Suamiku Pria Buta

Suamiku Pria Buta
Mundur


__ADS_3

Semejak kedatangan sherly. dan juga kesibukan mia yang mulai bertambah. Membuat Mia dan Andre jarang menghabiskan waktu bersama.


Bahkan Andre dan tuan wijaya kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan Sherly. untuk sekedar mengobrol atau membantu mengurus keperluan Andre .


Kehadiran Sherly. cukup membawa suasana yang berbeda bagi rumah Wijaya. sifat Sherly yang ramah pintar dan juga ceria. membuat siapa saja betah lama-lama mengobrol denganya.


Mia yang baru selesai menengoki panti asuhan dan juga memberikan batuan. segera mengutuskan untuk pulang kerumah. ia ingin cepat-cepat bertemu Andre.


Di perjalanan pulang Mia terus saja gelisah memikirkan Andre yang semakin lama, semakin dekat dengan sherly dari hari ke hari.


Setelah sampai rumah. Mia segera mencari keberadaan Andre dikamar. tapi tidak ada,


Sehingga Mia keluar untuk mencarinya. Saat baru sampai di ruang tengah. Terdengar samar-samar alunan musik piano yang biasa dimainkan Andre saat bersama Mia.


Mia pun terus melankah sambil mengumbar senyum bahagia. karena sejak tadi Mia terus saja gelisah memikirkan Andre di rumah tanpa Mia.


Niat Mia yang ingin memberikan kejutan untuk suaminya. malah Mia yang di buat terkejut,


Melihat Andre yang begitu dekat sedang mengajari sherly main piano. posisi Andre memeluk sherly dari belakang. sambil mengarahkan jari-jari sherly untuk menekan tuts di papan piano.


Canda tawa yang begitu ceria dari sherly mau pun Andre yang saling melengkapi. Terlihat jelas seperti sepasang kekasih yang sedang bermesraan.


lambat laun tatapan mia semakin tidak jelas berkaca-kaca. Karena air mata Mia yang mulai berdesakan menghalangi pandangan.


Sehingga Mia memutuskan untuk kembali ke kamar, sambil membawa rasa cemburu yang semakin menggerogoti perasaan.


Di dalam kamar setelah mandi. Mia merebahkan tubuhnya ditempat tidur. rasa lelah dan perasaan kecewa menjadi teman istrahatnya.


Tiba-tiba terdengar Sherly yang mengantar Andre. Dari balik pintu kamar pribadi Andre dan Mia.


"Terima kasih yak mas, sudah mau mengajari sherly bermain piano!" selorohnya terdengar sangat bahagia.


"Tidak perlu berterimaksih, kita ini kan sahabat."


"apa mas Andre butuh bantuan yang lainnya?" tanya sherly antusias.


"tidak perlu aku bisa sendiri" sahut andre begitu ramah.


"baiklah kalau mas butuh sesuatu panggil saja, sherly akan segera datang!"


"Hmm, terimakasih ..!"

__ADS_1


Andre pun segera membuka pintu. sambil mengambil tongkat lipat yang berada di balik pintu. tiba-tiba sepasang tangan melingkar dipinggang Andre. membuat pria tunanetra itu menjadi kaget.


"Mia sejak kapan kamu pulang" tanya Andre sambil memutar tubuhnya menghadap Mia dan langsung membalas pelukan Mia


"Baru saja!" sahut mia mencoba bersikap normal.


"Kenapa kamu tidak memberi tahu Mas kalau kamu sudah pulang" seloroh Andre rindu


"Tadi Mia belum sampat Mas!" jawabnya. Sambil menarik kerah kemeja Andre agar pria itu membungkuk. setelah itu Mia lansung berjingjit.


"Cup... apa mas kangen Mia?" tanya Mia setelah mencium bibir Andre sekilas.


"Sangat..!' setiap hari kau sibuk mengurus pekerjaan pak Heru. Entah kenapa, Mas merasa kamu mulai mengabaikan aku dan tidak memikirkan rumah tangga kita Mia." keluh andre mulai kecewa.


Memeluk erat Mia dan membungkuk menaruh kening dibahu Mia.


"Maaf..!!" hanya itu. kata yang bisa terucap dari mulut Mia.


"Kenapa Mia, apa yang sedang kamu sembunyikan dari ku Mia?" gumam Andre dalam hati yang merasa kecewa tentang sikap Mia yang tidak terbuka.


"Kau tahu Mia sejak kamu sibuk, Sherly yang mengurus keperluan Mas, dia juga selalu menemani mas kemana-mana" ujar Andre sengaja. Agar Mia cemburu terhadapnya.


"Kalau begitu, Mia akan mengucapkan terima kasih sama sherly, karana sudah mengurus Mas Andre dengan baik." Sahut Mia datar. Meski di dalam hati begitu nyeri.


"Tidakkah kau cemburu? Sherly itu seorang wanita dan aku ini pria Mia ?" tukas Andre menjelaskan dimana perasaan Mia sebagai istri yang membiarkan suami didekati perempuan lain.


