Suamiku Pria Buta

Suamiku Pria Buta
Bon 83


__ADS_3

Di vila pondok pelita


Di pagi hari setelah drama semalam andre yang terus menjahili Mia.


Kini seperti biasa, Andre langsung mendapat karma nya. pria yang masih bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek itu. terlihat begitu tersiksa.


"Ini Mas air hangat nya" Mia menjulurkan tangan memberikan segelas air hangat. yang langsung di terima andre.


Lalu Mia membantu mengusap-ngusap punggung suaminya yang sedang berdiri di depan wastafel. karena andre sedang di landa Morning sickness.


"sudah mas baik-baik saja, kau tidak perlu cemas sayang." sanggah andre, menghentikan tangan Mia. agar Mia tidak khawatir.


"sungguh?" tanya Mia


"iya sayang, kemari" jawab andre setelah menenggak air, lalu mencuci wajah. agar terlihat lebih segar.


Mia juga langsung memberikan handuk kecil untuk menggosok wajah suaminya.


setelah merasa lebih baik. Andre meraih tangan Mia yang tadi mengusap punggungnya. pria itu menarik tubuh Mia. dalam dekapan nya.


Dengan posisi Mia membelakangi andre. lalu mengusap lembut perut Mia. yang tertutup deres di atas lutut.


Sembari menatap cermin yang memantulkan bayangan Mia yang sedang di peluk dirinya dari belakang.


"Yaaanng kalau di perhatikan tidak hanya perut mu yang bertambah besar, tapi ini mu juga" seloroh andre menaruh wajah di samping wajah Mia. lalu mengecup lekukakan leher Mia.


Dengan tangan yang tadi mengusap perut menjadi menjamah. Naik kebuah dada Mia. dengan cepat Mia mencubit tangan andre yang sedang mengusili area sen sitif nya.


"Hentikan, semalam mas andre sudah sangat banyak meninggalkan jejak." tegur Mia cemberut menatap andre dari depan cermin. yang masih saja sentuh sana sini


Andre hanya terkekeh sembari meperhatikan tubuh Mia dengan jejak merah ceri tak beraturan di dada dan leher Mia.


"Habis nya kamu semakin se ksi yaang" bisik andre sambil menaruh dagunya di pundak Mia melihat lebih dekat dua gundukan yang tepat di bawah dagunya.


"Isssk mas ini pagi-pagi sudah me sum, sudah cepat mandi sana" Mia menutupi mata andre sembari mendorong wajah pria tampan itu dari pundak nya. membuat andre kembali terkekeh.


Karena sudah berhasil menggoda Mia hingga wajah Mia merah merona.


Andre pun berdiri memutar tubuh Mia menjadi saling berhadapan. lalu menghujami kecupan di seluruh wajah Mia.


setelah itu andre berjongkok dengan senyum bangga mengecup berulang kali perut Mia.


"Aku menyayangi kalian berdua dan juga dirimu sayang." ujar andre sungguh-sungguh sembari kembali mengecup perut Mia. lalu mendongak memperhatikan wajah Mia.

__ADS_1


Mia hanya tersenyum bahagia sembari mengusap lembut kepala andre. sebuah air mata tiba-tiba menetes tanpa sadar dari mata andre.


saat mengingat ucapan dokter itu bahwa Mia sedang tidak baik-baik saja.


"jangan khawatir semua akan, baik-baik saja," bujuk Mia tiba-tiba mencoba menenangkan andre yang terlihat sangat khawatir. seakan Mia tahu apa yang sedang dipikirkan andre suaminya.


andre berdiri dan langsung memeluk Mia dengan erat,


"Ayo kita coba kedokter lain, jangan memeriksa kandungan di rumah sakit itu lagi" pinta andre memberi keputusan.


"kenapa? "


"aku tidak suka saja, Aku sudah meminta Rio mencarikan dokter kandungan yang lebih paham tentang kesehatan mu." jelas andre.


saat mengingat ucapan dokter yang bilang bahwa kandungan Mia tidak baik-baik saja.


sehingga ia menjadi khawatir tentang kesehatan istri dan calon anak-anaknya.


"Baiklah seterah mas andre saja,"


"Sudah cepat mandi dulu sana." lanjut Mia sembari mendorong suaminya untuk masuk ke dalam kamar mandi.


****


setelah setengah satu jam bayu duduk manis. kini pria yang di tunggu-tunggu itu pun turun sembari membantu istrinya berjalan. menuju ruang makan untuk sarapan.


