Takdirku Sahabat Pacarku

Takdirku Sahabat Pacarku
Chapter 49


__ADS_3

Sampainya dirumah sakit Raka, Alin dan mama Sarah kini sudah diruang praktek dokter obgyn karena sebelumnya Raka sudah membuat janji jadi mereka tak perlu mengantri terlalu lama. Alin kini sudah berbaring diranjang pasien.


"Maaf ya bu" ucap sang dokter saat ingin menaikan baju Alin.


"Iya dok" saut Alin.


Dokter pun mulai menaikan baju yang digunakan Alin hingga perutnya yang sudah membesar pun terlihat lalu dokter mulai mengoleskan jel diperut Alin dan mulai memeriksanya.


"Janinnya sehat, detak jantungnya juga normal dan lagi posisinya juga sudah sesuai tolong dipertahankan ya bu dengan istirahat cukup dan makanan yang bergizi, apa ada keluhan bu?" Jelas sang dokter.


"Gak ada dok" ucap Alin.


"Jenis kelaminnya apa dok" saut mama Sarah yang tidak sabar.


"Bagus kalau gitu" ucap sang dokter.


"Kelihatannya laki-laki bu" sambung sang dokter sambil mengarahkan layar yang ada didepanya.


"Emm dok apa boleh kalau melakukan hubungan suami istri?" Tanya Raka.


"Raka" pekik sang mama.


"Boleh saja, tapi harus bisa cari posisi yang nyaman untuk bu Alin" saut dokter yang paham dengan kondisi Raka.


Raka pun merasa lega setelah mendengarkan penjelasan dokter lalu segera membantu Alin bangun dan berdiri setelah selesai diperiksa dan meninggalkan ruangan dokter dan meninggalkan rumah sakit setelah menebus resep yang diberikan dokter tadi...


***


Sesil yang tak bisa menemui Raka dikantor pun tak menyerah begitu saja dan kini ia sedang bergegas untuk pergi kekediaman Raka...


Tok...tokk...


Mbok Yem yang tak berada jauh dari pintu utama pun segera menghampiri dan membuka pintu yang sedari tadi diketuk.


"Ada yang bisa saya bantu non" tanya mbok Yem sopan.


"Benar ini rumahnya Raka" ucap Sesil karena baru pertama kali datang.


"Iya benar non, silakan masuk" saut mbok Yem.


Sesil pun masuk mengikuti mbok Yem yang berjalan didepan hingga sampai diruang tamu.


"Silakan duduk non" ucap mbok Yem yang mengira Sesil teman tuan mudanya.


"Raka nya ada bi?" Tanya Sesil.


"Den Raka belum pulang non" saut mbok Yem.

__ADS_1


Sesil dibuat bingung dengan jawaban mbok Yem pasalnya Sesil sudah mencari Raka di kantor dan apartemen namun tidak ada hingga ia pun mencarinya ke rumah orang tuanya yang dia tahu dari Satria.


"Belum pulang bi? tapi dikantor tidak ada" tanya Sesil.


"Iya den Raka nya sedang kerumah sakit non" jelas mbok Yem.


"Ohw siapa yang sakit mbok?" Tanya Sesil.


"Saya kurang tahu non" ucap mbok Yem.


 "Ohw kalau gitu saya pulang aja deh nanti saya balik lagi" saut Sesil yang merasa percuma datang jauh-jauh tapi tetap tak bisa bertemu dengan Raka.


"Oya non" ucap mbok Yem lalu mengantar lagi tamu tuan mudanya kedepan.


***


Di dalam mobil...


"Cucu oma laki-laki ternyata, sehat-sehat ya nak didalam" ucap mama Sarah sambil mengelus perut Alin.


"Bener kan yank, aku bilang juga apa" ucap Raka bangga.


Alin hanya tersenyum menanggapi ucapan mama Sarah dan suaminya.


"Jadi kamu sebenarnya udah tahu Ka?" Tanya mama Sarah.


"Oya karena keadaan Alin sudah membaik gimana kalau kita adain syukuran buat tujuh bulanan kandunganmu Al" usul mama Sarah.


"Iya boleh mah" saut Alin dan Raka bersamaan.


"Nanti biar mama yang urus biar kamu gak kecapean" ucap mama Sarah.


"Iya mah, makasih ya mah" ucap Alin.


"Sama-sama sayang" saut mama Sarah lalu memeluk Alin yang duduk disampingnya.


Alin pun membalas pelukan mama Sarah ia merasa beruntung sekali dapat mertua yang sayang dan mencintainya seperti anaknya sendiri. Raka yang melihat dua wanita yang disayangnya seperti itu pun ikut bahagia...


***


Sampainya dirumah Alin dan Raka kembali ke kamar untuk istirahat setelah membersihkan diri dan mengganti baju nya. Begitu juga dengan mama Sarah yang lebih dulu pergi ke kamarnya.


"Cape yank?" Tanya Raka yang kini sudah berbaring disamping Alin.


"Lumayan" saut Alin lalu menaruh ponselnya yang tadi ia pegang karena ada notifikasi.


"Maaf ya semalam mas ganggu istirahat kamu" sesal Raka.

__ADS_1


"Gak papa mas" saut Alin lalu memeluk Raka yang ada disampingnya.


Raka pun membalas memeluk Alin dan menaruh kepala Alin di dada bidang lalu mengecup kening Alin dan mulai memejamkan matanya...


.


.


.


.


.


VISUAL


RAKA ERLANGGA WIGUNA.


ANAK TUNGGAL DARI PASANGAN


BAGAS WIGUNA DAN SARAH AYU WIGUNA.


ALINDYA PUTRI.


REYHAN ANGGARA.


ANGGARA BASTIAN DAN DINA SARI.


.


.


.


.


.


JANGAN BOSEN-BOSEN YA BUAT


LIKE...


VOTE...


DAN KOMEN...


TERIMA KASIH 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2