
sumpahhhhhh...😬😬😬😤😤😤😤😤 thor gak sabaran lama bangat Andre ketemu sama Mia.😅😅
Yang masih setia thor ucapkan terimakasih 🙏🙏💞💞💞💞💞💞💞
oke deh capcussss........
"Sherly, Di mana Mia..?" tanya andre terdengar panik
"Ada, kau ingin lihat, bahkan istrimu seperti klinci yang penurut!" sahut sherli. lalu mengirim poto mia lewat chat.
Andre segera melihat poto yang dikirim Sherly. Terlihat gambar Mia yang tak bisa berkutik. Dengan luka di kening dan lebam di sudut bibir.
Terlihat juga sebuah pesan ucapan selamat atas kesembuhan penglihatan andre yang sudah normal.
Sherly mengetahuinya kabar itu juga dari nuri. meski awalnya sherly tidak percaya. dan tak lagi peduli,
karena masalah yang terjadi. dan diterima tetap membuat sherly putus asa.
Tangan Andre mengepal dengan kuat sambil memukul kabin mobil.
Untuk melampiaskan rasa emosi yang sudah memuncak. Saat melihat kedaan istrinya yang telah disakiti sherly.
"Berani-beraninya kau melukai istriku, apa kau sudah bosan hidup, sherly...!" Andre begitu marah. Suaranya terdengar dingin dengan aurah membunuh.
"kau benar aku memang sudah muak dengan semua ini, biarkan istrimu menemani aku pergi dari dunia ini!" seloroh sherly sembarangan. lalu mematikan panggilan.
"Apa kau sudah gila sherly..!' untuk apa kau mengangkat panggilan dari andre dan memberitahu nya kalau Mia bersama kita!" tegur Fani tidak suka.
Lalu dengan cepat fani membuka ikatan kaki Mia. dan menariknya untuk segera masuk kesebuah mobil.
"Memangnya kenapa? aku hanya ingin mempermain emosinya biar dia menjadi gila!" sahut sherly.
"Dasar bodoh, dia akan tahu lokasi kita dimana, kau tidak mengenal siapa andre sebenarnya. ada Bayu yang akan selalu mengawasi keselamatan mereka berdua," jelas Fani
"Maksudmu hendpon ini di lacak?" tanya Sherly
"Iya, aku tahu Bayu seperti apa. Saat andre atau si kampung ini dalam bahaya, bayu selalu datang tiba-tiba. sebaiknya kita pergi dari sini?" jelas Fani menjadi fanik.
Seketika sherly menjatukan handphone itu ketanah. sambil menginjak-injak sampai rusak.
Mia menitikkan air mata melihat hendpone nya sedang di rusak.
Bukan karena barang pipih itu yang membuat Mia sedih.
Melainkan Andre yang telah membelikannya. ia jadi memikirkan keadaan Andre yang mia pastikan. suaminya itu sedang gelisah memikirkan dirinya.
********6
Di sisi lain
Bayu dan Tito yang baru selesai rapat pengalihan saham PT Sea. Di buat terkejut saat membaca pesan dari andre.
Bahwa Mia sedang bersama sherly. Andre juga sudah menemukan titik lokasi hendpone milik Mia, dan mengirim ke pada bayu.
Segera Tito menghubungi anak buahnya untuk memeriksa semua cctv yang ada di lokasi tersebut.
Setelah setengah jam. Kini andre telah sampai di lokasi. yang ternyata tidak jauh dari taman. tempat Mia di hadang.
"Sherly".... teriak andre
__ADS_1
"Sherly keluar... lepaskan Mia.....!!"
"Sherly di mana kau.!!!" teriak andre seperti orang gila.
"Mia.....!!' kau harus selamat Mia....tidak ada yang boleh memisahkan kita, kau harus pulang dengan ku...!" doa Andre dengan tulus. Ia terus berlari kesana kemari. Untuk mencari keberadaan Mia dan juga sherly.
Segera Andre kembali mencoba menghubungi nomer Mia berulang kali.
"Tuan muda, coba tuan lihat ini.!" tegur sopir yang mengatarkan andre tadi.
Lalu menyodorkan hendpon yang terus berdering, meski penampilannya sudah hampir rusak.
"Ini punya Mia, di mana kau menemukannya?" tanya Andre menggengam erat handphone milik istrinya.
"Di sana tuan di bawa pohon besar itu...!" tunjuk
sopir kearah sebuah pohon besar yang terhalang semak-semak.
segera Andre berlari ketempat itu dan memeriksa ke keadaan Mia.
Andre hanya menemukan beberpa tali dan sebuah anting milik istrinya juga.
Seketika lutut Andre bersimpuh dan tertunduk ditanah. Rasa sakit dah khawatirkan membuat tubuh Andre melemas tak berdaya.
Pikirannya semakin kacau. Saat tidak menemukan Mia. Hanya ada petunjuk handphone dan Anting milik istrinya.
