Suamiku Pria Buta

Suamiku Pria Buta
Psikopat berdarah dingin.


__ADS_3

setelah mereka membawa keluar Mia. Dari sebuah gang sempit. Yang membuat Mia menyerah dan tak bisa kabur karena jalan buntu.


Lalu mereka membawa Mia tempat sepi yang hanya beberapa ratus meter dari tempat lokasi penangkapan Mia tadi.


Mereka bertiga begitu senang bisa menangkap Mia tanpa banyak Drama.


Kini mobil yang ditumpangi Mia berhenti di sebuah pemukiman sepi dan sunyi.


Segera para penjahat itu menarik dan menyuruh Mia turun dari dalam mobil.


Dan membawanya kesebuah gudang terbengkalai. Yang menjadi markas tempat mereka bersembunyi bersama para anak buah lainya.


Mia terus mengedarkan pandangan mencari celah untuk bisa lepas dari genggaman para penjahat.


Mencoba untuk kabur dan terus meronta melangkah dengan terpaksa.


Karena lengan mia dicengkram dengan kuat dan ditarik untuk mengukuti mereka bertiga.


Mia terus mencari akal sambil memperhatikan apa yang menjadi kelemahan mereka bertiga.


"Sebaiknya jangan berpikir untuk kabur, kami bisa saja menekan pelatuk senjata ini untuk menembus jantung nyonya cantik seperti anda ini." ancam salah satu dari meraka yang memperhatikan gerak gerik Mia.


"Bisakah berhenti mengancam, kalau kalian sampai melakukan itu. jangankan ratusan juta, seribu rupiah pun tidak akan kalian dapatkan. Malahan yang ada polisi akan mengakap kalian bertiga." tukas Mia tak mau kalah. Lalu menatap mereka penuh kebencian.


Saat para penjahat itu tiba bersama Mia. Mereka begitu terkejut melihat keadaan disana.


Mata mereka membulat sempurna melihat teman-teman mereka yang lainya sudah terkapar tidak berdaya.


"Apa-apaan ini, ber-eng-sek siapa yang sudah barani menghajar anak buahku seprti ini?!" teriak pimpinan mereka.


Yang begitu geram dan murka penuh dengan kemarahan. Melihat para anak buahnya tergeletak penuh luka.


tiba-tiba terdengar suara langkah sepatu dari dalam gudang. Dan juga suara gesekan benda keras yang terdengar seperti sengaja di seret di lantai.


"Aku yang sudah menghajarnya.....!!!" sahut suara pria dari dalam gudang. Dengan lantang.


Deg..?!


Tiba-tiba saja Mia mematung mendengar suara itu. Bahkan dua penjahat yang sedang menahan Mia menjadi panik tidak terkira.


Apa lagi saat melihat bayangan seorang pria tinggi memakai topi. Yang melangkah tegap keluar dari gudang.


Dengan sepotong balok berlumur darah yang masih setia digenggam tangan kekarnya.


Dengan cepat pimpinan itu mengambil senjata di tangan anak buahnya. yang sedang menahan mia.


Lalu mengarahkan senjata berupa senpi kedepan pria yang terus melangkah dengan gagah.


Niat hati ingin melukai pria bertopi yang terus berjalan kearanya.


Tapi sayang mereka tidak tahu ada orang lain yang sedang memperhatikan. Gerak gerik ketiga penjahat yang sedang membawa mia


"Bukkk..! sebuah balok datang tiba-tiba. Dari arah samping terbang dan menghajar lengan pria yang sedang menggenggam senjata. Hingga senjata itu terpental entah kemana.


Para penjahat itu begitu terkejut dan menoleh arah samping tepat datangnya balok itu.


Dan melihat ada seorang pria lagi yang sedang berdiri dengan senyum ramah.


"Upss...!' sengaja!" sindir Bayu dengan senyuman unta.


Membuat Mia semakin tercengang. tentang apa yang sebenarnya terjadi sekarang.


"Si...si...siapa sebernya kalian?" ujar penjahat itu mulai gugup.

__ADS_1


Melihat bayu dan pria bertopi hitam yang semakin mendekati mereka.


"Orang sepertimu tidak pantas tahu, sabaiknya lepaskan dia!" tegur andre mengangkat wajah yang tadi terhalang topi.


Ia terus melangkah dengan tangan kanan menggenggam balok yang sudah berlumur darah.


Dua bola mata yang selalu indah di pandang, namun kali tatapannya mengandung ancaman.


Mia terbelalak tidak percaya. dengan apa yang sedang dilakukan Andre di tempat seperti.


"Mas Andre" seloroh Mia tanpa sadar. Mia benar-benar sangat syok.


orang yang selalu dirindukan Mia kini ada dihadapanyan. Namun dengan ekspresi wajah yang sangat berbeda.


Begitu juga dengan Andre. Yang terasa sesak didada melihat Mia yang sedang di sandera para penjahat.


Andre terus menatap tajam seperti elang kepada tiga pria yang sudah berani menculik Mia.


Tiga pria bertampang perman itu begitu terkejut. Menelan saliva dengan kasar.


Saat mendengar Mia memanggil nama Andre dengan begitu jelas.


"Bukankah dia buta, tapi kenapa tatapanya begitu mengintimidasi?" kaget pimpinan penjahat itu dalam hati.


Para penjahat itu tarus menatap penuh selidik. sambil mencari celah untuk bisa membela diri.


"Berhenti disana atau wanita ini akan celaka!" ancam Pimpinan mereka.


Lalu menarik Mia dalam cengkeramanya. Dua anak buah itu segera maju untuk melawan andre dan bayu.


