
Hari yang cerah di mansion Adhibrata seperti biasa Sherliya melayani Erlangga sebelum pergi kekantor hampir 1 Minggu mereka tinggal di mansion atas keinginan Pandu
Sherliya menghabiskan waktunya dengan belajar ia memutuskan melanjutkan pendidikannya dengan kuliah dan ia pun mengambil Manajemen Bisnis sesuai keingin Fatan almarhum sang Papa
''Kek, Sherliya pergi kuliah dulu''
pamit Sherliya
''Hati-hati di jalan dan jangan lupa untuk makan siang, Kakek lihat beberapa hari ini kau sibuk dengan pelajaranmu''
pesan Pandu
''Iya Kek, Sherliya akan selalu ingat pesan Kakek''
iapun beranjak dan berlalu
Sherliya mengendarai mobil sport yang Erlangga berikan sebagai hadiah pernikahan untuknya, seperti biasa Jack dan Max akan mengikuti dan mengawasinya dari kejauhan
☘️☘️☘️☘️☘️
Sherliya memasuki kawasan kampus semua mata nampak tertuju pada kedatangannya
''Siapa dia ? pasti mahasiswa baru kelihatannya dia sangat kaya''
ucap salah satu mahasiswa
''Kau benar diantara mahasiswa lain tidak ada yang membawa mobil sport seperti dia kalau bukan sultan atau konglomerat apa coba?''
timpah mahasiswa lain
''Hei, dia seorang gadis''
seru mahasiswa lainnya
''Wahhh... dia cantik sekali''
''Dia seperti bidadari''
Semua mata tertuju dan menatap kagum pada Sherliya yang baru saja turun dari mobil
''Hei tunggu dulu , kawan-kawan lihat plat mobilnya ''
Semua mahasiswa yang sibuk membincangkan Sherliya otomatis mengikuti arah pandang teman mereka itu
''Dia, salah satu dari keluarga Adhibrata, pantas saja dia terlihat cantik dan mempesona ''
''Kau benar, dia sangat cantik''
__ADS_1
''Hey, dia kemari''
Para mahasiswa yang rata-rata adalah pria itu di buat gugup saat Sherliya berjalan menghampiri
''Maaf, bisa tunjukan dimana ruang Dosennya?''
tanya Sherliya
''Nona, kau mahasiswa baru?
''Iya, aku baru masuk hari ini ''
jawab Sherliya ramah
''Nona kau sangat cantik siapa namamu kalau boleh kami tau?''
''Sherliya, namaku Sherliya Adhibrata''
Sherliya dengan ramah mengulurkan tangannya , para mahasiswa nampak berebut untuk memperkenalkan diri mereka satu persatu
Dalam situasi itu Jack dan Max segera menghalau para mahasiswa sesuai perintah Erlangga yang tak mengizinkan siapapun untuk mendekati Sherliya terutama para pria
Para mahasiswa di buat terkejut dengan kedatangan Jack dan Max
''Jangan mencoba untuk menyentuh Nona Muda kami jika kalian tak ingin terluka''
''Jack , Max apa yang kalian lakukan? jangan buat mereka ketakutan mereka hanya ingin berkenalan denganku''
tukas Sherliya
''Maafkan kami Nona, kami hanya menjalan sesuai perintah Tuan Muda''
ucap Jack
''Tapi kalian sudah keterlaluan , mereka tidak akan meluakiku''
''Tidak Nona, lebih baik anda memarahi kami dari pada Tuan Muda yang menghukum kami''
timpah Max
''Huh... terserah kalian saja''
Sherliya pun beranjak pergi meninggalkan pengawal dan para mahasiswa
Sherliya mencari ruang Dosen dan ahirnya ia bisa bertemu dan kemudian mengantarnya ke kelasnya
''Semua , dengarkan baik-baik hari ini kalian akan kedatangan mahasiswa baru perkenalkan teman baru kalian''
__ADS_1
''Nona silahkan masuk''
titah Dosen
Sherliya memasuki ruang kelasnya
''Perkenalkan ini adalah Nona Sherliya Adhibrata dia akan kuliah mulai hari ini bersama kalian, Bapak harap kalian bisa bekerjasama dan berteman dengan baik ''
ucap Pak Dosen
Sherliya membungkukan tubuhnya sekilas dan memilih meja untuk duduk
Dosen memberikannya kursi paling depan ia ingin Sherliya merasa nyaman mengingat siapa wanita yang ada dihadapannya adalah cucu menantu dari pemilik kampus mewah itu
Para mahasiswa saling berbisik satu sama lain ada yang memuji dan kagum akan kecantikan Sherliya namun tak sedikit juga yang merasa iri akan perlakuan istimewa Dosen
''Sherliya? apa kau Sherli sahabatku ?''
Tiba-tiba suara seseorang mengejutkan Sherliya yang tengah mengeluarkan buku-buku dari dalam tas miliknya, ia menengadah kearah suara panggilan
''Dilla?''
Sherliya menatap tak percaya dengan siapa yang ia temui hari ini
''Sherli, ini benar dirimu?''
''Iya ini aku Dill''
Kedua sahabat yang telah lama tak bertemu itupun saling berpelukan mahasiswa yang lain dibuat bengong dengan adegan dua wanita cantik dihadapannya
''Kau kemana saja selama ini ?, aku mencarimu kerumahmu tapi aku tak pernah diizinkan masuk oleh pelayan ataupun Om Burhan ''
tanya Dilla
''Ceritanya panjang, suatu saat akan kuceritakan padamu, oh Dilla, aku senang bisa bertemu denganmu kembali dengan begini aku tak akan bosan di kampus ini karna ada kau''
ucap Sherliya
''Aku juga sangat senang''
Sherliya dan Dilla pun kembali berpelukan, setelah berpisah selama tiga tahun lebih keduanya seolah ingin terus bercerita namun mereka tahan karna sedang jam kuliah
Dilla dan Sherliya adalah sahabat sedari mereka kecil tumbuh dan sekolah ditempat yang sama membuat keduanya akrab seperti saudara
Dilla sendiri adalah seorang gadis yatim piatu ia hidup dan di besarkan bersama Kakak laki-lakinya yang selalu memanjakannya dan begitu menyayanginya
Meskipun hidup Dilla bergelimang harta namun tak membuat Dilla sombong sang Kakak selalu mengajarkan untuk saling menyayangi sesama dan berbagi pada mereka yang membutuhkan
__ADS_1