Suamiku Pria Buta

Suamiku Pria Buta
surat Kontrak


__ADS_3

Buat kakak-kakak cantik dan ganteng, yang sudah request, Biar mas andre tahu tentang rahasia Mia. thor kasih deh, 😁😁 soalnya masalah baru sudah menunggu.


Ok deh capcussssss....


"Maaf!' bukan itu jawaban yang aku mau Mia, Sebenarnya ada rahasia apa, yang kamu dan papahku sembunyikan dariku Mia?" tanya Andre ingin tahu.


Andre benar-benar tidak sabaran kalau harus menunggu Bayu mencari tahu. Sedangkan Mia sudah harus bersiap-siap untuk esok hari.


"Maaf mas, untuk saat ini Mia belum bisa menceritakan yang sebenarnya." jawab Mia memohon.


Lagi-lagi Andre kecawa atas jawaban Mia , karena bukan pertama kali Mia seperti itu,


Andre pun segera Menarik tangan Mia dan berbalik kembali ke makam mamahnya. Membuat Mia terdiam dengan perasaan mulai takut. Setelah sampai.


"aku ingin kejujuran mu sekarang, dan berjanjilah didepan makam mamah kalau kau tidak merahasiakan sesuatu lagi dariku." pinta Andre tulus, Meski emosi mulai hilang kendali.


Mia begitu terkejut mendengar ucapan Andre yang sangat tidak wajar.


"Mia tidak bisa mas, beri Mia waktu!"


"Kenapa Mia, Apa papah mengancam mu?"


"Tidak mas!"


'Lalu kenapa Mia..?? kenapa..??" tanya Andre mulai memaksa dengan nada semakin emosi.


"Cukup mas, jangan memaksa mia, beri mia waktu..!!" pinta Mia yang ikut terbawa emosi.


sontak andre begitu terkejut. karena ini pertama kalinya. mia menolak begitu tegas.


" Kenapa kalian selalu saja seperti ini sama Mia. Apa Mas tahu mula-mula ayah meninggal dunia, memaksa Mia menjadi anak yatim. Lalu ibu memaksa Mia menerima tuan Deri untuk jadi ayah tiri..!" jelas Mia mengungkapkan rasa kecewa


"Setelah itu tuan Deri dan juga papahmu mas!.Memaksa Mia menikah dan menjadi seorang istri sebagai kompensasi. Dan sekarang giliran kamu Mas, memaksa Mia untuk jujur meski hubungan kita akan hacur." sambung Mia mengeluh panjang lebar.


Sebenarnya Mia terlalu takut berkata jujur. Apa yang akan Andre lakukan saat tau Mia hanya istri sementara. Dan juga sebuah pilihan mundur atau mau berbagi cinta.


Tidak hanya itu Mia juga takut. Kalau Andre akan bertengkar. dengan tuan Wijaya karena dirinya.


sontak Andre diam seribu bahasa. mencerna semua ucapan Mia, Yang selalu di paksa ke'egoisan para orang tua. Tanpa tahu dampak apa saja yang Mia terima.


Emosi Andre yang tadi hampir memuncak. Kini mulai kembali terkikis.


****


semenjak pertanyaan andre itu. Mia terus saja menghindar. bahkan pagi-pagi sekali Mia mengajak bayu pergi ke Bogor dengan alasan untuk menyelesaikan sisa masalah yang ada di panti asuhan


Andre begitu gusar sendirian di kamar, meski sudah mencoba mengalihkan dengan membaca buku bisnis berhuruf Braille atau sekedar medengarkan musik.


Akan tetapi tetap saja pikir Andre terus saja pusing tuju keliling.


"Tok..Tok..Tok...Suara pintu kamar pribadi andre di ketuk.


"Siapa?" tegur Andre dari dalam.


"Ini saya tuan !" sahut dua orang pelayan.

__ADS_1


"Ada apa?"


"Tadi pagi, nyonya meminta saya untuk mengemas barang-barang yang akan di bawa nyonya Tuan!" jelas salah satu pelayan tersebut.


"Yak sudah, masuklah tidak di kunci!" sahut andre memberi tahu


"Baik tuan." jawab pelayan sambil membuka pintu kamar tersebut.


Lalu masuk kedalam kamar. Sambi melirik pemilik kamar dan kembali berjalan menuju lemari mia.


Dua pelayan itu begitu terhipnotis dan sulit untuk tidak melirik pesona Andre yang sedang membaca buku berhuruf Braille.


Duduk bersandar di pinggir jendela yang tengah terbuka. Merasakan angin sepoi-sepoi dan hangat mentari pagi yang cerah.


Sungguh membuat dua pelayan wanita itu jadi salah tingkah.


"Kemas yang lengkap dan rapi, biar isriku mudah mencarinya." titah Andre mengintruksikan. membuyarkan halu dua pelayan tersebut.


"Baik tuan." sahut dua pelayan itu serempak. dan juga panik.


Dua palayan itu mengambil beberapa pakaian, sepatu dan handuk. mereka juga mengemas beberapa obat vitamin dan juga kosmetik milik Mia.


Tiba-tiba saja pelayan terdiam saat membuka laci bagian bawah dimeja hias. Beberapa mav tersusun rapih dan surat-surat data peribadi milik Mia ada disana.


