Takdirku Sahabat Pacarku

Takdirku Sahabat Pacarku
Chapter 46


__ADS_3

Alin sedang membantu Raka untuk bersiap kekantor dengan memasangkan dasi dan jas Raka setelah itu baru turun Β dengan bergandengan tangan dan senyum yang terus terukir dibibir keduanya untuk bergabung bersama dengan mama dan papanya yang tengah sarapan.


"Duh bahagia banget kayanya mama jadi seneng lihatnya" ucap mama Sarah setelah Raka dan Alin duduk dikursi meja makan.


"Iya dong mah, kan berkat doa mama juga" saut Raka.


Lalu mulai sarapan tanpa ada yang bersuara hingga selesai.


"Yank, mas kerja dulu yah kamu baik-baik dirumah" pamit Raka.


"Iya mas kamu juga hati-hati ya dijalan" saut Alin.


"Baby jangan nakal ya bantuin daddy jaga mommy ya" ucap Raka sambil mengelus perut Alin lalu menciumnya.


Alin lalu mencium punggung tangan Raka saat Raka sudah bangkit dari jongkoknya. Raka pun membalasnya dengan mencium kening Alin lalu masuk ke dalam mobil dan mulai melaju menuju perusahaannya.


Alin masuk kedalam dan menghampiri papa Bagas dan mama Sarah yang sedang duduk diruang tengah.


"Al gimana keadaan kamu" tanya mama Sarah.


"Udah lebih baik ko mah" saut Alin.


"Bagus lah kalau gitu jadi nanti kita bisa belanja sama-sama buat beli perlengkapan baby kamu" ucap mama Sarah.


"Tapi tunggu kamu pulih dulu Al jangan terlalu buru-buru, tahu sendirikan kalau mama belanja pasti akan lupa waktu" ucap papa Bagas.


"Iya mah...pah" saut Alin.


"Ihh papa ko ngomongnya gitu sih" kesal mama Sarah.


"Lah emang benerkan" ucap papa Bagas.


Alin pun tersenyum kilas melihat papa Bagas dan mama Sarah yang sering berdebat namun tetap harmonis dan mesra sampai sekarang dan Alin juga berharap hubungan dengan Raka juga akan seperti walau sering debat namun asal jangan saling meninggalkan...


***


Di perusahaan Anggara grup.


"Pak nanti siang bapak ada meeting dengan perusahaan Wiguna untuk membahas pembangunan hotel dikota B" ucap Alex asisten sekaligus sekertaris Reyhan.


"Iya" saut Reyhan sambil membaca proposal yang diberikan Alex.


Alex pun pamit setelah menyampaikan jadwal pada wakil direktur dan kembali keruang kerjanya.


Perusahaan Reyhan memang bekerja dibidang pariwisata dan perhotelan. Sedang kan perusahaan Raka di bidang kontruksi dan desain. Setelah mempelajari proposal dan menantangi beberapa dokumen yang ada dimeja kerjanya Reyhan pun bersiap untuk makan siang lalu pergi meeting keperusahaan wiguna.

__ADS_1


***


Di perusahaan wiguna grup...


"Pak setengah jam lagi meetingnya akan dimulai" ucap Dave.


"Oke, tempatnya sudah kamu siapkan" tanya Raka.


"Sudah pak, semuanya sudah beres" saut Dave.


"Perwakilan dari perusahaan Anggara sudah datang?" Tanya Raka lagi.


"Katanya sedang dijalan pak dan lima belas menit lagi akan sampai" saut Dave.


"Baiklah" saut Raka lalu merapikan dokumen-dokumen yang masih berantakan dimeja kerjanya dan segera menuju ruang meeting didampingi Dave.


Setelah Reyhan dan Alek datang mereka pun langsung mulai meeting untuk membahas kerja sama dua perusahaan dengan profesional tanpa mencampur adukan urusan pribadi keduanya hingga mencapai kesepakatan bersama lalu berjabat tangan untuk mengakhiri rapat tersebut.


"Gimana keadaan Alin?" Ucap Reyhan saat berada dalam lift.


"Baik" saut Raka.


"Kalau sampai terjadi sesuatu lagi dengan Alin gue gak akan tinggal diam" ancam Reyhan.


"Kita lihat aja" ucap Reyhan lalu meninggakan Raka setelah pintu lift terbuka.


***


Flasback on...


Saat Alin masih dirumah sakit Reyhan tiap hari datang untuk menemui dan menemani Alin.


Seperti saat ini ia juga datang dan kebetulan Alin hanya sendirian karena biasanya ada Raka dan mama Sarah yang menemaninya.


"Assalammualaikum" ucap Reyhan.


"Wa'alaikum salam" saut Alin.


"Gimana keadaan kamu Lin?" Tanya Reyhan yang duduk disamping brankar Alin.


"Alhamdulilah udah baikan Rey" saut Alin.


"Kamu sendirian" ucap Reyhan setelah melihat seluruh ruangan.


"Iya mama lagi keluar bentar dan Raka sedang kekantor ada rapat penting katanya" jelas Alin.

__ADS_1


"Lin aku tahu kamu pasti terpaksakan nikah sama Raka dan aku juga masih cinta dan sayang sama kamu Lin" ucap Reyhan sambil menggenggam tangan Alin.


Alin hanya diam dan menunduk mendengar ucapan Reyhan.


"Lin aku bersedia terima kamu yang sekarang, dulu aku pergi karena aku fikir kamu udah khiyanatin aku tapi ternyata kamu gak khiyanatin aku dan malah diperkosa oleh sahabat aku sendiri" jelas Reyhan.


"Emm maaf Rey tapi aku gak bisa\, walau dulu awalnya terpaksa namun semua sikap dan perhatian Raka yang bikin aku nyaman berada disisinya dan itu yang bikin aku jatuh cinta sama dia\, kita juga gak mungkin bisa kaya dulu lagi Rey sekarang aku udah nikah sama Raka dan juga mengandung anaknya aku____" jelas Alin yang terpotong.


"Kamu yakin bahagia sama dia? Dan gak terpaksa sama sekali" potong Reyhan.


"walau awalnya terpaksa tapi sekarang aku bahagia Rey" ucap Alin.


"Oke asal kamu bahagia aku akan coba buat terima semua ini tapi jika ada apa-apa kamu bisa cari aku" ucap Reyhan.


"Iya,, makasih ya" saut Alin.


"Boleh gak aku peluk kamu?" Tanya Reyhan.


Alin mengangguk pelan sambil merentangkan tangannya dan Reyhan pun langsung memeluk Alin.


"Aku janji gak akan pernah ninggalin kamu lagi Lin, maaf karena waktu itu aku pergi saat kamu sedang terpuruk dan mulai sekarang aku bakal selalu jaga kamu walau bukan sebagai kekasih namun aku akan jagain sebagia adikku" guman Reyhan dalam hati.


Flasback off...


.


.


.


TERIMA KASIH BUAT YANG UDAH DUKUNG AUTHOORNYA 😘😘😘


SEMOGA KALIAN SUKA DENGAN CERITA YANG AKU BUAT


TETAP JAGA KESEHATAN YA DIMASA PANDEMI SEPERTI SEKARANG


DAN JANGAN LUPA BUAT TETAP


LIKE....


VOTE....


DAN KOMEN....


TERIMA KASIH πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2