Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang

Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang
TCGYT#9


__ADS_3

Waktu berjalan tanpa terasa seminggu sudah Sherliya menjalani hari-harinya penuh kebebasan setelah bertahun-tahun ia hidup bagai burung dalam sangkar


Sherliya mengelola Cafe milik Arya dengan penuh semangat meskipun ia hanya tamatan SMA namun ia bisa menguasai marketing dengan luar biasa


pendapatan Cafe pun meningkat dengan beberapa menu baru yang Sherliya tambahkan hasil ide dirinya sendiri para karyawan pun begitu senang bekerja di bawah kepemimpinan Sherliya


banyak pengunjung Cafe yang datang untuk sekedar bersantai atau menikmati waktu


beberapa mahasiswa juga datang hanya untuk melihat Sherliya yang menarik perhatian dengan kecantikan dan keramahannya pada setiap pengunjung Cafe


hari ini seperti biasa Sherliya datang tepat pukul 8 pagi Cafe sudah dibuka karena ada beberapa pengunjung yang datang untuk sarapan pagi


''selamat pagi semua''


sapa Sherliya begitu ia memasuki Cafe semua karyawan menyahut sapaan Sherliya dengan penuh semangat


''selamat pagi juga Nona''


Sherliya langsung pergi keruang kerjanya untuk memulai aktifitasnya


semua berjalan dengan lancar seperti biasanya hingga datang seorang wanita pengunjung Cafe datang bersama satu orang temannya


mereka duduk di salah satu meja pelayan Cafe mulai melayani dengan menanyakan pesanan seperti biasanya hingga pesanan yang tamu itu pesan pun tiba dan dihidangkan di meja namun kejadian tak terduga terjadi


BRUUKKK


pelayan Cafe tersandung hingga jatuh ke lantai dan minuman ditangannya tumpah tepat di pangkuan wanita itu


''heyyyy... apa kau buta? kau bisa kerja tidak? kau telah merusak gaunku , kau tau gajimu bekerja seumur hidup pun tak akan bisa menggantinya''


geram wanita cantik itu


''maafkan saya Nona , saya benar-benar tidak sengaja tadi kaki saya tersandung kaki Nona ''


ucap sang pelayan dengan penuh ketakutan


'' jadi kau menuduhku sengaja menghalangi jalanmu begitu ? kau pikir kau siapa berani menuduhku ?kau pikir minta maaf semuany bisa selesai ? aku tidak mau tau kau harus mengganti rugi kerugianku ''


wanita itu dengan kesalnya


''Nona, aku bukan menuduhmu tapi jika saja kakimu tak menghalangi jalanku aku tak akan tersandung tadi ''


tutur pelayan itu yang bernama Fachri


''dasar orang miskin , tidak tau etika aku akan menuntutmu dan juga Cafe ini atas kejadian ini kau akan menyesal berani melawanku''


wanita itu semakin kesal dan menjadi-jadi tidak peduli dengan tatapan para pengunjung yang menjadikannya bahan tontonan

__ADS_1


Sherliya yang mendengar keributan itu pun segera menghampiri


''ada apa ini? kenapa anda membuat keributan di Cafe kami ?''


tanya Sherliya


''siapa kau ? apa kau pengelola Cafe ini? aku menuntut ganti rugi atas apa yang telah karyawanmu lakukan padaku dasar orang miskin tak berguna''


kesal wanita itu dengan amarah tak terbendung, Sherliya menatap dengan santai wanita dihadapannya itu iapun melipat kedua tangannya di dada


''benarkah apa yang kau katakan tadi Nona ? apa kau tidak sedang berbohong saat ini untuk menutupi kesalahanmu kau mengkambing hitamkan orang lain''


sinis Sherliya


seketika wajah wanita itu nampak pucat karna gugup sang teman yang berada di sampingnya menarik tangannya dan berbisik


''Yola,sudahlah jangan di perpanjang lagi, malu semua orang memperhatikan kita ''


''aku tak peduli''


ucap Yola nama wanita cantik namun angkuh itu , ia malah menatap tajam ke arah Sherliya dan Fachri dan beberapa karyawan lainnya


''apa maksudmu ? jadi kau pikir aku berbohong kau tidak tau siapa aku?''