"Sedang apa kau di rumahku?" tanya andre menaukan alis dengan heran.


" Mau numpang sarapan di tempat mu Bos!" celetuk bayu tanpa malu.


"Cihk, Yang benar saja!' gaji perbulan yang aku berikan saja sudah bisa menyewa restorant bintang lima selama tiga bulan." ujar andre dengan heran melihat bayu, yang masih saja suka numpang makan di rumah miliknya.


"gajian, aku simpan untuk modal kawin Bos," ujar Bayu sembarangan


"Kawin sama kambing, pacar saja tidak punya!" ejek andre sembari menarik kursi untuk Mia.


"sudah duduk yang manis anak-anak jangan bertengkar!" seloroh Mia ikut menimpali pertengkaran mereka.


"aihhhh.. calon mommy, kita saja sudah di jadikan percobaan istrimu Bos, bagaimana mana cara dia menangani anak kembar mu nanti Bos! " puji bayu gemas melirik Mia. yang langsung dapat lemperan sendok dari Andre.


Mia hanya terkekeh melihat mereka berdua tidak akur. Namun akan selalu kompak saat bekerja sama menjaga perusahaan dan juga dirinya.


"Bi tolong bawakan sarapan nya!" titah Mia menyuruh kedua pelayan untuk menyiapkan sarapan.

__ADS_1


"Baik nyonya! "


Saat andre dan bayu masih sibuk saling mengejek, tiba -tiba sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta datang dan ikut bergabung di meja makan.


Membuat Andre mengusap Wajahnya dengan kasar melihat kelakuan pasangan bucin itu.


"Bisa tidak jangan mengumbar cinta kaya anak SMP, senyummmmmmmm terus, gak ada habisnya.!" tegur andre membuat tuan wijaya dan Ayu mingkem tidak berkutik. lalu duduk dalam sekejap.


"Kau ini dre, tidak bisa melihat orang sedang bahagia." sahut tuan wijaya sambil memperhatikan lauk pauk yang sedang di siapkan para pelayan untuk sarapan.


"Habisnya pagi-pagi buta sudah pacaran, cepat lah menikah, jangan bikin dosa terus" usul andre menasihati.


"Bisa tidak jangan menuduh papah yang tidak-tidak!" seloroh tuan wijaya melipat tangan di dada sembari menatap tajam andre karena tidak terima di tuduh bikin dosa.


"Benar tuan besar, entah kenapa sejak tadi si Bos jadi bawel" bayu mengadu kepada tuan wijaya.


"Jadi kalian bertiga datang pagi-pagi kesini, sebenarnya ada apa? " tanya andre dengan serius.


"Numpang sarapan" ucap tuan wijaya dan bayu serempak. Mia hanya dan Ayu hanya bisa terkekeh.


"Bisa tidak sih kalian serius". tegur andre penuh penekanan.


"Sebenarnya Papah datang kesini karena ingin membahas pernikahan papah dan Ayu, sambil numpang sarapan" jawab tuan wijaya dengan serius.


"Nah gitu donk" jawab andre. sambil menahan tangan Mia. agar istrinya tidak perlu melayani para makhluk yang ingin menumpang serapan di rumah miliknya.


"kapan pah? " tanya Mia antusias. saat mendengar papah mertuanya membahas pernikahan.


"Masih lama dua bulan lagi, nanti setelah papah mempersiapkan syukuran tujuh bulan untuk mu dulu Mia, baru urusan pribadi papah," jelas tuan wijaya. Yang sangat meperhatikan adat istiadat dan tradisi orang indonesia.


"Dan kau Bayu?" tanya andre lagi, yang sejak tadi menunggu jawaban dari bayu.


"Aku mengantarkan beberapa berkas untuk mu Bos, yang harus kau tanda tangani pagi ini, sekaligus numpang sarapan." jelas bayu.


Andre hanya mengangguk dan meminta papah nya memimpin doa, untuk memulai sarapan, karena lambung nya sudah habis terkuras pagi ini. akibat morning sickness yang tidak terobati.


******


thor up nih 😋😋😋 soalnya lagi libur tanggal muda 😄😄😄


Mohon dukungan nya yak bestie thor punya novel perdana yang judul Albert vs CEO briyan. jangan lupa mampir juga yak bestie 🙏🙏


.

__ADS_1


__ADS_2