Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang

Takdir Cinta Gadis Yang Terbuang
TCGYT#53


__ADS_3

Kantor Prameswari berada hari ini di kejutkan dengan kedatangan Tuan Tama dan beberapa orang -orang kepercayaannya


Burhan yang sama sekali tak mengenal Tuan Tama di buat bingung dan terkejut dengan kedatangannya yang tanpa basa basi memasuki ruangan kerjanya


''Siapa kalian berani masuk ke kantorku dengan cara seperti ini?''


bentak Burhan


Tuan Tama tak menggubris sama sekali teriakan Burhan yang kini memanggil beberapa security


''Kantormu? bukannya ini adalah kantor milik Fatan dan Larasati saudara angkatmu yang telah kau lenyapkan?''


Tuan Tama maju dan duduk dihadapan Burhan dengan angkuh mengongkang -ongkang kakinya


Burhan syok mendengar penuturan Tuan Tama ia takut semua orang akan mendengar perkataan Tuan Tama


''Kalian semua tinggalkan aku dengan Tuan ini ''


''Apa anda yakin Tuan?''


tanya salah satu keamanan


''Turuti perintahku''


bentak Burhan


Para security pun pergi dari ruangan Burhan meninggalkannya bersama Tuan Tama dan orang-orangnya


''Katakan siapa kau dan darimana kau tau tentang semua ini?''


''Heh... dengan mudah aku bisa tau semuanya dari orang-orang yang kau minta menjaga keponakanmu calob istriku''


Burhan menatap Tuan Tama


''Apa kau pria yang akan menikahi Sherliya saat di desa?''


tanya Burhan


''Benar itu aku''


Burhan menatap Tuan Tama dengan tatapan sinis dan terlihat mengejek


''Kau sudah tua tapi tidak ingat umur, pantas saja keponakanku pergi darimu''


''Tutup mulutmu , sekarang katakan dimana calon istriku itu berada ?''


tukas Tuan Tama

__ADS_1


''Kenapa kau tanya padaku? aku juga sedang mencarinya saat ini dia di kota ini tapi entah dimana?''


tutur Burhan


''Apa kau tidak tau jika keponakanmu sudah menikah ?''


''Menikah???''


Burhan menatap Tuan Tama dengan tajam


''Melihat expresimu sepertinya kau tak tau''


''Katakan dengan siapa dia menikah?''


Tuan Tama berdiri berhadapan dengan Burhan ia merapikan dasi Burhan dengan sedikit kasar


''Jika aku tau dia menikah dengan siapa aku pasti tidak akan kemari, kau cari tau dengan siapa dia menikah dan aku akan membawanya kembali ''


Tuan Tama dengan kasar ia mendorong tubuh Burhan hingga tersungkur ke lantai


''Kau , kau kira siapa dirimu berani memerintah diriku?''


kesal Burhan


''Aku Wiratama, dengan semua yang aku miliki dan juga rahasiamu ada di tanganku dengan mudah aku bisa menghancurkanmu melalui Wiryo dan Nilam mereka bisa menjadi saksi semua kebusukanmu Burhan''


''Camkan apa yang aku katakan dan mulai saat ini kau dalam pengawasanku''


tegas Tuan Tama


Pria tua itupun beranjak dari ruangan Burhan yang masih syok dengan ancaman yang diberikan Tuan Tama


''BRENGSEEEEKKKK''


Burhan melempar semua perabotan yang berada di atas meja hingga berhamburan kemana- mana


''Tuan ada apa ini ?''


tanya sekertaris pribadinya namun Burhan tak sedikitpun menggubris pertanyaannya ia berusaha menekan amarah dan kekesalannya sendiri


☘️☘️☘️☘️☘️


Setelah kedatangan Tuan Tama tempo hari ke kantor Burhan mulai menyelidiki kemana Sherliya dengan memerintahkan beberapa orang- orang suruhannya


Dan tak berapa lama ia pun mendapat kabar jika Sherliya memang ada di Ibu kota setelah pelariannya namun sulit untuk melacaknya bermodal wajah Sherliya saat SMA


''Kalian cari terus keberadaan keponakanku jika berhasil menemukannya kalian habisi saja ''

__ADS_1


titah Burhan


''Baik Tuan''


''Aku tak akan membiarkan usahaku selama ini sia-sia apapun akan ku lakukan ''


gumam Burhan


''Tuan kami sudah menyelidiki jika Nona pernah mengelola sebuah Cafe dan kini ia juga kuliah disalah satu kampus ternama di kota ini ''


tutur salah satu orang suruhan Burhan


''Apa kalian yakin ?


''Kami yakin Tuan, dari penuturan yang kami terima dari orang-orang Tuan Tama jika yang membawa lari Nona adalah putranya sendiri dan memberikannya tempat untuk tinggal selama di kota ''


Burhan tersenyum puas dengan laporan yang ia terima


''Bagus kalau begitu tidak lama lagi aku akan menemukanmu keponakanku''


''Iya Tuan''


''Lantas apa kalian tau siapa yang menikahi keponakanku itu ?''


''Belum Tuan, untuk saat ini kami belum tau tapi saya dengar dari orang suruhan kita yang saat ini mengawasinya kalau malam ini Nona akan menghadiri pesta ulang tahun sahabatnya saya yakin Nona pasti akan datang bersama suaminya''


''Pesta? pesta siapa ? ''


''Pesta ulang tahun dari keluarga Devano Anggarafaza''


''Hahaha... kebetulan yang sangat menyenangkan rupanya keberutungan sedang berpihak padaku , keponakanku malam ini kita akan bertemu kembali''


Burhan tersenyum dengan penuh arti


Di tempat lain Arya dan Vincent bersiap untuk ke pesta Dilla setelah mereka mendapatakan undangan yang secara khusus di antarkan Pak Min


Arya membelikan sebuah kado kalung dengan liontin hati untuk Dilla


''Kado yang bagus, apa kau akan memberikannya pada Dilla?


''Hemm... kuharap ia suka dan mau memaafkan ku ''


''Aku yakin dia pasti akan memaafkanmu''


''Semoga''


Arya dan Vincent pun memasuki mobil dan berangkat bersama dari apartement, tanpa disadari keduanya kalau Tuan Tama mengikutinya bersama orang-orangnya dari kejauhan

__ADS_1


__ADS_2