Suamiku Pria Buta

Suamiku Pria Buta
Nenek dan Mia


__ADS_3

sosok wanita cantik yang lagi-lagi sedang merenung di pinggir pantai. Tak ada yang tahu apa yang sedang dipikirkan Dia.


Membuat orang-orang disekitar ter'enyuh tak berdaya harus berbuat apa.


sontak seorang perempuan tua yang sejak kemarin terus memeperhatikan kedaannya mulai mendekatinya.


Meski langkahnya sudah tertatih-tatih. ia terus melankah mengenakan kain batik atasan kebaya khas adat jawa. ia terus berjalan pelan untuk menemui cucunya.


sesamapinya di sana, lalu mengusap lembut kepala Mia yang sejak tadi melamun saja.


"Mau sampai kapan Kamu terus seperti ini?" tegurnya lalu duduk di sebelah Mia.


"Ahk Nenek?"


"Mia, nenek tahu kamu sedang ada masalah, tapi tidak baik kalau terus saparti ini!" ucap nenek menasehati.


"Mia tahu nek mia cuma butuh ketenangan saat ini." jelas Mia


"Apa ini tentang suami mu?" tanya nenek menebak mia yang sedang jatuh cinta tapi di buat kecewa.


karena dia tahu sejak kecil Mia sudah membiasakan diri untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.


tak ada masalah yang sampai membuat Mia menyarah dan putus asa seperti sekarang ini. yah kadang kala cinta tak seindah logika.


Mia hanya menunduk malu terdiam seribu bahasa. Merasa pernikahannya hanya sebuah permainan ibu dan ayah tirinya. lalu Andre dan juga tuan wijaya.


"ceritalah nak, agar hati mu bisa sedikit lega. saat kamu bercerita bukan berarti kau lemah tak berdaya. melainkan kamu semakin kuat mengadapi masalah." bujuk nenek Mia dengan lembut.


seketika air mata mia mengalir tanpa permisi, Ia menjatuhakn tubuhnya di pelukan sang nenek.


Mia Menangis sepuas-puasanya meluapkan rasa sesak didada. Yang terus menyiksa dibatin Mia.


Mia mulai meceritakan apa yang menjadi kegudahan hati. tentang ibu dan ayah tirinya memberikan Mia kepada tuan wijaya.


Lalu melakukan beberapa kontrak perjanjian dengan tuan wijaya. sehingga Andre yang baru mengetahuinya.


Tiba-tiba berubah berlaku kasar dan meminta Mia untuk menjauhinya. Tanpa memikirkan pernikahan apa lagi perasaan Mia.


Nenek tua renta itu begitu terenyuh dan juga ngilu di dalam hatinya. mendengar kehidupan Mia tidak normal seperti pasangan atau anak lainnya.


"Mulai sekarang jadilah diri mu yang bebas, tak perlu merasa kehidupanmu adalah hutang siapa pun juga." ujar nenek mia penuh penekanan.


"Malah sebaliknya mereka lah yang sudah berdosa menelantarkan sekaligus memanfaatkan keadaanmu!" sambung nenek menjawab apa yang sudah di alami Mia.


Mia hanya mengangguk sambil terus memeluk. merasa seperti ada kekuatan penyembuh luka hati.


"Apa kamu mencintai suamimu?" tanya nenek Mia. mencoba memberikan jalan yang akan menjadi keputusan Mia selajutnya.

__ADS_1


" Entahlah nek, Mia merasa kecewa atas perlakuanya, tapi Mia tidak bisa berhenti memikirkanya nek."!sahut Mia yang tidak mengerti tentang perasaanya.


Nenek Mia paham cucunya memang sudah jatu cinta dengan sosok Andre. Yang memang sudah sah menjadi suami mia.


Hanya rumah tangga merekalah yang belum kuat untuk mengadapi masalah yang ada.


"Kalau begitu jadilah pribadi pemaaf, Dan jangan menyerah dari masalah atau kamu akan semakin kalah." tukas nenek Mia.


Agar Mia iklas. Dan mau mengadapi masalah tentang persaan dan juga ikatan pernikahan karena semua keputusan ada di tangan mia.


Mia juga mulai sadar sudah beberapa hari ini handphone miliknya di penuhi pesan dari andre yang terus meminta maaf, dan juga menyesal memohon ampun kepada Mia.


"Terimakasih neneklah sosok ibu paling mulia bagi Mia" ucap Mia sungguh-sungguh.


lalu menggenggam tangan neneknya dan tak henti-henti mencium dengan rasa lega tak terkira.


nenek itu hanya tersenyum ikut bahagia bisa mebantu mia. sosok wanita belia yang belum dewasa membuat mia masih labil menghadapi perasaannya sendiri.