''dengan mudah aku akan menghancurkan Cafemu ini dan kau akan menyesal karna berurusan denganku aku Yola Prameswari cucu keluarga Prameswari ''


bayangan masalalu kembali terlintas di pikirannya dan kenangan buruk itupun kembali menorehkan luka di hatinya setelah bertahun-tahun


( Yola, jadi wanita ini Yola putri Om Burhan, oh Tuhan apa ini ? kenapa aku harus bertemu dengannya lagi setelah sekian lama)


batin Sherliya


''kenapa kau diam ? hahaha... aku tau kau pasti akan terkejut dan takut setelah mendengar nama besar keluargaku ''


''maka cepat minta maaf padaku dan aku akan memaafkan kalian jika kalian mau berlutut dan memohon padaku ''


Yola tertawa senang


Sherliya berusaha menyembunyikan keterkejutannya ia berusaha untuk tenang dan tak terpancing


''oh jadi begini cucu dari keluarga terhormat bisa seenaknya bersikap sombong dan juga semena-mena terhadap orang lain?


''luar biasa apa begini orangtuamu mendidikmu ? miris sekali lupakan saja keinginanmu itu Nona Prameswari''


Sherliya menatap tajam Yola begitupun juga sebaliknya keduanya saling menatap tajam


''oh apa mungkin sudah mendarah daging dalam dirimu Nona bersikap kejam pada orang lain dan juga berbohong adalah sifat aslimu ''

__ADS_1


''DIAM KAU ''


Yola melayangkan tangannya untuk menampar Sherliya namun dengan sigap Sherliya menangkap tangan Yola hingga tertahan di udara semua orang nampak membelalakan mata mereka tak percaya dengan yang mereka saksikan


''jangan mencoba menyentuhku Yola Prameswari , kau bukan siapa-siapa bagiku aku tidak takut dengan ancamanmu itu karna aku punya bukti CCTV kalau kau memang yang bersalah atas semua yang terjadi saat ini ''


''justru kau yang harus meminta maaf pada karyawanku jika kau tak ingin semua orang tau bagaimana sifat asli cucu keluarga Prameswari ''


''apa jangan -jangan kau bukan cucu keluarga itu? mengingat keluarga itu begitu terhormat dan baik hati tidak mungkin rasanya memiliki cucu pembohong sepertimu''


Yola merasa tertohok dengan kata-kata yang Sherliya katakan dengan penuh kekesalan ia meraih tasnya pergi meninggalkan Cafe di ikuti temannya


Sherliya menarik napas panjang begitu Yola pergi semua orang bertepuk tangan atas keberanian Sherliya pada Yola begitu juga para karyawannya terutama Fachri yang tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih


''Nona Sherli kau sungguh hebat , aku sampai terkejut dan kagum dengan keberanian Nona , terima kasih aku sangat berhutang budi padamu''


ucap Fachri


''sudahlah jangan di bahas lagi wanita itu sejak dulu memang seperti itu ''


tukas Sherliya


''apa Nona mengenal wanita itu, melihat Nona tadi sepertinya Nona kenal baik dengan wanita sombong tadi''


kembali Fachri bertanya penasaran


''ah tidak, aku hanya asal saja tadi karena terlalu kesal , sudah sebaiknya kalian semua kembali bekerja aku akan ke ruanganku lagi''


Sherliya berusaha menutupi keresahan hatinya ia tak ingin orang lain tau siapa dirinya yang sebenarnya


semua orang pun kembali pada kegiatan nya masing-masing namun ada seseorang yang memperhatikan Sherliya dari tadi


seorang pria nampak tersenyum penuh kekaguman pada apa yang Sherliya lakukan pada Yola demi membela karyawannya


( gadis yang unik, dia begitu berani dan juga tangguh siapa dia?


batin pria itu


''Tuan bukankah wanita tadi yang Tuan Muda tolong saat di restoran minggu lalu?''


ungkap sang asisten


sang Tuan Muda tertegun dan tersadar apa yang dikatakan sang asisten benar adanya ia pun teringat kejadian minggu lalu saat ia menolong wanita perpakaian pengantin itu


''jadi gadis itu dia rupanya, menarik''


gumamnya

__ADS_1


__ADS_2