirannya yang membuat ia menjadi stress dan penyakitnya menjadi kambuh .


Mendengar semua cerita dari mulut papa Icha , sebagai teman yang paling dekat tentu saja Karina sangat sedih.


tapi ia juga tidak bisa berbuat banyak hal .


"Sabar ya om, saya turut prihatin atas apa yang sudah terjadi beberapa Minggu ini pada om dan Tante " ucap Karina


"Iya , Karina terimakasih.


tapi berjanjilah jangan beritahu Icha kalau kami sudah kembali .


karena saya sangat takut pada Rangga, bukannya saya pengecut dan takut di penjara .


jujur saja saya sudah pasrah, tapi yang saya takutkan adalah Istri saya .

__ADS_1


saya tidak tega melihat dia dipenjara dengan keadaan nya yang sedang sakit seperti sekarang ini " kata ayah nya Marisa dengan sedih


__ADS_2