"Ada apa dengan mu mas, lagi pula sherly itu sahabat mas Andre sejak kecil, jadi untuk apa Mia cemburu!" seloroh Mia sengaja tanpa dosa.


"Kau benar-benar tidak peka Mia!" tukas Andre begitu kecewa. Andre semakin mendorong Mia untuk menjauh dari hadapanya.


Mia hanya terdiam tanpa kata melihat Andre pergi meninggalkan dirinya.


Seketika tubuh Mia terasa lumpuh. Berlutut dilantai menunduk dalam diam. Air mata yang begitu deras turun membasahi lutut. Sebagai jawaban tentang perasaannya.


"Maafkan aku mas..maaf...maaf.. aku benar-benar minta maaf..!! Sebenarnya aku sangat cemburu, aku ingin mas andre menjauhi orang yang bernama Sherly, Tapi....?! Dialah yang akan menjadi istri mu yang sebenarnya Mas, karena aku hanya istri sementara! 'bukan tidak peka, tapi aku terpaksa!" sesal mia dalam hati. karena sudah membuat kecewa perasaan Andre yang begitu menjaga mia.


****


Kesibukan Mia yang semakin bertambah, semakin menjadi jarak pemisah bagi rumah tangga Andre dan Mia.


Begitu juga dengan Andre. Semejak kejadian itu sikap Andre berubah. ia sengaja menerima perhatian lebih dari sherly yang ternyata memang menyukai Andre. Bahkan dengan terang-terangan menggoda Sherly didepan Mia.

__ADS_1


Ribuan pisau belati begitu terasa. Terus menghujam hati dan perasaan Mia. sehingga begitu terasa sesak didada.


Melihat Andre dan sherly yang semakin memamerkan kemesraan.


Mia hanya bisa menyeka air mata yang mulai mengalir deras dipipi. menarik napas dalam-dalam berharap bisa membuat sedikit ketenangan untuk dirinya sendiri.


Lalu melangkah meninggalkan mereka berdua. untuk pergi mengurus pekerjaan yang tuan wijaya berikan kepada Mia.


Saat diluar mata Mia membulat sempurna melihat Tuan Wijaya yang ternyata meperhatikan Mia dan juga kelakuan putranya.


Ingin rasanya Mia menjerit dan marah sepuasnya. Di depan tuan Wijaya. yang sudah membuat aturan begitu menyiksa batin bagi kehidupan Mia.


Tapi apalah daya. Mia hanya menantu di atas kertas. Yang di atur tuan Wijaya. sehingga Mia tidak bisa berbuat apa-apa.


Mia terus melangakah mendekati tuan wijaya yang sedang berdiri angkuh dengan kedua tangan disaku celana.


"Terimakasih, kamu sudah mengerti apa yang menjadi kemauan ku, Tanpa harus ku beri tahu!" seloroh tuan wijaya bangga. Dengan sikap Mia yang begitu penurut.


Mia hanya mengangguk dan menunduk. Tanpa ingin menatap tuan wijaya.


"Mia kalau kamu merasa tidak sanggup berbagi suami, kamu boleh mundur dan meninggalkan putraku, papah tidak akan menuntut apapun lagi terhadapmu!" jelas tuan wijaya. yang ingin membebaskan Mia sepenuhnya.


Seketika Mia mengangkat wajanya. lalu menatap tuan Wijaya penuh tanda tanya.


"Terimakasih, ini pertama kalinya papah memberikan Mia dua pilihan." ujar Mia sambil tersenyum bahagia. walaupun didalam hati. Terasa seperti didalam neraka.


"Kalau begitu Mia akan mundur, dan juga meninggalkan mas Andre untuk sherly sepenuhnya." sambung Mia menjelaskan dengan tegas.


Entah kenapa tiba-tiba saja tuan wijaya merasa bersalah setelah mendengar ucapan Mia. Lalu mecoba mencari jalan keluarnya.


"kenapa kamu tidak memilih bertahan dan membiarkan Sherly menjadi istri kedua, se'tidaknya aku dan Andre masih bisa memberikan fasilitas untuk masa depan mu?" ujar tuan wijaya memberi saran.


"Terimakasih banyak, atas fasilitas atau materi yang papah tawarkan, tapi Mia menikah karena Lillahi ta'ala pah. Mia juga percaya Mas Andre akan adil terhadap sherli dan juga Mia, Tapi untuk berbagi cinta, akan selalu ada yang kecawa pah!" ujar Mia menjelaskan isi hatinya.


"Jadi kamu serius akan mundur?"


"Iya pah, karena dari awal Mia hanya istri pengganti sebagai kompensasi. Dan menatu papah di atas kertas." seloroh Mia sadar akan posisi dirinya.


Entah kenapa setiap untaian kata yang Mia ucapkan, seperti menghantam hati tuan wijaya.


Bersambung....

__ADS_1


tinggalkan jejak setelah membaca ya! terimakasih 😁😁


__ADS_2