
Keesokan harinya...
Alin yang kini baru bangun tidur pun bergegas kekamar mandi dan segera bersiap karena hari ini Alin dan Lia akan interviu di perusahaaan Wiguna grop. Setelah sarapan Alin pun melangkahkan kaki nya keluar apartemen karena taksi yang Alin pesan melalui aplikasi sudah menunggunya diluar. Sampainya Alin didepan perusahaan Wiguna grop Alin pun turun dari taksi yang tadi mengantarnya dan hendak masuk kedalam namun...
" Aliin " sapa seseorang yang ada dibelakang Alin membuatnya menengok kearah suara tersebut.
" Lia, bang Dion " ucap Alin yang masih berdiri ditempat tadi.
" pagi Lin " sapa Lia dan Dion bersamaan.
" pagi juga Lia, bang Dion " ucap Alin sambil tersenyum manis.
" lo ko gak gugup sih Lin padahal gue nerves banget loh " ucap Lia.
" gue juga gugup kali cuma gak segugup lo udah rilek aja ambil nafas dalam-dalam dan keluarin biar gak terlalu tegang " saran Alin.
" tahu nih kan udah abang bilang pak Gilang tuh orangnya humoris kalian tenang aja ayok masuk " ajak Dion pada adik dan sahabat adiknya itu. Mereka pun masuk kedalam dan setelah itu mereka berpisah karena beda ruangan...
***
" hah leganya ternyata gak semenegangkan seperti yang gue bayangin " ucap Lia sambil menghela nafasnya.
" iya ya gue juga seneng karena kita bisa diterima diperisahaan yang sama " saut Alin.
" iya Lin gue juga seneng banget, sayang yah Mira gak bisa sekantor sama kita " ucap Lia.
" ya mau gimana lagi dia kan harus bantu bokap nya " ucap Alin.
" yuk balik " sambung Alin. Lia pun mengangguk dan mereka pun berpisah dijalan...
Sampai nya diapartemen Alin pun langsung membersihkan diri dan menggati bajunya dengan tangtop dan hotpans karena Alin yang nyaman dengan pakaian itu kalau sedang berada diapartemennya kemudian menghempaskan tubuhnya keranjang untuk melepas penat...
__ADS_1
Dert...
" sayang kamu lagi ngapain sih ko dihubungi susah banget " keluh Reyhan yang sedikit khawatir melalui pesan singkat.
" maaf yang tadi lagi mandi jadi gak denger " saut Alin membalas pesan singkat sang kekasih.
" ohw... aku pikir kamu kenapa, oya tadi gimana lancar gak " tanya Reyhan.
" alhamdulilah lancar ko dan besok aku udah mulai kerja " saut Alin.
" syukur deh kalau gitu, maaf ya tadi gak bisa anter kamu " ucap Reyhan.
" iya gak papa aku tau kamu lagi sibuk " ucap Alin.
" iya masih ada meeting kamu jangan lupa makan yah " ucap Reyhan dan mengakhiri pesan singkatnya. Alin pun yang tadi sedang rebahan perlahan mulai memejamkan matanya dan terlelap...
***
" Kantin yuk " ajak Lia saat jam istirahat.
" yuk " ucap Alin kini keduanya pun langsung menuju kantin dan mencari tempat yang kosong untuk duduk.
" gue ke toilet bentar ya " pamit Alin pada Lia dan Lia pun mengangguk setuju. Alin pun segera bergegas namun naas Alin menabrak seseorang karena buru-buru.
" maaf...maaf gak sengaja " ucap Alin sambil menunduk.
" emm...lo kan cewenya Reyhan " ucap orang yang ditabrak Alin tadi membuat Alin segera menatapnya.
" iya,, kamu... " tanya Alin yang lupa siapa orang tersebut namun ingat dengan wajah pria itu.
" Raka, lo ngapain disini " tanya Raka dan langsung menyebut namanya karena ia tau Alin yang kebingungan.
__ADS_1
" kerja, kamu juga kerja disini " tanya balik Alin yang melihat Raka dengan setelan jas yang rapih.
" emm maaf yah aku tinggal dulu sekali lagi maaf " ucap Alin yang langsung berlalu karena ingin buang air kecil dan tak menghiraukan jawaban Raka...
__ADS_1