
Reyhan pun keluar setelah berpakaian rapi dan menghampiri Alin yang berada didapur kemudian memeluknya dari belakang ...
" sayang tunggu bentar aku siapin dimeja makan dulu " ucap Alin yang sedang membuat kopi.
" tapi aku masih kangen yang " ucap Reyhan yang kemudian membalik tubuh Alin agar menghadapnya dan mencium bibir Alin lembut sambil terus memeluknya kini Alin pun mulai mengalungkan tangannya keleher Reyhan dan membalas ciuman sang kekasih. Reyhan yang mendapat balasan dari sang kekasih pun mulai ******* bibir Alin sambil tangannya yang mulai ikut meraba punggung sampai ke bukit kembar Alin kemudian sedikit meremasnya membuat Alin melepaskan ciumannya untuk mengambil oksigen yang mulai menipis. Namun tidak dengan Reyhan yang kini ciumanannya mulai turun keleher Alin membuat Alin merasa geleyar aneh dan sedikit mendesah kemudian meremas rambut Reyhan. Mendapat reaksi Alin yang seperti itu pun membuat Reyhan semakin bersemangat dan kini mulai menciumi bukit kembar Alin seperti bayi yang kehausan...
" aahhh sayaang udah cukup " desah Alin. Namun Reyhan tak menggubrisnya karna masih asyik dengan kegiatannya.
" sayang udah, sarapan dulu nanti kopinya keburu dingin " sambung Alin yang mulai kelaparan karena belum sarapan.
" kamu kan tahu aku lebih suka minum susu ketimbang kopi apalagi yang ini " ucap Reyhan dengan senyum nakalnya sambil menunjuk bukit kembar Alin. Kruyuk...kruyuk... tiba-tiba perut Alin bunyi membuat Reyhan dengan terpaksa menghentikan aktifitasnya karena tak mau sang kekasih kelaparan...
" yaudah yuk sarapan dulu " ajak Reyhan. Membuat senyum dibibir Alin terukir dengan indah. Mereka pun mulai sarapan dengan nasi goreng dan segelas kopi setelahnya mereka hanya menghabiskan waktu diapartemen Alin dengan nonton tv...
__ADS_1
***
Tok..tok...tok
" Alin lo kenama aja sih gue hubungi gak bisa terus " ucap Lia setelah pintu dibuka oleh Alin.
" ishh loe tuh bukannya salam malah nyerocos " ucap Mira yang berada disamping Lia.
" pantesan gak mau diganggu ternyata lagi pacaran toh " ucap Lia yang melihat Reyhan sedang duduk disofa.
" gak gitu juga kali orang hp gue emang lagi dicas ko " ucap Alin. Mereka pun bergabung duduk disofa sambil ngobrol setelah Alin mengambil minum dan cemilan. Tak ada yang merasa canggung karena keempatnya sudah saling kenal dan sering ketemu kalau lagi diapartemen Alin...
" sayang aku balik dulu yah " ucap Reyhan.
__ADS_1
" iya hati-hati yah " ucap Alin.
" gue cabut dulu " ucap Reyhan pada Lia dan Mira. Setelah itu mencium kening Alin dan berlalu.
" cie sweet banget sih bikin iri aja " ucap Lia.
" makanya cari pacar jangan jomblo mulu ha ha ha " ucap Alin dan Mira bersamaan sambil cekikan.
" oya gue sampai lupa kan sama tujuan gue kesini, tadi bang Dion ngabarin katanya besok kita bisa langsung interviu di Wiguna grop soal diterima atau enggaknya tergantung kemampuan kita Lin bang Dion cuma bisa rekomendasiin kita doang " ucap Lia yang satu jurusan dengan Alin dan kebetulan kakak Lia udah lama di perusahan itu.
" kalau gitu kita harus berusaha dong biar diterima dan gak ngecewain bang Dion yang udah rekomendasiin kita " ucap Alin.
" semangat gue yakin kalian pasti bisa ko " ucap Mira. Setelahnya Mira dan Lia pun pamit karena udah malam Alin pun langsung tidur agar besok tak kesiangan dan memulai hari barunya dengan masuk perusahaan yang cukup terkenal itu.
__ADS_1