Suamiku Pria Buta

Suamiku Pria Buta
Menjemput Mia


__ADS_3

"Baiklah akan ku antar!" sahut Bayu mengalah. bayu sadar andre memang harus bisa membujuk Mia kerena semua ini berhubungan dalam berumah tangga.


"Apa yang akan bos lakukan? dia tidak akan semudah itu memaafkan mu Bos?" sambung Bayu yang tahu perasaan mia begitu kecawa.


"Aku tahu kesalahanku sangat besar, bila perlu aku akan berlutut memohon maaf di hadapannya. Agar mia mau memaafkan aku." sahut Andre.


Berterus terang di depan Bayu. Andre sangat menyesal. Dan sungguh-sungguh ingin meminta maaf.


" berusahalah aku mendukungmu, tapi sebelum berangkat sepertinya Bos harus kesalon dulu." seloroh Bayu memperhatikan keadaan Andre.


"Memangnya aku perempuan."sahut Andre tidak terima atas usulan Bayu.


"Tapi siBos memang butuh di permak!' karena tampang Bos sangat berantakan." jelas Bayu merasa risih dengan penampilan Andre yang begitu kusut.


Rambut acak-acakan. Wajah kusam. bahkan Mulai di tumbuhi buluh halus yang tidak beraturan di rahang kokoh hingga ke kumis bosnya itu.


Dengan rasa perustasi Andre menggaruk kening dan mengusap wajah dengan kasar.


Tiba-tiba saja kerinduan Andre semakin besar. Mengingat Mialah yang biasa mengurus Andre sebelum mandi.


Mia akan duduk di wastafel dengan kaki melingkar di pinggang Andre.


Kedua tangan mungilnya akan sibuk mencukur bulu halus yang mulai tumbuh di dagu dan kumis suaminya.


Bahkan kadang kala perlakuan Mia yang begitu perhatian dan juga romantis.


Selalu membuat Andre hilang kendali ingin terus mencumbu, menjamah tubuh istri mungilnya.


Seketika ingatan itu membuat Andre semakin merasa bersalah dan penuh penyesalan.


sampai-sampai andre mengutuk dirinya sendiri menjadi batu.


karena pernah mengucap tak ingin mendengar suara Mia dan juga tak ingin di sentuh Mia.


Namun kenyataannya Andre begitu hampa tanpa sosok Mia.


Bahkan naluri dan hasrat kelakiannya begitu tersiksa. Tak ada Mia yang biasa memanjakan kebutuhan biologis dirinya.


Entah kenapa Bayu seperti tahu pemikiran Andre yang sedang gelisah tersiksa Mia.


Ia menepuk bahu Andre mencoba menghibur dan membuat tegar menghadapi masalah.


walaupun kenyataan di benak Bayu begitu puas melihat Andre begitu tersiksa karena Mia.


Ingin rasanya Bayu tertawa puas hingga terbahak-bahak didepan bosnya.


"untung gue jomblo tak main hati, cukup bermain solo sudah kelar birahi he..he..he.." Gumam Bayu merasa lucu.


Melihat penderitaan Andre sebagai suami yang di tinggal istri. Adik kecil Andre meronta-ronta tidak di layani istri.


Bayu merasa beruntung menjadi jomblo hati abadi tidak perlu ada yang tersakiti.


"Jangan bilang kau sedang menggibahku?" celetuk Andre tiba-tiba merasa peelingnya kalau bayu sedang merutuggi dirinya.


"Ahk si Bos ini, suka sensi kaya perempuan datang bulan bawaannya marah mulu."gumam Bayu pelan.


Tapi masih sangat jelas terdengar di gendang telinga Andre. sontak pria yang menjadi Bos itu semakin darah tinggi.


"Aku dengar semua ucapanmu, sepertinya bulan depan kau sudah tidak butuh gaji!" tukas Andre mengancam Bayu.

__ADS_1


"Jangan Bos, aku sudah tidak punya uang, karena kartu miliku sudah ku berikan istrimu Bos." sahut Bayu keceplosan.


sontak Andre kembali malu. karena Mia mengembalikan seluruh kartu Atm kepada Andre. Yang berisi uang nafkah yang sudah Andre berikan untuk Mia. namun malah mau menerima kartu milik bayu.


"Biarkan itu jadi milik Mia, kau buat saja yang baru! akan kuganti semua isi tabungan mu!"perintah Andre penuh penekanan.


"Tidak perlu aku memang ingin membantunya." ujar Bayu serius


"Tapi aku tidak suka, pria lain menafkahi istriku?" tukas Andre tegas dan tidak suka di bantah.


ia tidak mau terhina berbagai suami yang tidak bertanggung jawab atas nafkah istrinya.


"Yak sudahlah, biarku bantu si bos bersih-bersih dulu, setelah itu akan ku antar menemui istrimu." sahu bayu memberi saran.


Andre lalu bangkit meraih tongkatnya dan berjalan kekamar peribadinya.


Begitu juga dengan Bayu segera menyusul mepersiapkan keperluan Andre seperti dulu.


Saat sebelum kehadiran Mia sebagai istri Andre. Yang menggantikan Bayu mengurus keperluan Andre.


Dengan cekatan Bayu merapihkan tampang Andre yang terihat begitu kusam dan suram.


Dan mempersiapkan air hangat ber'aroma terapi untuk Andre berendam.


Agar Bosnya itu bisa rilexs dan mendapatkan ide cemerlang untuk membujuk Mia supaya mau pulang.


Setelah Bayu permak Andre habis-habisan. membuat pria tunanetra itu kembali mempesona seperti sedia kala.


Segera Bayu membawa Andre keluar dari kediaman rumah wijaya dan menuju daerah Tanjung lesung Lebak Banten tempat Mia berada.