"Apa ini juga?" tanya pelayan satunya.


"Entahlah nyonya hanya menyuruh kita berkemas!" sahut temannya.


"Bagaimana ini?" tanya pelayan menatap teman kerja seprofesinya. teman itu hanya bisa mengangkat bahu sebagai jawaban tidak tahu.


"Kenapa kalian berbisik-bisik!" tegur Andre yang mendegar dua pelayan sedang bergumam.


"Surat?" tanya Andre heran


"Iya tuan..!"


"Tidak perlu, taruh saja di tempat semula!" sahut Andre. yang tiba-tiba berubah haluan.


"baik tuan"


"tunggu dulu Bawa kemari aku ingin tahu." perintah Andre tanpa dosa membuat pelayan jadi kebingungan.


"baik !"


Dua Pelayan itu pun melangkah mendekati andre sambil membawa berkas-berkas milik Mia.


Saat Andre menerima. Menyentuh satu-persatu sambil terus menganalisis. Ada beberapa yang membuat Andre penasaran.


"Sebutkan berkas apa saja yang ada disini!"


"baik tuan."


Pelayan itu pun menyebutkan satu persatu berkas milik Mia dari ijazah SMA, buku nikah, kartu keluarga dan juga sebuah sertifikat Rumah.


Saat mendengar sertifika rumah tiba-tiba Andre jadi penasaran. Sehingg Andre menyuruh pelayan membaca berkas tersebut.

__ADS_1


Pelayan itu menjelaskan sertifikat itu atas nama Mia putri Agata dari ahliwaris almarhum ayah kandungnya. Sebuah bagunan rumah di kota tanggerang.


Andre tidak menyangka kalau Mia punya harta pribadi juga.


"Dasar Mia, taruh aset pribadi sembarangan," gumam Andre mengulum senyum.


"Apa masih ada lagi?" sambung andre semakin penasaran


"Masih tuan, buku diary sama amplop berwana coklat!" sahut pelayan kembali memberi tahu.


'Bacakan juga!" titah Andre menggema.


"Buku diary nyonya tuan?" pekik playan antusias. karena penasaran tentang apa yang sudah ditulis Mia.


"Sepertinya kau berdua sudah bosan bekerja disini?" ujar Andre menyindir. karena sudah pasti Mia akan marah kalau ada yang membaca diary milik pribadinya.


"Jangan pecat kami tuan, kami akan lihat amplopnya saja." jawab pelayan ketakutan.


Segera pelayan itu membuka ampo. Dan melihat ada dua lembar kertas di dalamnya.


Paragraf tersusun rapi. yang di ujung bawah dua materai sudah tertimpa masing-masing tandatangan.


Pelayan itu terus meneliti sambil menjerejepkan mata agar tidak salah membaca.


Tiba-tiba saja meraka gemetar tidak pecaya tentang kata-kata dalam surat tersebut.


"Kenapa kalian berdua diam saja, cepat bacakan!" pinta andre pehuh penekanan.


"Ba..baik tuan, amplop besar ini berisi dua lemba surat kontrak perjanjian Nyonya Mia dan tuan besar, tentang pernikahan tuan muda dan nyonya Mia.


"Jangan coba-coba bercanda kalian." ancam Andre tersulut emosi. Mendengar papah dan penikahanya di sebut-sebut pelayan.


"kami berkata jujur tuan" sahut pelayan sambil berlutut kerana semakin takut.


"Salah satu dari kalian jaga di luar, dan jangan sampai ada yang mendengar, dan kau teruskan baca dengan teliti!" titah Andre berubah dingin. membuat pelayan itu langsung menurut.


Setelah sahabatnya di luar menjaga keamanan kamar. ia mulai kembali membaca isi surat kontrak milik Mia.


Dengan perasaan gugup pelayan itu membacakan dengan jelas setiap paragraf. Kata-kata dari pihak tuan Wijaya. Dan juga pihak Mia.


Sebuah perjanjian yang dibuat tuan Wijaya. Bahwa Mia harus menuruti semua peraturan tuan Wijaya.


Mia juga hanya sekedar istri kontrak selama setahun.


Bila bisa memberikan keturunan. Maka Mia bisa bebas sebagai istri kompensasi dalam arti bercerai.


Dan mendapatkan saham tuan wijaya tiga puluh persen, sebagai pengganti hak asuh anak. Yang sepenuhnya milik keluarga Wijaya.


Apa bila Mia tidak bisa memberikan keturunan. Maka Mia boleh mundur dalam arti meninggalkan Andre. Atau membiarkan Andre menikah lagi. Dan memberikan posisi Mia sebagai istri pertama. Sepenuhnya untuk istri kedua.


( ini cuma cerita yak jangan di tiru dosaaaaaa!!! 😁😁).


Setelah Andre mendengar semua isi perjanjian itu,


Seperti suara petir menyambar hatinya, detak jantung bergemuruh menahan sakit didada. tangannya mengepal dengan kuat menahan emosi.

__ADS_1


"Jadi ini, yang membuat isriku tidak ingin jujur kepada ku?" gumam andre dalam hati.


Bersambung....tinggalkan jejak setelah membacaya, like komen favorit hadiah sama vote nya jangan lupa. terimakasih.


__ADS_2