
Hallo Bestie maaf telat....πππ
Detik-detik penghujung akhir novel cinta manis andre dan Mia yak bestie....
Ok deh capcussssssss.....
Membuat para pemegang saham terperangah. Sembari melirik Andre berulang kali. Dan menggelengkan kepala melihat pak Seno bahagia.
Para pemegang saham saling lirik dan mulai riuh.
Ingin mengenal sosok bermata biru yang sedang duduk santai sambil membaca dokumen bersama sang papah.
Lalu kembali lagi menoleh pak seno. Mereka sangat prihatin melihat kebodohan pak seno.
Sedangkan sekretaris pak seno. Ia sedang sibuk mengirim pesan untuk sherly. agar cepat keluar dari rumah Wijaya. dan pergi keluar Negeri
"Habis sudah pak seno, dia belum tahu kalau PT Adiguna milik putra tuan wijaya." bisik pimpinan para anak perusahaan.
Bahkah mereka jadi sangat gugup apa yang akan di lakukan Andre yang sedang memperhatikan tingkah laku pak seno.
"Bapak benar mungkin sebentar lagi pak seno akan dibuang ketempat sampah!!" hardik orang disampingnya sedang mengira-ngira.
"syukurlah, kita sangat beruntung tidak buat masalah dan menarik saham kita, kalau tidak habis sudah perusahan kita yang kecil ini." ujar pemegang sahan 5% bersyukur.
" Yak bapak benar, bahkan ini seperti mimipi karena aku tidak menyangka, putra yang rumorkan buta itu, malah disini membantu perusahaan kita semua.!" seloroh yang lain sangat kagum
"Yak kita harus banyak-banyak berterimakasih dengan tuan muda Andre!"
"kalau tidak kita akan kehilangan bisnis yang sangat luar biasa ini bersama tuan wijaya, bagaimana tidak. Dalam satu keluarga mereka punya dua perusahanan berbeda."
"ehdhemm".... dehem tuan wijaya menghentikan gosip mereka. Seketika ruang rapat itu kembali sunyi.
"Maaf bapak-bapak yang terhormat sedikit mengganggu kalian!" pinta tuan Wijaya dengan ramah.
Mereka semua mengangguk, sedangkan Andre hanya terkekeh.
"Baiklah, saya akan teruskan penjelasan ini, karena bapak-bapak terhormat sudah dengar tadi, Bahwa PT Sea sudah menjual sahamnya, dan itu menjadi saksi semua yang ada disini. Sehingga bapak seno yang terhormat. anda tidak pantas mengambil alih seluruh proyek ini." jelas Andre mengintruksi. Seketika pak seno kembali meradang.
Ia kembali berdiri dengan angkuh dan menatap tajam Andre. dan tuan Wijaya.
"Kau tidak bisa mengambil keputusan sendiri, dan jaga bicaramu, kau hanya karyawan baru?" sahut pak seno meninggi.
"Sebaiknya anda lah yang jangan banyak bicara, karena kami para pemegang saham tidak setuju, proyek kami di bawah naunganmu." pemegang saham 11% ikut menegur.
"Yak bapak benar, kami tidak akan setuju di pimpin pak seno, apa pak seno tidak tahu?siapa yang sudah bapak singgung" tegur pimpinan anak perusahaan. Kepada pak seno sambil menunjuk Andre dengan lima jari
Seno menautkan alis melirik Andre yang sedang duduk manis
"Kenapa kalian sangat membelanya, padahal dia hanya pemuda sok pintar." jelas pak Seno heran.
"Kami tidak membelanya tapi kami menghormatinya, karena beliu adalah tuan Andre putra tuan besar Wijaya, tidak hanya itu. beliu juga CEO PT Adiguna. yang akan menjadi Atasan pak seno sekarang juga!" jelas pemegang saham8%
"Apa kau bilang, ha..ha...ha.. itu karena kalian benar- benar di bodohi wijaya, apa bapak-bapak semua tidak tahu, putra wijaya hanya pria buta" ujar seno Meremehkan.
__ADS_1
Ia semakin menjadi-jadi. emosinya semakin tidak terkendali. karena merasa tidak ada yang menghargai dirinya diruang rapat ini.
"Kau benar seno, putraku hanya pria buta, tapi aku selalu bangga padanya. Dan aku semakin bangga saat putraku ini.... Bisa menggagalkan niat licikmu, Yang ingin mengambil posisiku!" ujar tuan Wijaya memaksakan berdiri.
Lalu merangkul bahu andre menunjukan kalau pria yang di sampingnya itu benar. adalah putranya.
"Omong kosong ?"sahut pak Seno tidak percaya. Menatap keakraban andre dan tuan wijaya.
"Aku tahu kau tidak akan percaya tentang semua ini!' Karena aku memamg merahasiakan tentang usaha dan bisnis putraku dari putrimu!" ujar tuan wijaya tak ingin menyombongkan kelebihan putranya.
Ia tak ingin perempuan mengejar putranya karena harta.
"Apa...?" pak seno terkujut
"Dan satu hal lagi putraku sudah operasi dan bisa melihat lagi, karena itu lah aku membawa putraku kisini untuk menyelamatkan perusahaan ini !" sambung tuan wijaya kemabali menjelaskan.
Seketika pak seno yang berdiri dengan angkuh tubuhnya mulai lemas tak berdaya dan kembali duduk. dengan rasa malunya.