Di dalam mobil. Andre yang tidak henti-henti gelisah bahkan jantungnya berdebar dengan cepat.


Demi mendapatkan maaf dari Mia yang sudah di buat kecewa.


"Apa seperti ini sudah cukup, aku benar-benar takut istriku tidak akan memaafkan aku" ujar Andre tidak percaya diri.


Mendengar perkataan Andre. bayu segera melirik kaca sepion tengah. Memperhatikan bosnya yang sedang gelisah.


Sungguh kepergian Mia benar-benar sudah membuat Andre begitu perustasi.


"Setidaknya Bos sudah berusaha hanya tinggal melihat reaksi istri bos seperti apa." sahut Bayu yang tidak tahu akan seperti apa saat Andre tiba menemui Mia.


Mobil itu terus melaju hingga beberapa jam sudah berlalu. perjalana siang hari cukup menyita waktu Andre dan bayu.


Akhirnya mobil itu sudah tiba. Di sebuah rumah sederhana yang masih menggunakan pagar bambu sebagai perkarangan rumah.


Pak agus dan nenek Mia yang memang sedang duduk di kursi depan rumah.


Sedikit terkejut melihat mobil mewah berwarna putih berhenti didepan rumahnya.


Bahakan para tetangga mulai rusuh ingin juga segera tahu. orang kaya dari mana yang sampai datang di perkampungan para nelayan.


segera Bayu turun dari dalam mobil. dan mundur untuk mebuka pintu tengah. mempersilakan Andre untuk turun menemui keluarga Mia.


"Bos kita sudah sampai." ujar Bayu memberi tahu.


Pria itu hanya mengangguk. Lalu menarik nafas dalam-dalam mencoba mencari sedikit ketenangan.


Ia segera turun dari dalam mobil. menelisik sekaligus menganalisis lingkungan baru yang dia pijak sekarang ini.

__ADS_1


Sontak para tetangga semakin rusuh melihat ada yang lebih tampan dari Bayu.


Padahal menginapnya Bayu waktu itu saja. Sudah membuat gaduh para tetangga.


Karena bayu lah yang paling tampan saat itu. lagi-lagi mata para tetangga di buat kagum sekian rupa.


Sosok Ande yang berwajah tampan dengan rahang kokohnya. cornea mata biru cerah menghias dua bola mata miliknya.


Yang selalu terlihat indah di pandang mata bagi siapa pun yang melihatnya.


Di tambah tubuh Andre yang tinggi dan putih berbalut kemeja hitam dengan bawahan celana jins biru gelap. lengkap dengan sepatu kulit dan jam tangan berwana coklat.


Melangkah masuk pekarangan rumah sederhana sambil terus memeluk buket bunga berukuran besar.


Mengikuti langkah Bayu yang sedang membawa dua keranjag parsel buah tersusun cantik. Sebagai buah tangan menjenguk Mia.


Membuat para tetangga kagum histeris ingin tahu siapa mereka sebenarnya.


Namun berbeda dengan pak agus dan nenek Mia yang terlihat biasa saja.


Saat melihat sosok pria tampan yang Sedang memeluk buket bunga. yang sudah membuat Mia begitu kecawa.


Pak Agus dan nenek Mia. Kenal Andre dari poto yang pernah di kirim Mia. sebuah poto dilayar handphone.


Sosok pria yang sedang memeluk Mia dengan mesra. Dia adalah Andre Hermawan wijaya. Suami Mia yang sah secara hukum dan agama.


Segera pak agus dan nenek Mia berdiri menyambut kedatangan Andre dan Bayu yang hampir tiba mendatangi tuan rumah.


"Assalamualaikum..." salam Andre ramah. setelah mendapat kode dari Bayu yang berdiri di sampingnya.


"Wa'alaikumsalam..."sahut nenek Mia dan juga pak agus. dengan ramah.


Dengan ramah Bayu menyerakan dua keranjang buah ke pak Agus. Sambil mengenalkan Andre kepada mereka.


Lalu mencium punggung tangan pak agus dan nenek Mia bergantian.


Begitu juga dengan Andre melakukan hal sama setelah Bayu membantu mengarahkan posisi mereka berada.


Andre yang terlihat gelisah menoleh kanan dan kiri. Terus mengedarkan pendengaran. Mencari sosok istri yang begitu Andre rindukan.


Membuat pak Agus paham apa yang sedang di pikirkan Andre sekarang ini.


"Mia belum pulang, masih di pasar menemani istri bapak sedang belanja!" tukas pak agus terdengar dingin.


"Iya pak tidak apa-apa, kedatangan saya memang ingin menjemput Mia, tapi kalau di izinkan saya juga ingin berbicara dengan nenek sama bapak apa boleh?" ujar Andre seraya mengobrol bersama.


Tentang masalah yang hadapi dirinya bersama Mia. karena Andre juga butuh solusi terhadap keluaga Mia.


Yang belum tahu menganggap suami Mia seperti apa dimata keluarga pak agus dan nenek Mia


"Tentu nak, tapi mengobrolnya didalam saja, tidak enak didengar tetangga." sahut nenek Mia mengarahkan.


melirik para tetangga yang sudah berbaris rapi sambil terus berbisik-bisik tidak karuan karena ingin tahu keadaan.


Seperti penggemar berat artis korea Boyband NCT. Dipagar bambu pekarangan rumah pak agus yang terlihat begitu sesederhana.


Namun kini menjadi indah dan mengagumkan kerena ada Andre dan Bayu yang sedang bertamu di sana.


Bersambung....

__ADS_1


Seperti biasa tinggalkan jejak setelah membaca ya....😊😊😊


__ADS_2