
"Ternyata pancinganku lebih cepat dari perkiraan ku, aku pikir umpan ku dimakan ikan Hiu, ternyata hanya ikan Lele sangkuriang." gumam Andre dalam hati menatap seno.
Segera tuan wijaya berdiri dan mulai menyerahkan kepada para pemegang saham.
"Mungkin Kau benar kau bisa mengambil posisiku kerena nama baik perusahanku sedang jatuh." keluh tuan Wijaya
"Tapi tentang kepercayaan saya yakin, para pemegang saham punya penilaian nya sendiri tentang kepemimpinan ini, Bagaimana bapak-bapak yang terhormat?" tanya tuan wijaya menatap satu para pemegang saham.
"Maaf, sejujurnya ini sudah di luar mediasi tentang rapat proyek tersisa. atau rapat proyek tertunda, karena yang kami inginkan adalah penyelesaian masalah proyek ini dulu' sebelum memilih per'alalihan pimpinan diproyek kami ?" usul pemegang saham 11%
"Yak itu benar..!" sahut saham 8%
"Saya juga setuju..!" sambung saham 5% .yang di berikan angukan yang lain.
"Sejujurnya saya memang ingin memilih perusahan Sea. yang memang nama baiknya saat ini baik-baik saja, Dan terlihat sangat bagus dan menguntungkan. " jelas dari salah satu penghuni rapat.
"Tapi saya sudah sangat lama bekerja sama dengan perusahan wijaya yang selalu menjaga keuntungan jangka panjang jadi saya akan menunggu pembelaan taun wijaya dulu..!" ujar dari seorang pimpinan anak perusahaan.
Mereka pun sepakat. Seno yang jarang sekali menghadiri rapat. Terlihat sulit mencari simpati para pemegang saham.
"Baiklah kalau begitu tentang proyek tersisa kalian bisa menilai sendiri untung dan ruginya untuk kalian..! sakarang kita mulai rapat kedua tentang membahas tiga proyek terkendala dan tertunda." jelas tuan wijaya memulai rapat kedua.
"Dan aku tidak akan mejelaskan seorang diri, karena aku memiliki wakil direktur saat ini, sehingga aku menyerahkan pembahasan ini kepada orang yang duduk di sampingku ini ..!!"
Jelas tuan wijaya menujuk Andre untuk berdiri. saat andre ingin mengenalkan diri segera di potong Seno yang kembali ingin protes.
"Bagaimana bisa, seorang karyawan baru diangkat menjadi wakil direktur. Dan sekarang sudah ikut campur untuk mengurus masalah sebesar ini, Apa kau meremehkan masalah besar ini." protes seno. memanas-manasi.
Seno dan para pemegam saham memang tidak tahu bahwa yang sedang berdiri adalah andre putra tuan wijaya.
Pak seno hanya mengira orang itu hanya karyawan biasa.
Kerena sherly belum mengirimi informasi bahwa Andre datang keprusahaan dan ikut masuk keruang rapat.
Para penghuni rapat lagi-lagi riuh. saat tuan wijaya ingin memperkenalkan sendiri bahwa wakil direktur ada putranya sendiri.
Namun Andre memberi kode untuk membiarkan mereka mengira-ngira sendiri.
"Bapak memang benar, saya hanya karyawan baru yang langsung masuk dan ikut rapat hari ini, jadi nama saya tidak lah penting untuk rapat ini. bukan kah saya sama seperti bapak?" tanya Andre menunjuk pak seno dengan lima jari.
"Apa maksudmu!" tanya seno menautkan alis.
"Sebelumnya saya minta maaf, setahu saya bapak juga baru di angkat menjadi wakil direktur di PT Sea, dan langsung ingin mengambil alih Pimpinan perusahan wijaya, untuk mengurus seluruh proyek ini, itu sama saja bapak meremehkan para pemegang saham dan proyek ini." sindir andre dengan telak.
semua tercengang dengan keberanian pria yang yang menjadi wakil tuan wijaya. yang sedang menyindir seno.
__ADS_1
"Prokk..prokk...prokk ..sebuah tepuk tangan dari pemegam saham 8%
"Saya suka cara bicara anda yang belak-balakan pak wakil derektur PT wijaya. itu membuat saya tidak jenuh sekarang.!" seloroh saham 8% menohok.
"Terimakasih pujianya!' jadi apa boleh saya menjelaskan titik masalah, yang sedang menimpah proyek bapak-bapak semua yang ada disini?" tanya andre ramah. namun menantang seno.
Tangan seno mengepal dengan kuat menahan amarah. ia merasa terhina padahal ia lah yang saat ini memiliki saham terbesar di beberapa proyek disini.
" Itu juga kalau para bapak-bapak terhormat berkenan mengizinkan saya untuk menjelaskan..??" lanjut andre ramah.
Mata biru indah. yang tidak lagi tunanetra itu pun. Meneliti satu persatu para penghuni rapat.
Di tambah suara Andre yang terdengar ramah dan juga bijak. Membuat para pemegang saham terhipnotis. Dan tidak ingin ikut mengkritik seperti yang dilakukan pak seno.