"Tuan muda semangatlah, nyonya muda pasti baik-baik saja, jangan menyerah, ayo tuan kita cari lagi..." bujuk sang sopir.
Sang sopir tidak ingin anak majikannya sampai putus asa. Karena belum juga menemukan mia.
Dengan hati-hati sopir itu mengusup punggung andre. dan membantunya untuk berdiri.
Saat andre mulai putus asa. setelah menyusur titik lokasi. Namun tak ada pentujuk lagi.
Segera Bayu dan Tito mendekati andre yang sedang melangkah dengan lemas.
Pria yang tadi pagi berjas dan berdasi sangat rapi. Kini penampilannya sudah sangat kacau.
Tak ada jas muapun dasi hanya kemeja berantakan hingga basah bermandikan keringat. Dengan lengan kemeja di gulung. asal-asalan.
"Bos...?" sapa Bayu prihatin.
Andre mengangkat wajahnya menatap bayu dan Tito dengan sendu.
"Dre sabarlah, anak buahku juga sedang berusaha." bujuk Tito. ia mengerti apa yang sedang di rasakan andre sekarang ini.
Andre hanya mengangguk. dengan senyum dipaksakan.
Tiba-tiba handphone Tito berdering. segera Tito menggeser warna hijau dilayar. Dan menyentuh speaker. agar Andre dan bayu juga bisa dengar.
"Apa ada perkembangan?" tanya tito kepada anak buahnya.
"Yak komandaan. kami sudah memeriksa semua cctv di titik lokasi." jelas dari sebrang sana.
"Lalu bagaimana hasilnya?"
"Ada salah satu cctv yang menujukan tersangka sedang membawa korban pergi menaiki mobil dengan nomer polisi **** . meninggal titik lokasi, saya akan kirim rekamanya ke komandan." jelas polisi itu andre dan bayu saling menatap.
Ada secarik harapan mulai membuka kebingungan.
__ADS_1
"Baiklah kirim secepatnya!" printah tito
"Siap komandan, kami juga memeriksa cctv di lampu merah seperti yang komandan perintahkan."
"Bagaimana penyidikannya?"
"Kami kembali melihat mobil itu melintas beberapa menit yang lalu. sepertinya mereka masuk arah tol jagorawi komandan." jelas polisi itu.
Tol jagorawi adalah jalan tol dari Jakarta yang menuju Bogor dan wilayah sakitnya sampai kawasan Ciawi..
"Kalau begitu minta bantuan anggota di pos polisi tol itu. untuk menghadang mobil tersangka." kembali tito memberi perintah.
"Baik komandan!"
setelah panggilan terputus tito menepuk bahu andre.
"Ayo kita susul istrimu" ajak tito.
"Yak ayo Bos, mia akan baik-baik saja.!" sambung bayu menyemangati.
" ayo, terimakasih...!"
"sama-sama."
segera Tito. bayu dan Andre bergegas pergi dari lokasi taman
sebelum pergi. Andre meminta sopir pulang kerumah wijaya.
Karena dirinya akan ikut bersama bayu dan juga tito.
Di perjalanan notifikasi di handphone milik tito berbunyi sebuah rekamam cctv dari kantor polisi.
"Bagai mana?" tanya andre tidak sabaran.
"Tunggu sebentar lagi." Saat unduhan selesai. tito segera membuka. tito mengerinyit heran memilhat rekaman itu
"Dre coba kau lihat ini, ada orang yang membantu sherly.!"
segera andre mengambil handphone ditangan tito. dan meneliti siapa saja yang membawa Mia.
Terlihat Mia dipakasa dua wanita untuk masuk kedalam mobil bagian tengah. dan tangan nya masih terikat di belakang.
lalu disusul dua wanita yang memaksa mia tadi segera masuk mobil dikursi depan.
Andre mengepal dengan kuat. kini dia tahu siapa yang telah membantu sherly.
"wanita yang mungemudikan mobil itu adalah Fani!" seloroh andre semakin cemas.
seketika bayu yang sedang mengemudi, semakin menambah kecepatan lajunya. untuk segera menyusul mobil yang membawa mia.
Karena Bayu tahu. fani bukan tipe wanita normal yang peduli hukum polisi atau hidup dan mati.
Fani akan melakukan apa saja. untuk keinginannya yang sejak awal ingin memisahkan andre dan mia.
"Berhenti bayu, kau mau kita di kejar-kejar polisi.." tegur tito.
"Untuk apa takut bukankah ada dirimu!" sahut bayu dengan entengnya.
Tito terbelalak. ia tahu aturan berlalu lintas seperti apa. Apa lagi dirinya yang seorang polisi. Sehingga harus taat aturan dan undang-undang kenegaraan.
__ADS_1
"Sembarangan kau bayu, belok kiri aku punya ide lebih baik..." Omel tito.
"seperti biasa tinggalkan jejak setelah membaca yak😘😘😘