
ZONA BAHAYA...🔞🔞🔞
hallo besty, waktunya PAUG yak, bukan paud 😅...!' yaitu Papah Aku Udah Gede.....! nah yang jomblo main solo, yang boncil gak boleh yak 🤒🤒🤒🤒 nanti demam 😁😁. episode kali ini tentang belajar mengeja dan mengenal cara bertani tentang bercocok tanam terong dan mentimun ya.😂😂😂 jadi bijak dalam bersikap. 🙏🙏🙏
Ok deh capcussssss.....
"Tunda dulu, mas mau sarapan kamu aja sayang...!" bisik Andre. Dengan tangan Andre yang tiba-tiba mematikan kompor.
Lalu memanggul Mia seperti karung beras. dan melangkah menaiki anak tangga.
"Aaaahk mas...!' apa yang kau lakukan nanti mia bisa jatuh" pekik mia memukul-mukul punggung andre.
Andre hanya terdiam dan terus melangkah. memasuki kamarnya. dan membaringkan tubuh Mia ditengah ditempat tidur.
Lalu mengurung Mia dibawah tubuh kekarnya. membuat mia begitu gugup dari tatapan dan tingkah laku suaminya yang langsung menusuk kesanu bari Mia.
Andre terus memperhatikan setiap inci paras Mia. Yang dulu hanya ada galap dalam ber-cinta.
ia semakin hilang kendali saat melihat betapa cantiknya paras Mia.
Andre kembali menyentuh pipi Mia dengan punggung jari-jari kekarnya. dan semakin turun, turun dan turun.
seperti yang dulu ia lakukan saat masih menjadi pria tunanetra.
Andre tersenyum melihat wajah Mia merona sambil memejamkan mata.
"Apa kau sedang grogi didepan suamimu sayang?" goda andre. membuat Mia merinding.
"Iissshhh apa sih" sahut Mia menutup muka dengan kedua tanganya. sambil menahan rasa gugupnya.
Segera Andre meraih kedua tangan Mia. Yang sedang menutupi paras cantiknya.
Lalu mencium punggung tangan Mia. Dan manaruh di atas kepala Mia.
Lalu mengunci kedua tangan di atas kepala mia. dengan tangan kiri kekarnya.
"Mas jangan seperti ini!" pinta Mia yang tidak bisa berkutik sedikit pun.
"Jangan ditutupi, mas ini sedang mengagumimu sayang!" bisik andre dan kembali mengecup pipi dan telinga mia. membuat Mia meng-geliat.
"Ternyata telingamu senstif sekali yak, dengan sekali kecup saja langsung bereaksi." goda andre tersenyum licik.
sontak Mia menatap tajam Andre yang terus membuat dia semakin gugup saja.
"Sudah Mas berhenti menggoda, Mia mau bikin sarapan!" ketus mia dengan kesal.
Andre hanya terkekeh melihat mia berkilah sambil cemberut untuk menutupi rasa gugupnya.
"Oya, tapi wajah cemberutmu malah menggoda ku sayang, lagi pula kita ini suami Istri yang sudah sering melakukanya, dan mas sudah pernah merasakan setiap inci kulitmu yang harum dan manis ini!" tatap Andre tanpa dosa.
Blusssshhh...wajah Mia merah merona.
"Dasar me-sum...!" celetuk Mia.
__ADS_1
Andre malah terkekeh dan mendekati wajah Mia. lalu mulai menci-umi bi-bir mia dengan lembut.
Li-dah andre mulai memaksa Mia membuka mulut. Meng-hi-sap bibir dan li-dah Mia terus menerus.
Dan mulai mengabsen satu persatu yang ada didalam sana. memperdalam has-rat na-luri mereka berdua.
Mia yang mulai kehabisan nafas mencoba mendorong tubuh Andre untuk menyudahi sementara.
Andre yang menyadari hal itu. menghentikan ciuman sebentar.
Hanya untuk membiarkan Mia mengambil nafas panjang dan kembali melanjutkan ciumanya.
"keluarkan li-dahmu sayang!" titah Andre. tanpa pikir panjang Mia menurut saja. untuk menjulurkan li-da-hnya.
Lalu andre terus men-ghi-sap dengan kuat sampai bersih. hingga lagi-lagi Mia kembali kehabisan nafas.
Setelah puas dengan bibir Mia. Andre mulai berpindah kepipi kanan dan berakhir di telinga kanan Mia.
Lalu semakin turun kesetiap inci lekukan leher Mia. Men-ji-lat dan me-ng-hi-sap. Meninggalkan jejak merah tidak beraturan.
sontak Mia menggeliat, merinding kegelian. Mia menelan saliva susah payah.
Saat tangan kanan Andre terus me-re-mas sesuatu gundukan didada Mia.
