Suamiku Gemulai

Suamiku Gemulai
Itu DP?!


__ADS_3

"Pakai ini ya?" tanya Rima sembari memperlihatkan sesuatu kepada Bondan.


"Ish, nakal ya kamu!" Bondan langsung menerjang tubuh istrinya dan membawanya keatas ranjang.


Bondan langsung menindih tubuh istrinya dan mencumbu Rima dengan sangat bergairah dan sangat rakus, kemudian ia segera meloloskan semua kain yang melekat di tubuhnya dan juga tubuh istrinya, hingga keduanya kini polos tanpa sehelai benang.


Bondan menciumi seluruh tubuh istrinya dari ujung kepala hingga ujung kaki dan ciuman itu naik lagi dan berhenti tepat di bibir Rima yang ranum dan manis itu. Rima tidak berhenti merintih dan mendesaah ketika Bondan memberikan kenikmatan dengan cara menelusuri seluruh setiap inci tubuhnya tanpa ada yang terlewat.


"Tubuhmu sangat indah dan wangi, sayang," bisik Bondan tepat di depan bibir Rima.


"Semuanya milikmu dan hanya milikmu. Aku persembahkan tubuh ini untukmu, untuk kamu nikmati sepuasnya," balas Rima dengan lirih dan menatap sayu suaminya, kemudian kedua tangannya melingkar di leher Bondan.


Bondan tersenyum bahagia tentunya karena ia akan menyantap makanan lezat malam ini, untuk mengurangi rasa lapar dan dahaganya yang sudah lama terpendam. Kemudian Bondan menundukan wajahnya dan mencium bibir istrinya itu dengan sangat rakus, di sela ciumannya itu Bondan menuntun Rajawali yang sudah memakai sarung itu untuk memasuki sarang yang sudah basah itu.


"Eugh," racau keduanya tertahan, ketika Rajawali melandas dengan sempurna kedalam sarangnya.


Dan percintaan panas itu pun di mulai, yang awalnya Bondan memperlakukan istrinya dengan sangat lembut kini berubah menjadi kasar dan terus menghentakan tubuhnya, hingga desaahan demi desaahan terus menggema memenuhi ruangan itu. Hingga keduanya mencapai pelepasan bersama.


*


*

__ADS_1


*


*


Bondan melepaskan penyatuannya, dan menarik sarung yang membungkus kepala Rajawalinya lalu ia mengikat sarung tersebut agar isinya tidak meluber dan membuangnya ketempat sampah. Setelah itu ia mengambil beberapa lembar tisue diatas nakas untuk mengelap Rajawali yang sudah berubah menjadi burung emprit itu dengan perlahan. Kemudian ia beralih mengelap bagian inti istrinya yang terlihat memerah dengan sangat lembut menggunakan tisue yang baru.


"Lebih baik aku ke kamar mandi," ucap Rima ingin beranjak, namun tangannya di tahan oleh Bondan.


"Aku belum selesai," ucap Bondan lalu merebahkan dirinya di samping Rima dan menarik istrinya itu kedalam pelukkannya.


"Kamu gila! Satu Ronde saja hampir dua jam, apa lagi kalau kamu minta tambah bisa tidak bisa jalan aku besok!" ucap Rima bersungut-sungut.


"Bukankah kamu bilang sendiri jika tubuh ini adalah milikku dan aku berhak menikmatinya sepuasku," ucap Bondan seraya mengusap punggung polos yang penuh peluh itu.


"I iya sih, ta tapi 'kan—" Ucapan Rima terhenti ketika bibirnya sudah di bungkam dengan bibir suaminya.


"Bondan!" kesal Rima, ketika ciuman itu terlepas.


Sepertinya Rima salah mengucapkan kata, hingga perkataannya itu menjadi bomerang untuk dirinya sendiri dan lihatlah sekarang tangan kekar itu mulai membelai salah satu bagian intinya.


"Bon!"

__ADS_1


"Diam dan rasakan sensasinya, kamu tidak akan mudah lepas malam ini, sayang. Malam ini adalah malam panjang untuk kita berdua dan anggap saja jika malam ini adalah malam pertama kita yang tertunda," ucap Bondan, sembari menciumi seluruh wajah istrinya dan tubuh kekarnya kini sudah mengungkung tubuh istrinya itu.


"Malam pertama? Bukankah kamu sudah mengambilnya saat kita belum menikah?"


"Stt, itu DP. Agar kamu tidak melarikan diri dariku," jawab Bondan terkekeh seraya mempelkan jari telunjuknya tepat di depan bibir Rima.


"Memangnya aku ini barang kreditan apa?!" sungut Rima, lalu memalingkan wajahnya. "Memang apa bedanya DP dengan yang sekarang?"


Bondan terkekeh ketika melihat istrinya merajuk. "Jelas beda, kemarin 'kan kita mainnya petak umpet dan rasanya juga tidak terlalu enak. Lebih enak sekarang sudah halal bebas lagi," jawab Bondan dengan jujur.


"Sekarang kita pun mainnya petak umpet!" cibir Rima, membuat Bondan tergelak.


"Oh iya ya," jawab Bondan tergelak, namun hanya sesaat kemudian ia menatap istrinya lagi dengan lekat.


"Bikin kepala Rajawali mabuk lagi yuk!" ajak Bondan.


Dan selanjutnya....


Bersambung🤣🤪


Kasih dukungannya, semampu kalian nanti Emak juga akan usahakan untuk crazy up terus😘

__ADS_1


__ADS_2