"Mau'ku bantu Bos?" tawar Bayu


"Tidak perlu, Akan kuberi pelajaran yang tidak dapat mereka lupakan, karena sudah berani mengganggu istri kecil ku!" sahut Andre mengintimidasi dan penuh penekanan.


Sebenarnya ada yang Bayu tidak mengerti dari Andre semenjak paska operasi.


Apa yang dilihat mata andre. Dengan cepat otaknya bekerja dan bisa melakukan hal di luar nalar dan logika.


Seperti menonton latihan taekwondo, karate atau Filem action yang berbau ilmu beladiri.


Dengan cepat andre menirukan tanpa berlatih. yang Membuat para anak buah perjahat itu. tak mampu melawan. Al hasil semuanya terkapar tidak berdaya.


Segera Andre membuang balok. Dan Melawa mereka dengan tangan kosong.


Dengan gagah dan lincah Andre menakis dan menghindari semua serangan.


Dan membalas mereka dangan mutlak tanpa ampun bahkan Andre mematahkan tangan mereka yang sudah menyentuh lengan istrinya.


Mia begitu terkejut dan di buat lemas tidak percaya. Melihat suaminya berubah menjadi psikopat berdarah dingin. tanpa memberi ampun siapun yang menjadi lawannya.


kini dua pria itu menyusul teman-temanya yang sudah babak belur tak sadarkan diri. Andre terus maju mendekati mia yang masih di sandera.


"Ja..ja...jangan mendekat atau dia akan celaka!" tergurnya gugup. karena hanya dia yang tersisa.


"cihk, aku benar-benar muak dengan orang-orang yang sudah seenaknya mengancam istriku!" keluh andre begitu dingin tanpa belas kasih sedikt pun.


Mia yang merasa tercekik lengan penjahat. Mengakat salah satu kaki dan menginjak sekuat tenaga.


Sehingga cekikkan dileher mengendur. segera Mia menggigit tangan penjahat itu.


Membuat pria itu begitu terkejut dan mendorong mia hingga mau terjatuh. Dengan cepat Andre menangkap Mia dan memeluknya dengan erat.


Andre yang dapat mersakan tubuh Mia gemetar dengan napas memburu.

__ADS_1


semakin tidak bisa mengontrol emosi. ia melepaskan mia dan menghajar peria itu tanpa ampun.


Bahakan Mia begitu ketakutan melihat semua yang masih seperti mimpi. Mia berlari dan memeluk punggung Andre dari belakang.


"Cukup Mas berhenti!' Mia tidak mau punya suami seorang pem-bunuh..!" teriak Mia di punggung Andre dengan tangan mungil Mia. Melingkar di perut sixpack yang turun naik kerana emosi.


Seketika mata biru indah yang di penuhi aura pembunuh itu hilang sekejap.


Mendengar perkataan Mia yang sangat ketakutan dengan tingkah andre yang berubah sembilan puluh persan.


Segera Andre manarik tubuh Mia dalam dekapanya. Agar Mia tidak Melihat pria yang hampir mati di buatnya.


Lalu Andre segera membopong Mia yang masih bersembunyi didadang bidang luas nan kekar itu.


Untuk membawa Mia pergi dari tempat yang sudah berbau amis darah para penjahat itu.


"Aku tunggu di mobil, sisanya kau yang urus" titah andre bersikap normal.


"Baik bos..!" sahut Bayu santai dengan dua jari telunjuk dan tengah. Menyentuh kening sendiri sekilas.


flashback


Andre yang pagi-pagi kabur dari rumah sakit. Karena merasakan hati yang terus gelisah karena memikirkan Mia.


Segera meminta Bayu mengantar Andre kedaerah Lebak banten tanjung lesung. Untuk melihat keadaan Mia sekaligus menjemputnya pulang kepondok pelita.


Sesampainya disana Andre tidak menemukan Mia. Yang ada hanya nenek, bibi dan paman Mia saja.


Andre menceritakan bahwa dia sudah bisa melihat. sehingga Andre merasa sudah mampu dan pantas.


Menjadi suami yang akan menjaga Mia. Dari orang-orang yang tidak menginginkan keberadaan Mia.


Disaat keluarga Mia masih terkejut. karena ucapan Andre yang begitu serius. Di tambah tiba-tiba bisa melihat.


Namun kejutan itu tidak seberapa saat mendengar telepon dari mia untuk bibinya. bahwa dirinya dalam bahaya.


Segera Andre merebut handphone milik bi eli. Yang ternyata masih tersambung dengan hendpon milik Mia.


Bayu dan Andre segera datang kelokasi dan melihat pasar tempat mia dalam bahaya.


Yang sudah heboh memceritakan tentang penjahat yang sedang mengejar wanita yang masih berumur remaja.


Segera Andre dan bayu menanyakan kepergian mereka kearah mana.


Tapi mereka tidak tahu. karena salah satu dari penjahat membawa senjata dan mengancam mereka semua.


Andre yang mendengar itu begitu panik penuh emosi.


Dan salah satu dari pedagang ternyata mengenal pria yang sedang mengejar Mia.


Para penjahat itu ternyata seorang pereman yang ditakuti Kawasan pasar dan pelabuhan. karena mereka selalu meminta jatah uang keamanan. Dengan cara mengancam.


Dengan cepat pedagang itu memberi tahu tempat panjahat itu berkumpul.


Sehingga Andre dan Bayu segera datang ketempat tersebut. untuk mencari keberadaan Mia.


Saat di sana hanya ada para pereman yang sedang berpesta.


karena bos mereka sudah menangkap nyonya andre. yang bisa membuat komplotan mereka kaya.


Andre yang medengar itu begitu geram. sehingga meraih balok yang tergeletak disana dan menghajar meraka tanpa basa basi lagi.


Seperti biasa tinggalkan jejak setelah membacanya.🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2