Takdirku Sahabat Pacarku

Takdirku Sahabat Pacarku
Chapter 33


__ADS_3

Seminggu kemudian...


Hari yang ditunggu-tunggu mama Sarah pun tiba. Apalagi kalau bukan hari resepsi pernikahan Raka dan Alin karena diantara mereka yang paling antusias dan bahagia adalah mama Sarah. Walau sebenarnya Raka juga sangat  bahagia karena kini Alin juga sudah mau menerimanya dan hubungan mereka pun sudah seperti layaknya sepasang suami istri yang menikah karena cinta namun Raka tak bisa menunjukan kebahagian seperti yang mama Sarah perlihat kan...


***


"Lin sumpah lo cantik banget" puji Lia dan Mira.


"Makasih, kalian juga cantik ko" ucap Alin yang telah selesai dimake up.


"Tapi lo masih hutang penjelasan sama gue" dengus Mira yang masih kesal karena Alin belum cerita.


"Cup,,,cup udah jangan mewek ntar make up lo luntur" goda Lia.


"Sialan, lo juga bukannya cerita malah ikut-ikutan diam sebenarnya gue masih lo anggap sahabat gak sih?" Kesal Mira.


"Bukan gitu Mir gue cuma gak mau lo kepikiran aja toh sekarang gue udah baik-baik aja" jelas Alin.


"Tetap aja lo harusnya juga cerita sama gue jangan cuma ke Lia aja" saut Mira.

__ADS_1


"Eh denger ya awalnya Alin juga gak mau cerita kalau gak gue paksa" sambung Lia.


"Iya,,,iya sorri deh lain kali gue pasti bakal langsung cerita deh janji" ucap Alin sambil mengangkat jari kelingking nya.


"Harus dong apalagi dengan belah duren lo sama Raka" ucap Lia dan Mira bersamaan dengan seringainya.


"Apaan sih kalian" ucap Alin yang langsung merona karena digoda sahabatnya.


Alin pun dibawa ke aula hotel yang disewa oleh orang tua Raka untuk melangsungkan resepsi.


Raka pun sudah tampak gagah dan tampan duduk dipelaminan menanti mempelai wanita nya didampingi Satria juga Dave sebagai groomsmen dan Lia juga Mira yang jadi bridesmaid untuk mendampingi Alin.


"Ceritanya panjang Sat, gue juga ngak tahu Reyhan kemana" saut Raka.


Kini Alin pun sudah duduk dipelaminan samping Raka untuk menerima tamu yang sudah mulai berdatangan untuk mengucapkan selamat kepada Alin dan Raka.


Tamu yang hadir kebanyakan adalah rekan bisnis Raka dan papa Bagas juga teman sosalialita mama Sarah sedang Alin hanya mengundang beberapa teman kuliah dan SMA yang Alin kenal.


Hingga pukul sebelas malam acara pun selesai dan para tamu yang hadir pun mulai meninggalkan hotel.

__ADS_1


Lia dan Mira pun pamit pada Alin untuk istirahat dikamar yang sudah disiapkan.


Tak lama Raka dan Alin pun pamit meninggalkan papa Bagas dan mama Sarah yang masih asyik ngobrol dengan para sahabatnya...


***


Raka mulai membantu Alin untuk melepaskan hiasan kepala yang Alin pakai dan setelah itu membuka resleting gaun Alin yang lumayan berat dan panjang saat tiba dikamar hotel.


"Udah mas cukup" ucap Alin saat Raka sudah menurunkan setengah resletingnya.


"Kenapa Kamu masih malu? Padahal kita kan sudah sering melakukannya" saut Raka melanjutkan aktifitasnya hingga gaun yang Alin pakai pun terlepas dan terjatuh. Alin semakin merona karena perlakuan Raka yang melepas gaunnya sambil menciumi leher Alin dan memeluknya dari belakang.


"Udah mas geli" ucap Alin. Raka tak menggubrisnya dan terus menciumi leher Alin sambil tangannya kini membuka pengait bra Alin dan membalik tubuh Alin agar menghadapnya.


"Ingat ini malam pernikahan kita dan aku takan membiarkan mu tidur malam ini" bisik Raka sambil tangannya kini meremas dada Alin.


"Aahhh" desah Alin yang lolos dari bibirnya. Raka pun langsung mencium bibir Alin, menghisap dan menggigit pelan bibir itu lalu memainkan lidahnya menyusuri rongga mulut Alin sambil terus memainkan ujung dada Alin.


Alin pun mulai membalas ciuaman Raka dan mengalungkan tangannya dileher Raka sambil meremas-remas rambut nya. Raka mulai menuntun Alin menuju ranjang tanpa melepas ciuamannya dan mendorong pelan tubuh Alin hingga terlentang diranjang dan mengujungnya. Alin mulai melepas jas dan kancing kemeja Raka lalu melemparnya dan turun membuka gesper dan kancing celana Raka hingga kini yang tersisa hanya dalaman Raka.

__ADS_1


Raka pun bangkit melepaskan pakaian ********** dan Alin hingga kini keduanya sudah sama-sama telanjang dan Raka pun mulai mengarahkan belalainya dan menhentakannya ke inti Alin untuk melakukan penyatuan dan benar saja Raka tak membiarkan Alin tertidur dan terus melakukannya hingga subuh membuat Alin lelah dan kehabisan tenaga dan tertidur walau Raka masih terus memonpanya.


__ADS_2