Takdirku Sahabat Pacarku

Takdirku Sahabat Pacarku
Chapter 71


__ADS_3

Sore harinya...


"Yank...sayang" ucap Raka saat tiba dikamarnya.


"Mas kamu udah pulang" saut Alin yang baru keluar dari kamar mandi.


"Iya mas baru nyampe" ucap Raka yang kini menyandarkan tubuhnya disofa.


"Cape banget kayanya, sini aku pijitin" tebak Alin yang kini ikut duduk disamping suaminya.


"Gak usah yank" tolak Raka yang kini malah bersandar dibahu istrinya.


"Kamu wangi banget yank" sambung Raka lalu memeluk Alin yang duduk disampingnya.


"Ya kan baru selesai mandi mas, kamu juga mandi gih biar lebih fres" ucap Alin sambil mengusap pipi suaminya.


"Bentar ya aku masih kangen sama kamu" saut Raka yang malah mengeratkan pelukannya karena berada didekat istrinya menjadi moodboster bagi Raka yang lelah setelah seharian berkutat dengan tumpukan dokumen.


Alin pun membalas pelukan suaminya yang semakin hari semakin manja namun ia malah senang melihat tingkah manja juga konyol suaminya itu...


***


Ditempat lain...


Reyhan dan Mira yang baru bangun pun langsung bersiap karena mereka akan kembali lagi ke rumah sakit tempat dimana ayah Mira dirawat.


"Mah..." sapa Reyhan yang baru menuruni tangga dan melihat sang mama yang duduk santai diruang keluarga.


"Rey...Mir..." saut mama Dina.


"Eh ternyata bajunya beneran muat dan pass di kamu" sambung mama Dina.


"Iya mah, makasih ya udah pinjemin buat Mira pake" ucap Mira.

__ADS_1


"Iya sama-sama Mir, maaf ya mama belum siapin keperluan kamu" sesal mama Dina.


"Gak papa mah, Mira bisa ambil keperluan Mira nanti diapartemen, sayang juga kan kalau gak dipake" ucap Mira yang tak ingin merepotkan.


"Oya mah Mira mau ke rumah sakit lagi ya" pamit Mira.


"Iya hati-hati, kabari mama kalau ada apa-apa" ucap mama Dina.


"Yaudah kita jalan dulu ya mah" ucap Reyhan lalu mencium punggung tangan mamanya diikiuti Mira lalu segera pergi ke rumah sakit...


***


Sampainya di rumah sakit...


Tok...tok...


"Assalammualaikum" ucap Mira dan Reyhan bersamaan saat memasuki kamar rawat sang ayah.


Ayah Dimas pun menoleh saat pintu diketuk dan dibuka.


"Yah..." sapa Mira lalu mencium punggung tangan sang ayah diikuti Reyhan.


"Ayah udah makan?" Sambung Mira yang kini duduk disamping brankar.


"Sudah tadi dan obatnya juga sudah ayah minum" saut ayah Dimas yang bisa menebak apa yang akan ditanyakan putrinya.


"Syukurlah kalau gitu, terus gimana keadaan ayah? Baik-baik aja kan" tanya Mira.


"Seperti yang kamu lihat" ucap ayah Dimas dengan senyum merekahnya karena entah kenapa setelah melihat putrinya menikah hatinya jadi merasa lega dan membuat kekhawatirannya sedikit berkurang dan kembali bersemangat.


"Aku kupasin buah ya" saut Mira yang juga bahagia melihat keadaan sang ayah yang mulai membaik.


"Buat suami mu juga" titah ayah Dimas lalu melirik Reyhan yang ada disisi lain brankar.

__ADS_1


"Iya yah...nih" ucap Mira lalu menyuapi sang ayah dengan buah yang telah dikupas.


"Suami mu gak disuapin juga" goda ayah Dimas.


"Rey bisa makan sendiri ko yah" ucap Reyhan yang kini ikut bersuara.


"Tuh ayah dengerkan dia bisa makan sendiri lagian yang sakitkan ayah masa yang disuapin dia" saut Mira.


"Emang harus nunggu sakit dulu baru disuapin" timpal ayah Dimas.


"Ya gak gitu juga yah tapi kan sekarang ayah yang harus lebih diperhatiin" ucap Mira.


"Iya yah atau mau Rey yang suapi" tawar Reyhan.


"Boleh, jadi biar Mira bisa suapi kamu" ucap ayah Dimas.


Mira yang tak mau berdebat dengan sang ayah pun menurut dan menyuapi Reyhan seperti kemauan sang ayah.


Reyhan pun begitu ia kini menyuapi ayah Dimas juga Mira agar mertuanya itu senang dan bisa segera pulih.


Dan kini mereka jadi suap-suapan sambil menjaga ayah Dimas dirumah sakit...


***


Dikediaman wiguna...


"Malam mah...pah..." sapa Alin dan Raka saat tiba dimeja makan.


"Malam juga Ka...Al..." saut mama Sarah juga papa Bagas.


Lalu mereka pun mulai makan malam bersama lagi setelah beberapa hari yang lalu hanya makan malam berdua karena mama Sarah dan juga papa Bagas berada diluar kota. Setelah selesai makan malam mereka pun lanjut ngobrol sambil bercengkrama diruang keluarga sebelum mengistirahatkan tubuh yang lelah setelah seharian sibuk dengan aktifitas masing-masing...


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2