Takdirku Sahabat Pacarku

Takdirku Sahabat Pacarku
Chapter 24


__ADS_3

"Pagi semua" sapa Alin.


"Pagi juga Lin" saut Lia, Dika dan Arya bersamaan.


"Happy banget kaya nya" sambung Lia.


"Biasa aja ko" ucap Alin lalu duduk dikursi kerja nya.


"Eh Lin ntar sore Mira balik lo" ucap Lia.


"Serius lo bukan nya dia masih bantuin bokapnya diluar kota" ucap Alin.


"Iya tapi dia bilang ada kerjaan disini dan ngajak ketemuan lo mau ikut ga!" Ajak Lia.


"Oh,, pasti nya ikut lah" saut Alin.


"Good, eh tapi laki lo gimana?" Ucap Lia.


"Gak masalah lagi pula dia lagi gak dirumah juga" ucap Alin.


Mereka pun mulai mengerjakan tugas-tugas yang sudah ada dimeja kerjanya dengan serius dan fokus tentu nya...


***


"Ada apa pak?" Tanya Dave yang sedari tadi melihat Raka kebingungan melihat ponselnya.


"Gak ada apa-apa" ucap Raka lalu memasukan ponselnya kesaku celana nya sebenarnya tadi ia ingin menghubungi Alin namun ia urung kan dan mulai menyelesaikan pekerjaan kembali.


"Mas aku ijin mau pergi sama temen-teman" ucap Alin di pesan singkat nya walau bagaimana pun Raka sekarang adalah suaminya jadi Alin harus ijin dan menghargai Raka.

__ADS_1


"Mau kemana?" Tanya Raka yang langsung membalas pesan dari Alin.


"Jalan-jalan aja" balas Alin.


"Yaudah hati-hati, pulang nya jangan malam-malam" saut Raka.


"Oke" balas Alin.


Raka hanya melihatnya dan tak lagi membalasnya lalu melanjutkan kembali pekerjaan nya...


***


Sore harinya...


Kini Lia dan Alin pun sudah berada dijalan menuju cafe tempat mereka akan bertemu dengan Mira.


"Lo udah kasih tahu Mira masalah lo Lin?" Tanya Lia sambil mengemudikan mobilnya.


"Boleh rahasiain dulu gak dari Mira" sambung Alin.


"Yaudah gak papa kalau lo emang belum mau kasih tahu dia tapi gue harap gak ada rahasia diantara kita" ucap Lia.


"Iya makasih Lia lo udah mau ngertiin gue" ucap Alin.


"Iya sama-sama lagian lo hamil juga gak keliatan, lihat aja perut lo masih rata aja" saut Lia.


"Yakan baru 10 minggu Lia, kata dokter biasanya baru keliahatan kalau udah 16 mingguan atau empat bulanan baru keliatan" jelas Alin. Lia pun hanya menganggukan kepalanya.


"Turun yuk" ajak Lia saat sudah memarkirkan mobilnya didepan cafe.

__ADS_1


"Yuk" saut Alin.


Mereka pun mulai memasuki cafe tersebut sambil celingukan mencari keberadaan Mira tapi ternyata Mira malah belum sampai Lia dan Alin pun memilih duduk di dekat jendela dan memesan minuman terlebih dulu.


"Eh Lin lo mau kemana?" Tanya Lia yang melihat Alin tiba-tiba beranjak dan pergi berlari kearah pintu.


Namun Alin tak menghiraukanya dan keluar sambil terus melihat kanan kiri mencari seseorang.


"Lo ngapain sih tiba-tiba lari kaya dikejar orang gila" celetuk Lia saat sudah menyusul Alin.


"Tadi gue kaya lihat Reyhan" ucap Alin.


"Dimana?" Tanya Lia yang kini ikut melihat kanan kiri.


"Lo salah lihat kali" sambung Lia yang tak menemukan sosok Reyhan.


"Gak mungkin Lia gue yakin banget itu Reyhan" ucap Alin.


"Alin,, Lia,," sapa Mira yang baru datang.


"Hai Mir" ucap Lia dan Alin.


Mereka pun akhirnya masuk kembali kedalam cafe dan mengobrol melepas kangen sambil menikmati minuman dan makanan yang mereka pesan...


***


Ditempat lain kini Raka sedang kebingung pasalnya sudah jam sepuluh malam tapi Alin tak bisa dihubungi dan belum pulang ke apartemennya. Raka tahu Alin belum pulang karena ada cctv diapartemen nya dan disana tak ada tanda keberadaan Alin membuat Raka tambah khawatir, bingung dan panik.


"Alin kamu dimana sih baru aku tinggal tapi kamu malah gak ada kabar kaya gini, semoga kamu baik-baik aja disana" guman Raka sambil menunggu kabar dari orang suruhannya yang sedang mencari Alin membuat Raka terus terjaga dan tak bisa tidur padahal besok pagi-pagi ia masih harus meeting...

__ADS_1


***


Alin yang baru sampai diapartemen nya langsung merebah tubuhnya diranjang setelah membersihkan diri dan mengganti pakaiannya. Alin memang tak pulang ke apartemen Raka karena kasihan pada Lia yang mengantarnya karena akan terlalu jauh kalau harus pulang ke apartemen Raka jadi Alin pulang ke apartemennya sendiri yang tak terlalu jauh dan searah dengan rumah Lia. Tadi nya Alin ingin memberitahu Raka namun karena ponselnya mati dan sudah malam takut mengganggu Raka jadi ia urung kan dan langsung tertidur setelah mencharger ponsel nya...


__ADS_2