Ia benar-benar di buat syok, pikiranya menjadi pengusaha nomer satu.
Ternyata tidak sesuai ekspektasi. bahkan lebih paranya dia hanya anak buah dari seorang putra tuan besar wijaya.
Para penghuni rapat yang sejak tadi di buat penasaran. Kini terjawab sudah rasa penasaran mereka. Tentang sosok Andre yang ternyata pemilik PT Adiguna,
Saat pak seno masih ke adaan syok, sekretaris piribadinya. Kembali mengajak pak seno untuk segera keluar dari ruang rapat.
"Sebaiknya kita segera tinggalkan tempat ini, aku sudah siapkan semua keberangkatan tuan Seno dan nona serly untuk keluar negeri..!" bujuk sekertaris pribadi seno.
Sebelum para pemegang saham membahas siapa dalang yang sudah merusak proyek mereka.
Namun entah kenapa Ayu menyeringai dan segera berdiri. Membukakan pintu untuk seno dan sekretarisnya.
Saat seno hendak keluar matanya membulat sempurna. Melihat para petugas polisi sudah berdiri di depan pintu.
Lalu beberapa angota polisi merengsek masuk. mendekati seno dan sekretaris piribadinya.
semua yang di ruangan rapat begitu kaget. Saat melihat beberapa angota polisi menghadang pak seno dan sekretaris pribadinya.
"Silakan pak polisi, ini orang yang bapak tunggu-tunggu sejak tadi, kalau bisa langsung saja masukan meraka ketempat eksekusi." seloroh Ayu dengan manis.
Sembari memicingkan mata kepada beberapa polisi gagah dan juga tampan.
"Edhemmm".... tegur tuan wijaya tidak suka melihat ayu yang sedang menggoda polisi.
Para polisi itu hanya terkekeh geli, lalu minta Seno dan sekretaris pribadinya untuk ikut kekantor polisi
"Jadi anda pak Seno dan nona Nuri? mari ikut kami kentor polisi!" ujar polisi seraya berkata pelan namun tetap tegas.
Seno dan sekretaris terbelalak dan menolak untuk di jemput polisi.
"Saya tidak mau, apa kalian tidak lihat saya baru selesai rapat!" Seno menolak. begitu juga sekretarisnya yang bernama nuri.
"ini surat perintah penangkapan anda...!' Anda berdua terlibat atas kasus penculikan nona Mia putri agatha menantu tuan wijaya." jelas polisi itu
__ADS_1
Seketika andre mengepal sangat kuat saat tahu seno ikut terlibat.
"Jangan bilang kau yang meminta para preman itu membuat pengakuan palsu, untuk menuduhku seno?" tanya tuan wijaya.
Ia pernah hampir di tangkap polisi karena keterangan palsu para preman yang telah munculik Mia.
Seno tak bisa menjawab wajahnya pucat pasi.
"Betul dia lah pelaku sebenarya.!!' Tidak hanya itu pak seno juga dalang dari kasus Pembuangan mayat dan juga beberapa kekacauan proyek yang terjadi belakangan ini." sambung lagi seorang polisi.
Yang sudah mengumpulkan barang-barang bukti selama ini.
Seketika para pemengang saham. Dan para pimpinan anak perusahaan begitu terkejut mendengar semua.
Mereka mulai riuh bahkan ada dari beberapa mulai mengutuk dan menghina.
Sikap pak seno yang tidak manusiawi demi sebuah posisi, melancarkan niatnya licik merusak perusahaan dan keluarga tuan wijaya.
"Kenapa seno?'...kenapa kau lakukan ini....?" tegur tuan wijaya semakin kecewa.
sekretaris pak seno sudah tertunduk malu. ia menitikkan air mata. dan meminta maaf.
Tapi tidak dengan seno yang hanya diam saja dengan cara membuang muka.
Setelah itu para polisi meminta izin kepada para pemegang saham. Untuk membawa pak Seno dan sekretaris yang kini sudah tahu bernama Nuri.
Andre hanya bisa mengusap punggung papahnya.
Agar papahnya bisa tenang demi kesehatan papahnya sendiri, sembari melihat kepergian pak Seno dan Nuri yang digiring anggota polisi.
Setelah kejadian itu. Ayu segera menyudahi rapat hari ini, Hingga semua keadaan kembali tenang dan sepi.
Saat Ayu ingin mengantar tuan wijaya keruang kerja. hanya sekedar istirahat sementara.
Tuan wijaya dan Ayu di buat bingung melihat andre berubah panik.
Tiba-tiba Andre mengusap rambutnya sendiri dengan gelisah. Dan memukul dinding dengan kasar.
"Buk.. !!" tangan andre memukul dinding hingga terdengar.
"Ada apa Dre?" tanya tuan wijaya tidak mengerti.
"Mia pah, aku harus pulang sekarang...!!!" jelas Andre berjalan cepat. lalu menekan lift untuk kelantai dasar.
"Memangnya ada apa dengan istrimu?" tuan wijaya mulai penasaran.
"Istriku bisa dalam bahaya pah, karena sherly masih di rumah papah..!" sindir Andre. karena papahnya yang telah menampung sherly selama ini.
*
*
*
__ADS_1
Bersambung...
seperti biasa tinggalkan jejak setelah membaca agar thor update lagiππππ