Di tambah beberapa tekanan yang tidak biasa dari para orang tua kadang kala bisa membuat mia perustasi dan putus asa.


****


Di rumah wijaya.


Andre yang sedang duduk menghadap alat musik piano namun pria tunanetra itu enggan menyentuhnya.


Andre begitu menyesal atas tingkah lakunya yang sudah menyakiti perasaan Mia


Ia tidak bisa mengendalikan emosinya saat mendengar isi perjanjian Mia dan juga tuan Wijaya.


Sehingga meluapkan kemarahannya terhadap Mia. Yang mau saja menuruti semua perintah tuan wijaya.


"Tok tok tok....!! Suara pintu di ketuk


"Masuk." ujar Andre dari dalam ruangan baca.


"Apa aku mengganggu?" tanya bayu yang masuk menemui Andre


"Tidak, ada apa?"


"Biasa tanda tangan mu bos!' Aku sudah memeriksa beberapa pemegang saham yang meminta bantuan dana untuk pembangunan hotel dan apartemen baru di di pulau reklamasi Ancol." jelas Bayu memeriksa rapat para pemegang saham


"Bagaimana perkembangannya?" tanya Andre sambil menyentuh kertas. Yang sudah di arahkan Bayu dengan tepat untuk di tanda tanganinya.


"Beberapa tahun ini ke kurangan modal, namun masyarakat tetap antusias menginventasikan untuk masa depan mereka agar lebih baik." sahut Bayu melihat perkembangan di semua kalangan masyarakat.


"Aku mau semuanya transparan antara pembisnis dan pemerintahan, karena saham reklamasi itu bukan Milyaran tapi triliunan." ujar Andre yang tak ingin ada kerugian dari semua pihak.

__ADS_1


"Baik, kalau begitu aku pergi dulu!" sahut bayu ingin meninggalkan Andre.


Namun tiba-tiba ditahan Andre yang masih ingin bicara. bahkan ini lebih serius dari uang milyaran yang akan di investasikan.


"Tunggu dulu aku belum selesai!" tegur Andre menahan kepergian Bayu


"Apa ada pekerjaan lagi bos?" tanya Bayu heran.


"Bukan, Antar aku menjemput Mia" pinta Andre dengan rasa malunya.


Seketika Bayu memijit tangkup lehernya merasa malas. Andre yang ingin membahas tentang Mia.


"Kenapa kau diam saja?" tegur Andre tidak sabaran.


"Aku tidak mengerti maksudmu bos." sahut Bayu berkilah


"Jangan bohong aku tahu, kau yang sudah mengantar Mia? Rio sudah menceritakannya kepadaku. karena tadi Rio datang memeriksa kesehatan ku." ujar Andre menjelaskan.


Agar bayu tidak lagi mengelak kalau dia tahu Mia tinggal dimana.


"Astaga Rio Rio dokter spesialis saraf apaan, kerjaannya tukang ngadu." gerutu Bayu sangat kesal ingin sekali menghajarnya sampai babak belur.


"Jangan ganggu dia, apa Bos lupa sudah memperlakukan dia seperti apa?." sahut Bayu tiba-tiba tegas dan kesal.


"Aku ingin menemui istriku untuk meminta maaf?" tukas Andre


" Minta maaf, aku sudah pernah bilang kalau Bos menyakitinya aku akan merebutnya dari mu Bos." seloroh Bayu kembali mengingatkan.


"Ayolah antar aku" pinta Andre penuh penyesalan


" Sebagai sahabat atau asisten pribadimu aku menolak mengantar mu." jelas Bayu dingin.


"Aku tahu aku salah melupakan emosi terhadap Mia, tapi aku punya alasan agar Mia tidak lagi terikat perjanjian dengan papah."


" Tapi cara bos salah, tidak sedikit pun bos membela mia" keluh Bayu begitu kecewa tehadap Andre seperti pengecut yang sama sekali tidak bisa menjaga Mia.


"Karena itu aku mau meminta maaf, aku mohon ini tentang pernikahanku Bayu, aku benar-benar mencintainya dan tidak ada yang boleh memiliki dia selain aku," penyesalan Andre yang penuh penekanan.


Ada rasa takut Mia akan pindah haluan dan benar-benar meninggalkan dia.


Bayu haya bisa menghela nafas dengan berat, saat mendengar tentang pernikahan yang membuat bayu tak bisa ikut campur.


"Baiklah akan ku antar!" sahut Bayu


Bersambung....


Tinggalkan jejak setelah membaca ya😊😊

__ADS_1


__ADS_2