
Hallo bestie thor update nich, jangan lupa💟 like komen, hadiah n vote yak 😘😘😘😘😘
detik-detik penghujung akhir cinta manis andre dan mia yak bestie.
Ok deh capcusssssss.......
Di sebuah pohon mangga yang tingginya hampir lima meter.
Sesosok pria tampan sedang bertengger dengan raut wajah penuh perustasi.
Sudah satu jam andre di atas pohon. Namun andre belum bisa turun.
Andre benar-benar tidak mengerti dengan tingkah mia belakangan ini,
Banyak keinginan aneh yang Mia pinta. Seperti hari ini dan lebih parahnya lagi.
Mia tak ingin buah mangga yang berada di belakang rumah. Melainkan buah mangga milik kebun tetangga sebelah.
Andre pun segera meminta izin pemilik kebun. Agar keinginan istrinya makan buah mangga milik tetangga tercapai.
Dengan ramah. pemilik pohon mangga itu mempersilakan andre untuk mengambilnya.
Setelah susah payah berusaha. kini andre bisa naik pohon mangga demi Mia sang istri tercinta.
Andre pun segera memilah-milah dan memetik beberapa buah mangga lansung dari pohonnya. seperti yang Mia mau.
Namun saat hendak turun tiba-tiba Andre tidak tahu cara turun dari pohon mangga. dan terjebak di dahan pohon itu.
Andre hanya bisa menghela nafas. sembari tangannya sibuk memukul, menyapu semut-semut yang mulai menyerang tubuhnya.
"Mas.....!" tegur mia penuh penekanan.
"Iya sayanggggg......?" jawab andre berubah ekspresi menjadi manis. Meski sejujurnya ada rasa panik melanda di hati.
"Mau sampai kapan mas Andre di situ, ayo cepat turun mas, Mia mau makan mangga " ajak Mia menengteng-nengteng buah mangga. hasil petikan suaminya.
Mia sudah pegal berdiri menunggu Andre. Bahkan kepalanya mulai terasa pusing. dan ingin cepat-cepat makan mangga tersebut.
"Sebentar sayang, mas lagi menikmati udara sejuk dari sini " jawab Andre berbohong. Andre tak ingin Mia tahu bahwa dirinya. Tidak tahu cara turun dari pohon.
"Masih sih?" tanya Mia mendongak heran.
"Ehehmmmm.. " jawab andre mengangguk menujukan senyum tipis yang di paksakan.
Mia yang tidak percaya. karena terlihat jelas dari ekspresi wajah andre yang sedang berbohong.
Segera Mia mengintari pohon mangga tersebut. terlihat memang tidak ada dahan bawah untuk berpijak.
Lalu mia mendongak dan mulai meneliti tingkah andre. yang terus menoleh kiri dan kanan seperti pria kebingungan.
Seketika Mia membulatkan mata dan menepuk keningnya sendiri cukup keras.
__ADS_1
"Astaga jangan bilang mas andre tidak bisa turun dari pohon?" gumam mia dalam hati menduga-duga.
Ia pun kembali meperhatikan andre yang sejujurnya panik, karena terlihat jelas pohon pijakan andre terus bergoyang.
"Dasar bodoh kau Mia, sebenar ada apa denganmu belakangan ini? suami cuma bisa naik ranjang kau suruh naik pohon, bagaimana kalau sampai suamimu kenapa-napa kau bisa jadi janda mia?" Mia terus merutugi dirinya sendiri. di dalam hati.
Ia segera berlari ke rumah pemilik kebun pohon mangga itu.
"ehhh ehhhh kau mau kemana yankkk?" tanya andre panik takut di tinggal mia.
"Sebentar mas, Mia cuma mau pinjam tangga, sebaiknya mas andre jangan banyak bergerak Nanti cabang pohonya bisa patah mas" jelas Mia ikut panik.
Mia segera memanggil pemilik rumah untuk meminjam tangga. namun ternyata pemilik pohon itu tidak punya.
"Astaga bagaimana ini?" tanya mia kebingungan.
Mia segera berlari pulang meminta pak heru untuk datang.
Setelah beberapa menit. Mia pun datang bersama pak Heru dan dua orang pelayan laki-laki membawa sebuah tangga lipat.
"Astaga tuan muda, sedang apa di kebun tetangga?" pekik pak heru sangat terkejut. melihat anak majikannya di atas pohon mangga.
"Bisa tidak jangan bertanya, dan cepat dirikan tangganya, aku ini mau turun!" titah andre kesal sembari menutupi rasa malunya.
Mereka pun segera bergerak cepat. dan terlihat jelas perosesnya menurukan andre cukup dramatis.
Menegangkan dan bikin siapa pun yang melihatnya jadi ketakutan. khawatir takut terjadi apa-apa dengan andre.
Andre sangat malu. Apa lagi tidak hanya Mia yang tahu. Bahwa dirinya tidak bisa turun dari pohon. kini pak heru dan dua pelayan juga tahu.
