Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang

Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang
TCGYT#48


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Arya di kejutkan dengan kedatangan Tuan Tama di apartement miliknya


''Papa''


Arya membuka pintu apartement , Tuan Tama masuk kedalam apartement dan beberapa orang yang ikut bersamanya nampak berjaga di depan pintu


Vincent yang kebetulan lewat di buat terkejut dengan pemandangan itu segera ia menghampiri orang-orang itu karna khawatir dengan Arya


''Arya, ada apa ini?''


Vincent menerobos masuk ke apartement, Arya menoleh ke arah Vincent dan menatap Tuan Tama ia pun terkejut mendapati Tuan Tanah itu ada di kota ia dan Arya pun saling mengangguk satu sama lain mengerti apa maksud kedatangannya pasti untuk mencari Sherliya


''Kalian pasti tau apa kedatanganku kemari?''


''Apa Papa masih ingin mencari Sherli?''


tanya Arya


''Bagus,kau tau dengan jelas apa keinginan Papamu ini ''


''Pah, sebaiknya Papa lupakan keinginan Papa itu cari saja wanita yang lain jangan Sherli''


ucap Arya


''Tapi Papa tetap menginginkan Sherli untuk jadi istri Papa, Papa tidak mau yang lain ''


kekeh Tuan Tama


Arya dan Vincent saling pandang entah kenapa Tuan Tama begitu menginginkan Sherliya


''Tapi Pah, Papa tidak tau siapa Sherli sebenarnya, dia bukan gadis biasa Pah ''


timpah Arya


''Papa sudah tau semuanya dari Wiryo dan Nilam dan dengan cara apapun Papa akan membawa Sherli dan menikahinya apapun yang terjadi''


''Memang apa yang Kakaku itu ceritakan padamu ?''


timpah Vincent


Tuan Tama, tersenyum simpul dan ia pun menceritakan apa yang di ceritaka Nilam dan Wiryo jika saat ini Sherliya tengah di kurung Tuan Dirga , karna ingin melindunginya dari kejahatan Burhan


Arya dan Vincent hanya bisa menggelengkan kepalanya antara kesal dan juga kasihan dengan Tuan Tama yang berhasil di bodohi pasangan suami istri itu

__ADS_1


''Semua yang dikatakan Kakakku tidak semuanya benar, kau sudah di bodohi mereka''


ucap Vincent


''Apa maksudmu ?''


Tuan Tama menatap Vincent


''Pah, apa yang dikatakan Vincent benar, Sherli saat ini tidak dikurung Tuan Dirga, melainkan dia sudah menikah dan hidup bahagia sedangkan tentang kejahatan Burhan itu memang benar dan saat ini Sherliya tengah bersiap untuk kembali ke kediamaan Prameswari untuk mendapatkan hak nya kembali''


ungkap Arya


''Apa kau bilang Sherli sudah menikah? kau pasti bohongkan?''


tukas Tuan Tama


''Pah, untuk apa aku berbohong ? tanya saja Vincent kami jadi saksi pernikahan mereka ''


timpah Arya


Tuan Tama syok mendengar penuturan kedua pemuda di hadapannya itu , ia tak mengira jika ia bisa di bodohi Nilam dan Wiryo


''Saranku sebaiknya Tuan, lupakan Sherli biarkan dia bahagia selama ini dia sudah banyak menderita''


tutur Vincent


''Siapa pria yang berhasil menikahi gadisku itu?''


Tuan Tama menatap Arya dan Vincent


''Erlangga Adhibrata cucu dari Pandu Adhibrata pewaris dan CEO perusahaan Adhibrata Group''


ucap Arya


Kembali Tuan Tama dibuat syok


''Satu lagi yang harus Papa ketahui , dia juga cinta pertama Sherli mereka dulunya sudah di jodohkan namun karna ulah Burhan perjodohan itu gagal''


timpah Arya


''Arya kenapa kau tak bilang padaku jika Sherli dan Tuan Muda Erlangga sudah saling kenal?''


tanya Vincent ikut terkejut

__ADS_1


''Maafkan aku , aku lupa memberitahumu Sherli sendiri belum tau dan mengingat Erlangga''


tukas Arya


''Jadi maksudmu semua ini rencana Tuan Muda?''


Vincent membelalakan matanya


''Tepat sekali, demi melindungi Sherli dari Burhan dan juga orang-orang yang ingin menyakitinya Tuan Muda menikahinya ''


Arya dengan menatap Tuan Tama


''Tuan Muda, kau memang idolaku''


Vincent bersorak dengan senangnya


''Tak peduli apa yang kalian katakan aku akan tetap mencari Sherli , aku ingin lihat siapa pria yang telah berani merampas gadisku''


tekad Tuan Tama


''Papa akan menyesal dia tak sebanding dengan Papa, bahkan Papa bukan apa -apa di baginya dengan mudah ia bisa menghancurkanmu''


ucap Arya cemas


''Aku tak peduli, apapun akan aku lakukan demi mendapatkan yang aku inginkan''


ucap Tuan Tama


''Maka Papa akan menyesal , aku pastikan Papa pasti akan hancur, maka berhentilah ingat Mama , Pah dan juga istrimu yang lain''


''Masa bodoh , dengan semua itu''


Tuan Tama beranjak dari duduknya dan bergegas pergi meninggalkan apartement itu


Arya dan Vincent hanya bisa diam terpaku melihat kepergiannya


''Papamu sungguh keras kepala''


''Aku tak tau apa yang terjadi dengannya ia menjadi begitu terobsesi dengan Sherli''


Arya menghela napas panjang , Vincent menepuk pundaknya


''Kita harus memberitahu Sherli agar dia berhati-hati dengan Papamu dan juga Kakakku''

__ADS_1


ucap Vincent


''Kau benar''


__ADS_2