"Aaaah mas....!"seloroh Mia tanpa sadar.
Karena merasakan sensasi servis tangan Andre yang begitu lihai.
Glek.
Segera Andre melepas tangan Mia. Yang sejak tadi dikunci Andre di atas kepala mia.
Lalu membuka dres biru muda yang menutupi lekuk tubuh Mia.
Dan kembali me-re-mas perbukitan squishy yang masih terhalang kain tipis.
lalu melepas penghalang kain dan menelusuri setiap inci perbukitan kembar yang begitu indah di mata Andre.
"Masss... guma Mia pelan yang sudah tidak tertahankan. mere-mas dan mendorong kuat pundak andre.
karena lagi-lagi Andre meninggalkan jejak Sembarangan di seluruh bagian.
Andre hanya terkekeh dan semakin turun me-nelu-suri perut dan ping-gang Mia.
Sambil menarik kain tipis yang terakhir menutupi tubuh putih dan mulus. yang terus di himpit p-aha Mia.
ia kembali tersenyum melihat Mia ternyata merawat lahan miliknya.
Yang bersih tanpa rerumputan liar. Yang memang sangat cocok. Untuk bercocok tanam terong atau mentimun di sana.
Lalu andre mere-gang-kan pa-ha mia di atas bahu kekarnya
Mata mia membulat sempurna saat melihat wajah andre ada ditenga-tengah pa-ha mia.
__ADS_1
"Tunggu apa yang kau lakukan Mas?" tanya mia yang ingin duduk.
Tapi perut mia ditahan tangan kekar andre. Sehingga mia sulit bangun.
Andre malah memberi senyuman licik dan menarik pinggul Mia. agar wajahnya semakin terbenam di sana dan...
"Aaahhh Mas ...!" de-sa-han mia menye-ruak dengan tubuh me-ngg-eliat. merasakan suatu yang len-tur sadang bermain di bagian sen-sit-ifnya.
Andre semakin gencar memeriksa lahan untuk menanam terong di sana.
Bahkan kaki Mia mulai mem-bero-ntak dan men-eg-ang saat andre terus memberi pupuk na-lu-ri bi-ra-hi untuk Mia.
"Sudah cukup Mas!" pinta mia memohon merasakan rasa yang tidak biasa.
Yang terus menerus diberikan suami halah di mata hukum dan agama.
Yang tidak pernah dilakukan andre saat masih menjadi pria buta.
Mia menggeliat tak tertah-ankan mere-mas Seprai dan menutup mulut dengan punggung tanganya.
Agar tidak terus menerus mengeluarkan suara-suara la-k-nat. Yang bahkan Mia sendri begitu malu mengeluarkannya. akan tetapi mia tidak bisa mengontrol semua itu.
Ingin rasanya Mia segera menggali lobang di bulan agar tidak ada yang bisa menemukan dirinya.
"Sudah cukup. Mia tidak tahan mas!" pinta Mia yang mulai gemetar yang menandakan mencapai puncaknnya.
De-sa-han pan-jang dan ca-iran hangat. yang lid-ah andre ras-akan.
Andre Mengakat wajahnya dan menuruni kaki Mia yang terkulai lemas. Tak lagi memberontak di pundak kekarnya.
Lalu Andre memandang Mia yang terus menutup wajah dengan kedua tangan.
karena merasa sangat malu dengan pelayanan yang sudah di berikan suami halalnya.
Andre terkekeh melihat polosnya tingkah Mia. Yang sedang menarik napas dalam-dalam. sambil terus menutupi wajahnya .
Andre kembali meraih dan menurunkan kedua tangan Mia. memperlihatkan wajah Mia yang merah merona dengan nafas yang masih belum stabil.
"Bagaimana enak tidak?" goda andre me-nge-cup ditelinga mia.
Membuat mia menukik bola matanya melirik andre tersenyum tanpa dosa.
"Apa mas sudah puas menggoda mia?" sindir mia yang sudah di buat malu setengah mati.
Andre hanya terkekeh sambil mengangguk dan kembali mene-lusuri le-her mia.
"Apa kau sudah siap sayang? kita akan bertani terong sampai siang," bisik Andre menohok.
Membuat Mia kembali menelan saliva denga kasar. mempersiapkan diri untuk perang bertani.
Seperti biasa tinggalkan jejak setelah membaca yak 😇😇😇
Untuk pendidikan paug ( papah aku udah gede ) thor lanjut besok yah setelah pulang kerja.
__ADS_1
mohon pengertianya. karena untuk saat ini thor hanya hobi halu saja. tanpa mengejar update tiga kali sehari kaya makan.
Untuk menghasilkan pundi-pundi yang lebih besar di sini. karena thor memang bukan orang yang pintar berkarya seperti author yang lainya.