Setelah sampai bawah. Mia segera memeluk Andre. dan menatap mata suaminya.
"Maaf mas Mia benar-benar tidak tahu!" jelas Mia merasa bersalah. kerana meminta yang tidak-tidak
"Tidak apa-apa mas sudah baik-baik saja"sahut andre mengecup pucuk rambut mia.
"Terimakasih yak mas, buah mangganya !" ucap Mia senag. sembari ingin mengigit buah mangga di tangannya.
Seketika andre mengerutkan keningnya. Lalu merebut mangga di tangan mia.
"Tunggu Mia jangan dimakan dulu, sebenarnya kau ini kenapa Mia? jelas-jelas mangga ini baru di petik. belum dicuci dan dikupas" tegur andre merasa bingung dengan mia.
"Entalah, Mia cuma mau cobain saja kok mas, boleh yak" pinta Mia tidak sabar. mencoba merebut mangga dari tangan andre.
Segera Andre melempar mangga itu kepada pak heru. yang langsung di tangkap pak heru
"Cepat bersikan, jangan lupa sambal rujaknya yang pedas, sepertinya memang enak ngurujak mangga muda" seloroh andre menelan air liurnya.
Rasa malu dan paniknya sirnah begitu saja. setelah melihat buah mangga hasil jerih payahnya.
"Baik tuan muda!" segera pak heru membawa semua buah mangga itu. untuk dibersihkan dan menyiapkan sambalnya.
Sedengakan Mia terbelalak. melihat semua mangga itu di bawa pak heru.
__ADS_1
Padahal ia sejak tadi sudah tidak sabar ingin mencicipi.
segera Mia menyusul pak heru. namun dengan cepat di tarik andre.
Dengan gemas andre mencubit pipi Mia, Lalu mengakat tubuh mia. kepundak kekarnya.
"Ahkk Mas lepasin, Mia mau makan mangga mas" pekik Mia yang di panggul andre seperti karung beras.
"Di cuci dulu sayangg" jawab andre, mengelus-ngelus pantat Mia.
"Ahk mas jangan disini, malu mas." tegur mia yang merasa merinding geli, dan juga malu takut ada yang melihat mereka berdua.
"Siapa suruh minta mangga muda di kebun tetangga!" sindir andre semakin menjadi-jadi mengelus pan-tat dan pa-ha mia.
"Ahkk!' iya..iya.. Mia tidak akan minta mas Andre naik pohon mangga dikebun tetangga lagi!' jadi mia mohon singkirkan tanganmu mas, sudah cukup berhenti geli mas, astaga.....mas andre?" pekik Mia semakin merinding.
Bahkan wajah Mia sudah sangat merah merona. sambil menutup rasa malunya.
Mia terus memukul-mukul punggung andre. berharap andre menurunkan tubuhnya.
Namun Andre hanya diam saja membawa mia pulang kerumah. Dengan senyum liciknya.
Andre terus melangkah tanpa menghiraukan perminta Mia.
Sedangkan pak Heru. Dan dua pelayan laki-laki. Yang membawa tangga, sudah jalan lebih dulu. meraka hanya bisa berpura-pura tuli dan tidak berani menoleh kebelakang.
Setelah sampai rumah. dangan wajah mia yang masih terasa panas karena ulah suaminya.
Dua pelayan tiba-tiba datang membawa nampan berisi mangga dan sambal rujak. seperti apa yang sudah di pesan andre tadi.
Namun ternyata Mia hanya mencicipi beberapa potong saja.
Lain hal dengan andre yang tiba-tiba begitu lahab. sampai-sampai andre membawa semua rujak mangga itu keruang keluarga. untuk dijadikan camilan menonton tv.
****
Tuan wijaya yang baru saja pulang rapat, didampingi Ayu. sekretaris sekaligus asisten pribadinya.
Segera masuk keruang keluarga. tuan Wijaya ingin membahas rapat berikutnya bersama andre. Yang kini menjadi wakil Direkturnya
Seketika tuan Wijaya dan Ayu. Tertegun melihat Andre duduk di ruang tengan. Dangan sepiring cemilan rujak mangga muda.
"Yak ampun Bos, putramu kenapa Bos?" tanya Ayu berbisik di telinga tuan wijaya.
Tuan wijaya yang tadi diam saja tiba-tiba tersenyum tipis teringat sesuatu tentang dirinya di masa lalu.
Dengan mata berkaca-kaca karena bahagia. lalu melirik Ayu dan menujukan dua jempol sebagai jawaban pertanya Ayu.
Ayu yang tidak mengerti. Hanya bisa mengernyit heran. Sambil terus berpikir dengan keras apa makna dari dua jempol tuan wijaya.
Seperti biasa tinggalkan jejak setelah membaca yak😉😉😉😉😉
.
__ADS_1