"Tentu silakan, kami percaya tuan wijaya tidak memilih orang sembarangan!" jawab pemegang saham 11%. mempersilakan.
"Terimaksih..." sahut andre singkat.
Ayu segera memunculkan gambar-gambar pembangunan yang bermasalah.
Dan para pemegang saham kembali serius meneliti laptop yang masing-masing di hadapannya.
"Baiklah Bisa kalian lihat pembangunan ini. apa saja yang menjadi kendala sehingga di tutup sementara." jelas andre menujukan beberapa proyek.
"Kami dan para polisi sudah menyelidiki semua ini. Ada orang-orang yang sengaja ingin menjatuhan perusahaan ini,"
Mereka menjadi ruih sambil mengira-ngira perusahan mana yang menjadi musuh mereka.
"Seperti yang ini, mayat-mayat ini meninggal karena sakit dan tidak memiliki identitas dan keluarga. sehingga turus menerus di rumah sakit." tujuk andre dilayar. sebuah poto penyidikan polisi.
"Sehingga ada orang yang memanfaatkan, dan mengaku mejadi relawan. dengan alasan memakamkan jasad-jasad ini dengan layak." sambung Andre.
"Namun kenyataan orang-orang yang tidak memiliki adap ini. dengan sengaja menggunakannya untuk merusak nama baik perusahaan wijaya, dan perusahaan bapak-bapak juga!" jelas andre.
Dengan panjang tentang Keterangan yang telah di dapat dari pihak polisi.
"Jadi kabar di media sosial itu tidak benar?" tanya salah satu dari mereka. yang pernah membaca bahwa para pekerja proyek menjadi tumbal.
"Iya, dan orang-orang yang tidak prikemanusian itu sudah di tangani polisi, dan di jerat dengan undang-undang berlapis." jawab andre kembali menjelaskan.
para pemegang saham merasa lega dan bisa melihat sendiri surat keterangan dari kantor polisi.
Begitu juga dengan masalah proyek lainnya. yang sudah di tangani sekretaris ayu dan juga polisi.
Para pemegang saham sangat bahagia. Dan juga merasa bersalah kepada tuan wijaya.
__ADS_1
karena pernah menganggap tuan wijaya tidak becus mengurus proyek pembanguan.
sehingga mereka menekan. tuan wijaya untuk bertanggung jawab, sampai-sampai jatuh pingsan di ruang rapat waktu itu.
"Kami para pemegang saham meminta maaf atas kejadian ini, dan akan segera mengelar konferensi pers, untuk membantu mengembalikan nama baik perusahan tuan wijaya ini!" ucap saham 11% yang disetuju semua para Pimpinan.
"Apa masih ada lagi, yang ingin bapak perotes?" tanya andre kepada pak Seno.
Seketika obrolan yang baru menghangat menjadi hening dan menoleh wakil direktur PT Sea.
"Kau memang hebat, tapi itu tidak akan merubah apa-apa." jawab seno meremehkan
"Apa maksudmu seno!" tanya tuan wijaya.
"Aku akan menggugat kehambatan proyek-proyek tertunda, dan tetap mengambil alih kepemimpinan karena sekarang aku lah pemilik saham terbesar disini!" jelas seno dengan sombong.
"Benarkah? apa handphone bapak belum bapak lihat?" ujar ayu yang kini mewakili tuan wijaya dan Andre.
"Pemilik PT Sea baru saja selesai menjual 30% saham miliknya. kepada PT Adiguna." karena ia ingin pokus mengurus sahamnya diluar negeri!" sambung ayu menjelaskan.
Seketika pak Seno menatap sekretaris Pribadinya yang tertuduk lemah tidak berdaya.
"Apa itu benar?" tanya seno kepada sekretaris pribadinya.
"Betul tuan!" sahut nya mulai ketakutan.
Namun tidak dengan seno yang merasa penuh Bahagia
"Kalian dengar semua itu. meski aku tidak bekerja sama dengan PT Sea, aku juga masih bisa bekerja sama dengan PT Adiguna, sebuah perusahaan yang hebat, dan investor yang dermawan." ujar seno dengan bangga,
Tuan wijaya hanya bisa menahan tawa. sampai wajahnya merah.
Sedangkan andre dan ayu hanya bisa melirik tuan wijaya. yang sepertinya sudah sembuh 100%. karena bahagia.
Dengan rasa takut dan cemas sekretaris pak Seno. membujuk pulang pimpinannya.
ia tak ingin bosnya jatuh malu karena PT Adiguna mengeluarkan seno dari perusahaan.
Para pemengang saham mulai mencari tahu dimedia bisnis. Siapa pemilik PT Adiguna.
Saat menemukan sebuah Poto. Dan nama Andre Hermawan wijaya tertera. di bawa cuitan media bisnis itu.
Tidak hanya itu nama tuan wijaya ikut tertera sebagai orang tua yang Sukses mendidik putranya
Yang kini menjadi pemilik PT Adiguna itu, sebagai pengusaha muda yang sukses.
__ADS_1
Membuat para memegang saham terperangah sambari melirik Andre berulang kali. Dan menggelengkan kepala melirik seno sedang bahagia.
Seperti biasa tinggalkan jejak setelah membaca yak😘😘😘😘