Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang

Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang
TCGYT#17


__ADS_3

Usai memilih gaun pengantin di butik, Sherliya kembali ke Cafe dengan diantar Erlangga


''terima kasih kau sudah mengantarku kembali ke Cafe''


ucap Sherliya sembari membuka sabuk pengaman yang ia kenakan


''hemm... masuklah ''


ucap Erlangga dengan mengecup tangan Sherliya


Sherliya turun dari mobil sport mewah itu dan melambaikan tangannya ke arah Erlangga dengan senyum menghiasi bibirnya


Erlangga tersenyum dan mengangguk perlahan ia pun mengemudikan kembali mobilnya meninggalkan Cafe Sherliya


Sherliya menarik napas panjang senyum terus menghiasi wajah cantiknya sampai ia membuka pintu masuk Cafe semua karyawan nampak heran dengan Sherliya yang terlihat bahagia


''Nona Sherli, kelihatannya sedang bahagia?''


guman Indira


''kau benar , dia terlihat cantik kalau sedang tersenyum seperti itu''


timpah Fachri


Indira menatap teman kerjanya itu


''jangan bilang kau suka pada Nona ?''


tukas Indira


''kalau suka kan tidak apa-apa lagi pula tak ada larangan kan?''


Fachri menatap Indira dengan ketus


''aku tau, tapi dia kan atasan kita mana mungkin dia mau padamu ''


kembali Indira berkata


''aku suka , bukan berarti aku menginginkannya , suka dalam artian berbeda bukan suka seperti yang kau pikirkan itu''


tutur Fachri yang berlalu meninggalkan Indira yang terdiam dengan penuturan sahabatnya itu


*********


Di sisi lain Tuan Tama tengah murka saat ia berhasil mendapatkan laporan dari orang-orangnya jika Arya lah yang membantu Sherliya kabur


ke empat istri Tuan Tama nampak begitu ketakutan saat suami mereka itu kini tengah mencerca dan memaki-maki Arya

__ADS_1


''kau berani membawa lari calon istriku, apa kau sudah gila ? katakan dimana kau sembunyikan Sherli selama ini katakan!!! ''


murka Tuan Tama


''tidak akan , Papa keterlaluan selama ini Papa selalu menyakiti Sherli cukup Pah, biarkan dia hidup bahagia dengan keinginannya''


Arya menatap sang Papa dengan tatapan tajam, Tuan Tama tak mengira jika putranya sendiri yang telah menghianatinya selama ini


''dasar anak tak tau diuntung, aku membesarkanmu supaya kau bisa meneruskan semua usaha dan penerusku ternyata aku salah kau malah menghianatiku Papamu sendiri''


''apa yang Papa lakukan itu salah Pah.... Papa tidak tau siapa Sherli dia bukan gadis biasa dia cucu orang berpengaruh di kota ''


kesal Arya


''Papa tidak peduli bagaimanapun caranya gadis itu harus menjadi milikku , baik kau memberitahu Papa dia dimana atau tidak , Papa akan mencarinya sendiri''


tegas Tuan Tama


''Pah, kumohon hentikan apa Papa tidak cukup dengan semua istri Papa? kau sudah menyakiti Mama dengan menikahi semua simpananmu apa kau masih belum puas juga?''


Arya dengan berteriak


''anak kurang ajar''


''PLAAKKK''


''suamiku , apa yang kau lakukan ?''


ucapnya sembari meraih tubuh Arya yang menatap sang Papa dengan tatapan tajam penuh amarah


''demi gadis itu kau tega memukul putramu sendiri kau sangat keterlaluan ''


kesal Mama Arya


''tutup mulutmu atau kau ingin merasakan pukulan ku juga hah... ''


''Pah... ''


Arya menatap sang Papa dengan amarah juga kesal dan sakit hatinya selama ini ia tak pernah mengalami kekerasan dari sang Papa namun kini ia harus mengalaminya demi melindungi Sherliya


''Papa, keterlaluan sampai kapanpun aku pastikan Sherli aman dari Papa dan dari siapapun ''


teriak Arya


''kau??? kau berani menantangku ? Papamu sendiri baiklah kita lihat sampai kapan kau akan terus diam menyembunyikan gadis itu ''


''apa maksud Papa? apa yang akan Papa lakukan pada Sherli?

__ADS_1


Arya menatap sang Papa dengan penuh rasa cemas ia tau betul bagaimana kerasnya Tuan Tama dalam menginginkan sesuatu


''kau tau betul apa yang bisa Papa lakukan Arya''


Tuan Tama pun beranjak meninggalkan Arya dan istri-istrinya begitu saja di ikuti orang-orang kepercayaannya


''Arya, apa yang kau lakukan nak? kenapa kau menentang Papamu demi gadis itu ?''


ucap sang Mama sedih


''Sherli tidak bersalah Mah, dia gadis yang baik hanya nasibnya saja yang membawanya pada keburukan aku akan melindunginya dari Papa juga dari kalian dan orang-orang yang selalu berniat jahat padanya''


Arya dengan menatap semua istri dan Mamanya , ke emapat wanita itu nampak terkejut mendengar perkataan Arya


''apa maksudmu Arya? kau menuduh kami dan Mamamu ? kau sungguh keterlaluan''


kesal istri kedua Tuan Tama


''aku tidak menuduh , kalian tau dengan jelas semua yang aku katakan , aku benar-benar kecewa dengan kalian semua terutama Mama''


Arya menatap sang Mama dengan perasaan sedih dan kecewa, sang Mama menatap Arya dengan penuh penyesalan


''selama ini aku diam dengan apa yang Papa lakukan terhadap Mama, selama Papa tidak menyakiti dan bersikap adil pada Mama, tapi setelah aku tau apa yang kalian lakukan pada Sherli aku sungguh kecewa dan juga malu karna memiliki keluarga yang tak punya moral''


kesal Arya


''Arya... cukup hentikan semua ucapan mu jangan menghakimi kami dan Mamamu ''


'' semua yang kami lakukan karna kami merasa tidak adil dengan Papamu semenjak kehadiran gadis itu Papamu jadi melupakan kami dia begitu tergila-gila dengan gadis miskin itu apa kau pikir kami salah? jika memang kami bersalah kami terima semua kami lakukan hanya untuk melindungi hak kami''


ungkap istri kedua dan ke tiga sang Papa dengan penuh kekesalan , Arya menatap ke semua istri sang Papa itu dengan kecewa dan juga kesal


''kalian egois , pernahkah kalian berpikir jika kalian di posisi Sherli ? dia di jual oleh orang lain dan di jadikan jaminan hutang apa menurut kalian itu keinginannya ?pernahkah kalian lihat dia bahagia di rumah ini???


semua orang nampak terdiam dengan apa yang Arya katakan


''Arya maafkan Mama nak''


ucap sang Mama


''untuk saat ini aku tak tau harus berkata apa yang jelas aku sangat kecewa pada kalian semua dan aku juga menyesal kenapa aku terlahir di keluarga seperti ini''


ungkap Arya beranjak meninggalkan Mama dan ketiga Mama sambungnya yang nampak syok dengan semua perkataannya


''Arya.... ''


panggil sang Mama dengan air mata membasahi wajahnya ke tiga istri lainnya nampak turut sedih melihat hal itu dan mencoba menenangkan istri pertama yang sudah mereka anggap seperti saudara mereka sendiri

__ADS_1


walau bagaimanapun mereka adalah seorang wanita dan sadar telah menyakiti Mama Arya sebagai istri pertama karna keserakahan suami merekalah mereka terjebak dalan situasi yang mau tak mau mereka harus hadapi


__ADS_2