
"Sayang bangun yank" ucap Raka sambil mengusap lembut pipi Alin.
"Eemmm mas kamu udah rapi aja" ucap Alin saat membuka mata.
"Iya kan mas harus ke kantor, bangun yuk kita sarapan dulu habis itu boleh lanjut tidur lagi" saut Raka yang tahu kalau istrinya pasti lelah setelah semalam lembur.
"Aku cuci muka dulu ya" ucap Alin lalu pergi ke kamar mandi lalu membasuh mukanya dan gosok gigi. Setelah itu turun dan sarapan bersama. Sebenarnya Raka tak tega membangunkan istrinya namun karena ia merasa tak ***** kalau harus sarapan sendiri maka dengan terpaksa Raka harus membangunkan Alin untuk sarapan dengannya karena mama Sarah dan papa Bagas masih di luar kota.
"Yank mas jalan dulu ya" pamit Raka setelah selesai sarapan.
"Iya mas hati-hati ya" ucap Alin lalu mencium punggung tangan suaminya.
"Kamu juga baik-baik di rumah ya" saut Raka lalu mencium kening Alin.
"Baby kamu jangan nakal ya dan bantu daddy jaga mommy" ucap Raka sambil mengelus perut Alin lalu menciumnya. Dan naik ke mobilnya lalu segera pergi ke kantor sambil melambaikan tangan...
***
Di rumah sakit...
"Dok gimana keadaan ayah saya dok?" Tanya Mira setelah dokter keluar dari ruang IGD.
"Syukur lah masih bisa diselamat kan karena segera dibawa kesini dan langsung ditangani" ucap sang dokter.
"Alhamdulilah, boleh saya masuk dok?" Tanya Mira lagi.
"Sebaik nya tunggu pasien dipindahkan ke ruang rawat terlebih dulu dan tolong jangan buat pasien terlalu banyak berfikir apalagi stres" jelas sang dokter.
Mira pun mengangguk mengerti setelah itu ikut menuju ruang rawat ayahnya.
"Makasih ya Rey, om tante sudah bawa ayah kesini sekali lagi terima kasih atas bantuannya" tulus Mira.
"Iya sama-sama Mir" saut Reyhan.
__ADS_1
"Iya nak itu memang sudah kewajiban kita untuk membantu sesama" saut mama Dina dan diangguki oleh papa Angga.
"Tapi tetap aja Mira harus ucapin terima kasih dan maaf sudah merepotkan" ucap Mira.
"Kalau gitu tante dan om pamit dulu ya, Rey kamu disini aja temenin Mira" pamit mama Dina karena masih ada urusan.
"Iya om tante sekali lagi makasih ya" ucap Mira lalu mencium punggung tangan mama Dina dan papa Angga.
"Kamu juga pulang aja Rey! Aku tahu kamu pasti juga ada urusan kan" tebak Mira karena ponsel Reyhan dari tadi berdering terus.
"Gak ko, aku disini aja temenin kamu sekalian ada yang ingin aku omongin sama kamu" ucap Reyhan yang kini sudah duduk disamping brankar.
"Maaf ya gara-gara aku kamu jadi dipukuli ayah" sesal Mira.
"Gak ko Mir, malah aku yang harusnya minta maaf gara-gara aku ayah kamu jadi kaya gini" ucap Reyhan yang juga merasa bersalah.
"Kondisi ayah memang kurung baik beberapa bulan terakhir jadi ini bukan salah kamu Rey" saut Mira.
"Mirraaa" suara pelan ayah Dimas yang baru siuman.
"Maaf ya ayah bikin repot kamu lagi" sesal ayah Dimas.
"Ayah ngomong apa sih, ini kan emang sudah tugas Mira jadi ayah gak perlu sungkan" ucap Mira.
"Mira yakin ayah pasti bisa lewatin ini semua dan kembali sehat lagi seperti dulu" sambung Mira optimis.
Sementara Reyhan hanya jadi pendengar obrolan ayah dan anak.
"Yaudah ayah istirahat aja ya" ucap Mira lagi.
Ayah Dimas pun menurut dan karena masih terpengaruh obat juga jadi mudah tertidur.
"Aku cari makan dulu ya, kamu mau di beliin apa" tawar Reyhan karena mereka belum sempat sarapan.
__ADS_1
"Gak usah Rey makasih" tolak Mira yang memang tak ingin merepotkan orang lain.
"Kamu kan belum sarapan, nanti kalau ikut sakit siapa yang jagain ayah kamu" ucap Reyhan.
"Apa aja deh aku bukan pemilih makanan ko" saut Mira akhirnya karena ucapan Reyhan ada benarnya juga.
"Oke aku keluar dulu ya, kalau ada apa-apa hubungi aku" ucap Reyhan lalu pergi setelah Mira mengangguk...
***
Dert...dert...
"Hallo mah" ucap Reyhan setelah menggeser ikon hijau di layar ponselnya.
"Gimana keadaan ayahnya Mira?" Tanya mama Dina.
"Tadi sih udah sempet sadar mah" ucap Reyhan.
"Syukur lah, Kamu masih di rumah sakit Rey?" Tanya mama Dina lagi.
"Aku lagi di luar mah mau beli makanan" saut Reyhan.
"Kalau gitu kamu dulu sebentar ada yang mau mama omongin" titah mama Dina.
"Iya mah, yaudah ya ini Rey udah mau nyetir" saut Reyhan lalu mengakhiri panggilan telpon sang mama saat tiba di parkiran lalu segera masuk ke dalam mobil dan melaju pergi meninggalkan rumah sakit...
.
.
.
JANGAN LUPA BUAT SELALU DUKUNG AUTHOOR NYA DENGAN LIKE...VOTE...DAN KOMEN.
__ADS_1
DAN BUAT YANG UDAH DUKUNG AUTHOOR SEMOGA KALIAN SUKA DENGAN CERITA NYA TERIMA KASIH. 🤗🤗🤗